Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Jepang Sudah Ngamuk ke FIFA Soal Lapangan Latihan Mirip ‘Tarkam’ di Meksiko

Sabtu, 6 Juni 2026 15:29 WIB

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

Sabtu, 6 Juni 2026 15:20 WIB

Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global

Sabtu, 6 Juni 2026 14:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Jepang Sudah Ngamuk ke FIFA Soal Lapangan Latihan Mirip ‘Tarkam’ di Meksiko
  • Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah
  • Menakar Logika Dino Patti di Tengah Lawatan Prabowo: Antara Dompet Rakyat dan Panggung Global
  • Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad
  • Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD
  • Jadwal Libur Akhir Semester Juni 2026 dan Daftar Tanggal Merah untuk Agenda Wisata
  • Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118
  • Bursa Transfer Persib: Ivan Susak Jadi Kandidat Kuat Penjaga Gawang Anyar Pangeran Biru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Jepang Sudah Ngamuk ke FIFA Soal Lapangan Latihan Mirip ‘Tarkam’ di Meksiko

By Aga GustianaSabtu, 6 Juni 2026 15:29 WIB4 Mins Read
Timnas Jepang. Foto: Instagram @japanfootballassociation.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tim nasional Jepang langsung menghadapi ujian mental tak terduga menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Samurai Biru ini dilaporkan melayangkan protes keras kepada FIFA setelah disuguhi fasilitas latihan yang dinilai jauh dari standar kelayakan internasional. Ironisnya, kondisi infrastruktur yang disediakan di Meksiko tersebut memicu kehebohan di jagat maya lantaran dianggap warganet lokal mirip dengan lapangan antarkampung (tarkam).

Anak asuh Hajime Moriyasu sebenarnya sengaja mendarat lebih awal di Monterrey, Meksiko, untuk menggelar pemusatan latihan (training camp). Kota ini dipilih sebagai markas adaptasi karena karakteristik cuaca dan zona waktunya dinilai identik dengan beberapa stadion utama yang akan menjadi venue pertandingan resmi turnamen nanti. Namun, alih-alih fokus mematangkan taktik, persiapan raksasa Asia ini justru terganggu oleh buruknya mutu rumput lapangan.

Rumput Banyak Tambalan, Sesi Latihan Sempat Mandek

Berdasarkan kronologi di lapangan, rombongan Timnas Jepang tiba di Monterrey pada Selasa (2/6/2026) dan dijadwalkan melakoni latihan perdana untuk proses aklimatisasi pada Rabu (3/6/2026) sore waktu setempat. Namun, agenda tersebut terpaksa dirombak total dan digeser ke waktu lain.

Begitu para pemain menginjakkan kaki di lokasi, tim pelatih langsung geleng-geleng kepala. Berbagai dokumentasi yang bocor di platform media sosial memperlihatkan permukaan lapangan yang tidak rata dan dipenuhi tambalan rumput di sana-sini. Staf kepelatihan Jepang langsung cemas karena area kerja sekadarnya itu berpotensi besar memicu cedera fatal bagi para pemain bintang mereka.

Baca Juga:  Gokil! Frans Putros Berpotensi Lawan Mbappe dan Haaland di Piala Dunia 2026

Melansir laporan beIN Sports, fasilitas yang memicu kontroversi itu sejatinya berada di bawah naungan klub lokal, Tigres UANL. Meski dimiliki oleh klub profesional, kualitas permukaannya dianggap terlalu prematur dan tidak layak untuk menggodok persiapan tim level Piala Dunia.

Ogah mengambil risiko, Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) langsung mengetuk pintu FIFA melalui surat keluhan resmi. Merespons kepanikan Jepang, FIFA bergerak cepat dengan menjanjikan relokasi ke markas latihan baru milik klub CF Monterrey (Rayados) yang diklaim memiliki mutu rumput jauh lebih superior.

Kondisi karut-marut ini turut dikonfirmasi oleh jurnalis olahraga lokal, Willie González, yang memantau pergerakan skuad Samurai Biru di lokasi.

“Tim Jepang tidak bisa berlatih di Pusat Latihan Tigre karena lapangan-lapangannya tidak dalam kondisi baik. Para pemain Jepang bersiap-siap meninggalkan Monterrey karena mereka kecewa. Besok mereka akan berlatih di El Barrial; mereka telah meminta izin menggunakan lapangan dari Rayados,” tutur Willie dalam laporannya.

Baca Juga:  39 Negara Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026: Daftar Terbaru Setelah Kualifikasi Eropa Ditutup

Pindah Lapangan, Jalur Aksesnya Malah Mirip Peternakan

Meski FIFA sudah mencarikan solusi kilat, drama belum sepenuhnya reda. Kali ini, sorotan tajam beralih ke aspek aksesibilitas fasilitas baru di El Barrial.

Dalam foto-foto terbaru yang beredar, para penggawa Jepang tertangkap kamera harus berjalan kaki menuruni trek berbatu yang cukup terjal dan curam hanya untuk bisa masuk ke area lapangan. Pemandangan kontras ini kembali memicu jari-jemari netizen global untuk meluncurkan komentar satir.

Beberapa warganet bahkan tidak segan menyamakan fasilitas pendukung Piala Dunia di Amerika Utara ini dengan level kompetisi amatir.

“Lokasinya seperti di Uganda,” cibir salah satu pengguna media sosial.

“Mereka seperti akan bermain di sebuah peternakan. Secara harafiah, Meksiko mengalahkan kecerdasan buatan,” timpal warganet lainnya di kolom komentar.

Kendati diterpa fasilitas yang kurang bersahabat, mentalitas profesional para pemain Jepang patut diacungi jempol. Mereka tetap melahap porsi latihan dengan serius. Bek ikonik nan berpengalaman, Yuto Nagatomo, bahkan tetap melempar senyum lebar saat menyapa barisan pemburu berita dan suporter yang hadir di tepi lapangan.

Baca Juga:  Yakin Timnas Siap Menembus Panggung Dunia, Maarten Paes: Potensi Kita Tak Terbatas!

Menatap Ujian Berat di Grup F

Jepang sendiri datang ke turnamen edisi kali ini dengan status salah satu tim terkuat dari konfederasi Asia yang diprediksi mampu berbicara banyak. Namun, langkah mereka dipastikan tidak akan mudah lantaran tergabung dalam Grup F yang cukup kompetitif bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia.

Pertandingan pembuka Jepang dijadwalkan bergulir pada pertengahan Juni 2026, di mana mereka langsung ditantang oleh tim kuat Eropa, Belanda. Kesiapan fisik dan kebugaran pemain menjadi harga mati jika Samurai Biru ingin mengamankan poin penuh, sebelum nantinya bertarung memperebutkan tiket fase gugur melawan Tunisia dan Swedia.

Insiden protes dari kubu Jepang ini menjadi tamparan keras bagi FIFA. Pasalnya, otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut sebelumnya telah menggaransi bahwa seluruh kontestan Piala Dunia 2026 akan mendapatkan fasilitas latihan dengan standar premium tanpa pengecualian. Kini, FIFA dituntut untuk lebih ketat mengaudit kesiapan kota-kota penyelenggara agar kejadian serupa tidak menimpa negara peserta lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Piala Dunia 2026 Protes FIFA Timnas Jepang World Cup 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gasak Oman di GBK, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat ke Peringkat 118

Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun

Starting XI Timnas Indonesia vs Oman Dirilis, John Herdman Turunkan Kekuatan Terbaik di GBK

Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

FIFA Matchday 2026: Link Live Streaming dan Jadwal Tayang Indonesia vs Oman Malam Ini

Link Live Streaming Indonesia vs Oman Hari Ini: Jadwal Kick Off dan Siaran Langsung

Hasil Drawing Shopee Cup 2026/2027: Persib Bandung Masuk Jalur Sengit Grup B

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.