bukamata.id – SMP Habibi Bina Cendikia (HBC) yang berlokasi di Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, sukses menggelar acara wisuda angkatan ke-2 tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 38 siswa resmi dilepas dalam momen penuh haru yang digelar di wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (21/6/2026).
Acara wisuda ini menjadi tonggak penting perjalanan lembaga pendidikan berbasis boarding school tersebut dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademik maupun karakter. Dari total lulusan, terdiri atas 19 siswa putra dan 19 siswa putri yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan yayasan, tenaga pendidik, serta orang tua siswa yang turut memberikan dukungan dan doa bagi para lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Wakil Ketua DPR RI Hadiri Wisuda, Soroti Tantangan Bonus Demografi
Momen wisuda angkatan ke-2 SMP HBC turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurijal, yang memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para lulusan dan tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mempersiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing di tengah tantangan global, termasuk bonus demografi Indonesia.
“Bahaya jika bonus demografi tidak dimanfaatkan dengan baik akibat keteledoran dalam mengelola pendidikan. Ini bisa menjadi bom waktu bagi meningkatnya angka pengangguran di masa depan,” ujar Cucun.
Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan seperti SMP Habibi Bina Cendikia memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya bersekolah, tetapi benar-benar memahami proses pembelajaran secara mendalam.

Terapkan Konsep Deep Learning dan Pendidikan Berbasis Karakter
Cucun mengungkapkan bahwa SMP HBC telah menerapkan konsep deep learning atau pembelajaran mendalam jauh sebelum menjadi perhatian nasional. Konsep ini menekankan proses belajar yang lebih bermakna dan berorientasi pada penguatan karakter.
Pola pendidikan di sekolah ini berfokus pada tiga pendekatan utama, yakni mindful (kesadaran penuh), meaningful (bermakna), dan joyful (menyenangkan).
“Saya selalu berpesan kepada para tenaga pendidik agar menciptakan suasana belajar yang joyful. Pendidikan modern tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus sejalan dengan kemampuan siswa untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dorong Peningkatan Mutu dan Infrastruktur Pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Cucun juga menyoroti pentingnya sinergi antara peningkatan kualitas pembelajaran dan pembangunan infrastruktur pendidikan yang memadai.
Ia menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bandung agar mampu mencetak institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Menurutnya, pendidikan yang kuat tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kualitas pengajar dan sistem pembelajaran yang diterapkan.
38 Lulusan Resmi Dilepas, 10 Siswa Raih Predikat Terbaik
Wisuda angkatan ke-2 ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Habibi Bina Cendikia dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Dari 38 siswa yang diwisuda, sebanyak 10 siswa berhasil meraih predikat sebagai pelajar terbaik. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkembang.
Pihak sekolah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan membawa nilai-nilai karakter, disiplin, dan semangat belajar yang telah ditanamkan selama masa pendidikan.
Wisuda SMP Habibi Bina Cendikia angkatan ke-2 tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga refleksi dari upaya serius dalam membangun sistem pendidikan berbasis karakter dan pembelajaran mendalam. Dengan dukungan berbagai pihak, sekolah ini diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi berkualitas di masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









