Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!

Rabu, 18 Februari 2026 22:42 WIB

Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?

Rabu, 18 Februari 2026 22:28 WIB

Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!

Rabu, 18 Februari 2026 22:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
  • Gol Andrew Jung Tak Cukup, Persib Gagal Lanjut ke Babak 16 Besar ACL Two!
  • Tarawih dan Witir Sendirian atau Berjamaah? Simak Panduan Praktis Ramadan 2026
  • Drama Babak Pertama: Persib Ungguli Ratchaburi 1-0, Barros Malah Kartu Merah!
  • Cuma Lumayan? Reaksi Ryu Kintaro Dapat Angpau 200 Juta Bikin Netizen Elus Dada!
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinilai Bukan Solusi, DPRD Kota Bekasi Ingin Alihkah BLT Jadi Lapangan Kerja Baru

By Aga GustianaSelasa, 10 Desember 2024 11:01 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah dan DPRD Kota Bekasi terus berjuang melawan tingkat pengangguran di Kota Bekasi. Salah satu usaha yang dilakukan oleh DPRD Kota Bekasi dalam menekan angka penganguran adalah mengalihkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan membuka lapangan pekerjaan baru.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengatakan selama ini pemberian BLT justru tidak menjadi solusi mengurangi jumlah pengangguran.

“Masyarakat tidak butuh atau tidak selalu yang sifatnya BLT, tapi masyarakat itu seharusnya diberi ruang atau waktu untuk bisa mengakses pekerjaan dengan baik dan dengan layak, saya kira hal itu jauh lebih terasa masyarakatnya itu melihat pemerintahnya hadir di situ,” ungkap Wildan.

Wildan menjelaskan pihaknya mencatat ada 130 ribu orang pengangguran di Kota Bekasi. Guna mengurangi jumlah pengangguran tersebut, pihaknya menilai perlu adanya formulasi khusus mengatasi hal itu.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jabar Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang di Banjaran Wetan

“Tentu saja hari ini tugasnya itu adalah bagaimana pemerintah punya formulasi untuk terciptanya lapangan pekerjaan yang luas, dan hari ini angka pengangguran di Kota Bekasi di atas tujuh persen, saya kira kalau dikalkulasikan itu sekira 130.000 an,” jelasnya.

Wildan menuturkan sebelum merancang formulasi tersebut, pihak terkait terlebih dahulu perlu melakukan evaluasi penyelenggaraan Job Fair atau Bursa Kerja.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap Jaringan Anarkis Internasional di Balik Kerusuhan Demo Bandung

Evaluasi dilakukan guna mengetahui seberapa efektifkah penyerapan pekerja selama digelarnya Job Fair bagi masyarakat Kota Bekasi untuk mengurangi pengangguran.

Alasannya jumlah pengangguran dengan lowongan kerja yang disediakan di Job Fair dinilai Wildan justru tidak sebanding.

“Job fair itu yang mendaftar 5.000 peserta, sedangkan job fair itu satu tahun hanya dua sampai tiga kali, dari 30 perusahaan di job fair itu rata-ratanya membutuhkan karyawannya hanya 20 sampai 50 pekerja, dan kalau ditotal itu job fair untuk mengurai yang 5.000 aja dibikin job fair per bulan itu belum tentu bisa menampung semua, perlu ada evaluasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi Dikritik: Sibuk Ngonten, Minim Kebijakan Nyata

Wildan mengungkapkan kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta pelaku industri, dalam hal ini pengusaha atau pemberi kerja di Kota Bekasi.

“Kami mendorong agar iklim industri di Kota Bekasi membaik lagi dengan sendirinya. Tentu lapangan pekerjaan akan banyak dan lagi-lagi pengangguran yang jumlahnya tinggi itu akan berkurang,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BLT DPRD Kota Bekasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Siapkan Rp8 Triliun, bank bjb Mudahkan Warga Tukar Uang Baru Jelang Lebaran 2026

Lari di Bawah Langit Malam: Kemeriahan Coast to Coast Night Trail Ultra dan Peran Strategis bank bjb

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.