Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 05:00 WIB

Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini

Sabtu, 21 Februari 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dikecam Netizen, Gus Elham Minta Maaf dengan Wajah Pucat

By SusanaJumat, 14 November 2025 20:45 WIB2 Mins Read
Pendakwah muda Mohammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pendakwah muda Mohammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham kembali menjadi sorotan publik setelah video permintaan maaf terbarunya beredar luas di media sosial.

Rekaman yang diambil di Kediri pada 12 November 2025 itu menampilkan dirinya dengan raut wajah pucat sambil menyampaikan permohonan maaf atas sejumlah video lama yang kembali memicu kemarahan masyarakat.

“Dengan penuh kerendahan hati yang paling dalam, saya Muhammad Elham Yahya al-Maliki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya beberapa potongan video lama yang menimbulkan kegaduhan,” ujarnya dalam video tersebut.

Gus Elham mengakui bahwa tindakan yang terekam dalam video lama merupakan kekhilafan pribadi. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh konten terkait sudah dihapus dari media sosial, serta menegaskan komitmennya untuk memperbaiki diri dalam berdakwah.

Baca Juga:  Wamenag Kecam Aksi Gus Elham, Kemenag Siap Perketat Pengawasan Pesantren

“Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai ajaran agama dan nilai-nilai akhlakul karimah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii memberikan tanggapan tegas terkait video viral yang memperlihatkan Gus Elham beberapa kali mencium anak kecil perempuan.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” tegas Romo Syafii di Gedung Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga:  Wamenag Kecam Aksi Gus Elham, Kemenag Siap Perketat Pengawasan Pesantren

Romo Syafii menjelaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah memiliki pedoman ketat mengenai lingkungan madrasah dan pesantren ramah anak, sebagaimana diatur dalam SK Dirjen Pendidikan Islam (Pendis).

Pedoman tersebut menegaskan bahwa anak-anak harus mendapatkan pemenuhan hak sebagai peserta didik serta dijauhkan dari semua bentuk kekerasan atau tindakan yang tak sesuai.

Menurut Wamenag, meski pedoman sudah sangat jelas, aspek pengawasan harus terus diperkuat agar kasus serupa tidak terulang. Ia menekankan pentingnya keteladanan di ruang publik, terutama bagi tokoh agama yang menjadi panutan masyarakat.

Baca Juga:  Wamenag Kecam Aksi Gus Elham, Kemenag Siap Perketat Pengawasan Pesantren

“Kita sepakat agar pengawasan lebih ditingkatkan, supaya peristiwa seperti itu bisa dihindari,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya pemanggilan atau langkah penelusuran, Romo Syafii menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban menjadi bagian dari tugas Kemenag untuk memastikan ruang keagamaan tetap aman, edukatif, dan beretika.

“Pengawasan itu termasuk terhadap yang bersangkutan. Jika terbukti, harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh lembaga pendidikan berbasis agama untuk menegakkan prinsip ramah anak sesuai visi Kemenag dalam membangun sistem pembelajaran yang aman, beradab, dan melindungi hak peserta didik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gus elham klarifikasi gus elham video gus elham viral wamenag romo syafii
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.