Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Selasa, 15 September 2026 07:46 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Selasa, 15 September 2026 06:00 WIB

Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru

Selasa, 15 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap
  • Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru
  • Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru
  • Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam
  • Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 15 September 2026 untuk Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
  • Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dirasakan Langsung Masyarakat, Dadang Supriatna Janji Lanjutkan 13 Program Prioritas

By Putra JuangRabu, 29 Mei 2024 09:25 WIB4 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Kabupaten Bandung mengapresiasi kebijakan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang sudah merealisasikan 13 program prioritas.

Hal itu terungkap dalam kegiatan rutin Rembug Bedas ke-121 di Desa Langensari Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/5/2024).

Seperti yang diungkapkan Jajang, guru ngaji di Desa Langensari ini mengaku bangga dengan adanya program prioritas Bupati Bandung tersebut.

“Dengan adanya program guru ngaji ini untuk meningkatkan kualitas akhlak dan moral masa depan anak-anak,” ucap Jajang.

Jajang mengatakan, bahwa dengan adanya program guru ngaji itu ditambah BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Senanda dengan Jajang, Kader PKK Desa Langensari, Yeni Rahmawati juga turut mengapresiasi 13 program prioritas Bupati Bandung.

“Atas nama kader PKK, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang sudah memperhatikan insentif PKK beserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Berharap kedepan bisa lebih diperhatikan lagi,” ungkap Yeni.

Ia berharap program prioritas Bupati Bandung itu dilanjutkan.

“Lanjutkan,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Desa Langensari, Ujang Syarif mengatakan bahwa di desanya ada ratusan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang harus segera ditangani.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bandung Hari Ini, Cek Waktunya!

“Masih ada sekitar 149 rutilahu yang harus segera dibangun. Sedangkan 214 rutilahu lainnya sudah ditangani,” ujarnya.

Selain itu, di Desa Langensari masih membutuhkan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri).

“Mesin ADM sangat dibutuhkan di Desa Langensari,” ucapnya.

Ujang juga berharap, masyarakat dapat kemudahan dalam mendapatkan layanan BPJS Kesehatan.

“Supaya masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Desa Langensari, Agus Kusumah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bandung yang sudah berkontribusi pada peningkatan infrastruktur pembangunan jalan.

“Sepanjang 2,4 km jalan di Desa Langensari sudah dibangun, dan sisanya sedikit lagi yang perlu ada penanganan atau pembangunan,” kata Agus.

Agus mengatakan, masyarakat di Desa Langensari sudah swadaya membangun jalan sepanjang 1700 meter dan lebar 3 meter. Sebelumnya, pematang sawah.

“Sudah ada peningkatan infrastruktur jalan. Itu hasil swadaya masyarakat pada tahun 2015. Saat ini perlu ada perbaikan. Berharap kedepannya bisa meningkatkan pembangunan jalan,” tuturnya.

Agus mengatakan, bahwa 13 program prioritas Bupati Bandung, di antaranya tiga program unggulan sudah betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya, sebanyak 214 rutilahu di Desa Langensari sudah ditangani, dan sisanya 146 unit lagi.

Baca Juga:  PD Persis Kabupaten Bandung Resmi Dukung Pasangan Bedas di Pilkada 2024

Di desa itu, lanjut Agus, 54 orang sudah mendapatkan program guru ngaji, ditambah 25 orang mendapatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Selain itu, 35 orang yang mendapatkan bantuan kartu tani Sibedas. Pada tahun 2024 ini, sebanyak 177 petani diwacanakan menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, di hadapan ratusan warga, Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja melaksanakan Rembug Bedas.

“Rembug Bedas ini dalam rangka silaturahmi dan menampung aspirasi untuk mencari solusi,” ucap Dadang.

Dadang juga merespons aspirasi warga yang mengharapkan ADM di Desa Langensari. Ia pun berharap pada tahun 2024 ini, semua desa di Kecamatan Solokanjeruk untuk mendapatkan bantuan ADM.

“Ini manfaatnya Rembug Bedas,” kata Dadang sembari mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk tetap amanah dan istiqomah dalam melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Bandung.

Dadang mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas ini menampung aspirasi, sekaligus mencari solusi. Dia pun berharap pembangunan jalan di Kecamatan Solokanjeruk untuk dianggarkan tahun ini.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandung Jumat 14 Maret 2025

“Solokanjeruk jadi prioritas. Jalan harus beres,” ujarnya.

Dadang mengatakan bahwa pihaknya mentargetkan perbaikan 7000 rumah tidak layak huni setiap tahunnya. Karena sebelumnya pada awal ia menjabat Bupati Bandung, tercatat sebanyak 37.000 rutilahu yang perlu mendapatkan perhatian atau perbaikan.

“Namun realisasinya, sebanyak 7473 unit tahun 2021, 7.397 unit tahun 2022 dan 7.506 unit tahun 2023 yang sudah ditangani, artinya melebihi dari target,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa program rutilahu itu untuk mendorong masyarakat sehat. Rumah sehat semangat merubah dirinya, bisa bekerja dengan baik.

“Tugas pemerintah mensejahterakan masyarkat,” ujarnya.

Dadang pun mendorong masyarakat untuk membuat kajian, sebelum membuat destinasi wisata. Sedangkan kebutuhan anggarannya melalui musdes.

Dadang juga berkomitmen akan melanjutkan 13 program prioritas, di antaranya pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp70 miliar. Setiap pelaku usaha bisa mendapatkan pinjaman Rp2 juta hingga Rp5 juta, sampai Rp500 juta.

“Program ini akan saya terus lanjutkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.