Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polda Jabar Ungkap Jaringan Anarkis Internasional di Balik Kerusuhan Demo Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 16 September 2025 18:09 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers Polda Jabar kasus kerusuhan demo Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat mengungkap keterlibatan jaringan anarkis internasional dalam aksi demonstrasi di Bandung yang berakhir ricuh pada 29 Agustus hingga 1 September 2025. Aksi ini diduga mendapat pendanaan miliaran rupiah dari pihak asing.

Kerusuhan Terencana dan Masif

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa kerusuhan yang terjadi di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat berlangsung secara terencana dan masif. Selama insiden, aparat kepolisian menjadi sasaran serangan batu, bom molotov, petasan, dan benda keras lainnya.

“Mereka sudah menghujani dengan batu, molotov, petasan, sampai menjelang pagi hari. Akibatnya sejumlah anggota kami mengalami luka ringan hingga berat,” ujar Rudi dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2025).

Baca Juga:  Puluhan Sindikat Pencurian Jalanan Bandung Ditangkap, Motor Hilang? Cek di Polda Jabar

Penahanan dan Tersangka

Sebanyak 156 pendemo diamankan. Dari jumlah itu, 42 orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara sisanya dipulangkan setelah pemeriksaan. Para tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP, pasal 187 KUHP terkait pembakaran, Undang-Undang Darurat, serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Aksi Destruktif Lain di Jawa Barat

Menurut Rudi, kelompok anarkis ini juga terlibat dalam berbagai aksi destruktif lain di Jawa Barat, termasuk pembakaran pos polisi di Gentong, Tasikmalaya, hingga insiden pembakaran bendera Merah Putih.

Baca Juga:  Beras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Minimarket Bandung, Polisi Jabar Turun Tangan

Polisi mengungkap peran sejumlah akun media sosial yang digunakan untuk menghasut massa, salah satunya akun Blackblokzone. Melalui akun tersebut, pelaku menyebarkan propaganda, ujaran kebencian, serta siaran langsung yang memprovokasi publik terhadap aparat.

Keterlibatan Jaringan Internasional dan Aliran Dana

Penyidik menemukan keterlibatan seorang tersangka berinisial AD yang mengunggah aktivitas kelompoknya ke jaringan anarkis internasional. AD disebut diterima oleh kelompok tersebut dan bahkan memperoleh aliran dana dari luar negeri.

“Ini semua sudah direncanakan. Buktinya kelompok internasional mengirimkan dana. Jadi benar ada hubungan langsung antara kelompok lokal dengan jaringan anarkis di luar negeri,” tegas Rudi.

Baca Juga:  Lisa Mariana Akui Pemeran Video Asusila, Video Syur Diperjualbelikan Lewat Telegram!

Dukungan Ideologis dari Narapidana

Kapolda menambahkan, dukungan ideologis juga datang dari seorang narapidana di dalam lapas yang menyebarkan paham anarkisme. Hal ini menguatkan dugaan bahwa kerusuhan bukan sekadar spontan, melainkan bagian dari gerakan yang terstruktur dan terencana.

“Mulai tanggal 29 Agustus sampai 3 September itu bisa dikategorikan sebagai aksi terencana, terstruktur, dan masif. Saya katakan ini bukan hanya terkait kelompok lokal, tapi ada kaitannya dengan jaringan anarkisme internasional,” pungkas Rudi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aliran dana asing Demo Bandung DPRD Irjen Pol Rudi Setiawan jaringan anarkis internasional keamanan Jawa Barat Polda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.