Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!

Sabtu, 6 Juni 2026 01:00 WIB

Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda

Jumat, 5 Juni 2026 22:52 WIB

Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun

Jumat, 5 Juni 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda
  • Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun
  • Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android
  • Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18: Layar 2K Makin Luas, Gendong Baterai Monster 7.000 mAh
  • Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tatap ASEAN Club Championship, Persib Bandung Pasang Target Juara di Panggung Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dirasakan Langsung Masyarakat, Dadang Supriatna Janji Lanjutkan 13 Program Prioritas

By Putra JuangRabu, 29 Mei 2024 09:25 WIB4 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Kabupaten Bandung mengapresiasi kebijakan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang sudah merealisasikan 13 program prioritas.

Hal itu terungkap dalam kegiatan rutin Rembug Bedas ke-121 di Desa Langensari Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/5/2024).

Seperti yang diungkapkan Jajang, guru ngaji di Desa Langensari ini mengaku bangga dengan adanya program prioritas Bupati Bandung tersebut.

“Dengan adanya program guru ngaji ini untuk meningkatkan kualitas akhlak dan moral masa depan anak-anak,” ucap Jajang.

Jajang mengatakan, bahwa dengan adanya program guru ngaji itu ditambah BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Senanda dengan Jajang, Kader PKK Desa Langensari, Yeni Rahmawati juga turut mengapresiasi 13 program prioritas Bupati Bandung.

“Atas nama kader PKK, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang sudah memperhatikan insentif PKK beserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Berharap kedepan bisa lebih diperhatikan lagi,” ungkap Yeni.

Ia berharap program prioritas Bupati Bandung itu dilanjutkan.

“Lanjutkan,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Desa Langensari, Ujang Syarif mengatakan bahwa di desanya ada ratusan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang harus segera ditangani.

Baca Juga:  7 Bulan Dikubur, Kondisi Jasad Wanita yang Dibunuh di Pacet Masih Utuh

“Masih ada sekitar 149 rutilahu yang harus segera dibangun. Sedangkan 214 rutilahu lainnya sudah ditangani,” ujarnya.

Selain itu, di Desa Langensari masih membutuhkan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri).

“Mesin ADM sangat dibutuhkan di Desa Langensari,” ucapnya.

Ujang juga berharap, masyarakat dapat kemudahan dalam mendapatkan layanan BPJS Kesehatan.

“Supaya masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Desa Langensari, Agus Kusumah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bandung yang sudah berkontribusi pada peningkatan infrastruktur pembangunan jalan.

“Sepanjang 2,4 km jalan di Desa Langensari sudah dibangun, dan sisanya sedikit lagi yang perlu ada penanganan atau pembangunan,” kata Agus.

Agus mengatakan, masyarakat di Desa Langensari sudah swadaya membangun jalan sepanjang 1700 meter dan lebar 3 meter. Sebelumnya, pematang sawah.

“Sudah ada peningkatan infrastruktur jalan. Itu hasil swadaya masyarakat pada tahun 2015. Saat ini perlu ada perbaikan. Berharap kedepannya bisa meningkatkan pembangunan jalan,” tuturnya.

Agus mengatakan, bahwa 13 program prioritas Bupati Bandung, di antaranya tiga program unggulan sudah betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya, sebanyak 214 rutilahu di Desa Langensari sudah ditangani, dan sisanya 146 unit lagi.

Baca Juga:  Angin Segar bagi PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung, THR Lebaran 2026 Segera Cair!

Di desa itu, lanjut Agus, 54 orang sudah mendapatkan program guru ngaji, ditambah 25 orang mendapatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Selain itu, 35 orang yang mendapatkan bantuan kartu tani Sibedas. Pada tahun 2024 ini, sebanyak 177 petani diwacanakan menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, di hadapan ratusan warga, Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja melaksanakan Rembug Bedas.

“Rembug Bedas ini dalam rangka silaturahmi dan menampung aspirasi untuk mencari solusi,” ucap Dadang.

Dadang juga merespons aspirasi warga yang mengharapkan ADM di Desa Langensari. Ia pun berharap pada tahun 2024 ini, semua desa di Kecamatan Solokanjeruk untuk mendapatkan bantuan ADM.

“Ini manfaatnya Rembug Bedas,” kata Dadang sembari mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk tetap amanah dan istiqomah dalam melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Bandung.

Dadang mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas ini menampung aspirasi, sekaligus mencari solusi. Dia pun berharap pembangunan jalan di Kecamatan Solokanjeruk untuk dianggarkan tahun ini.

Baca Juga:  Bupati Bandung Turun Tangan Tinjau Korban Gempa di Kertasari

“Solokanjeruk jadi prioritas. Jalan harus beres,” ujarnya.

Dadang mengatakan bahwa pihaknya mentargetkan perbaikan 7000 rumah tidak layak huni setiap tahunnya. Karena sebelumnya pada awal ia menjabat Bupati Bandung, tercatat sebanyak 37.000 rutilahu yang perlu mendapatkan perhatian atau perbaikan.

“Namun realisasinya, sebanyak 7473 unit tahun 2021, 7.397 unit tahun 2022 dan 7.506 unit tahun 2023 yang sudah ditangani, artinya melebihi dari target,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa program rutilahu itu untuk mendorong masyarakat sehat. Rumah sehat semangat merubah dirinya, bisa bekerja dengan baik.

“Tugas pemerintah mensejahterakan masyarkat,” ujarnya.

Dadang pun mendorong masyarakat untuk membuat kajian, sebelum membuat destinasi wisata. Sedangkan kebutuhan anggarannya melalui musdes.

Dadang juga berkomitmen akan melanjutkan 13 program prioritas, di antaranya pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp70 miliar. Setiap pelaku usaha bisa mendapatkan pinjaman Rp2 juta hingga Rp5 juta, sampai Rp500 juta.

“Program ini akan saya terus lanjutkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

13 Program Prioritas Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes

Pajak Naik, Rupiah Ambles: Indonesia Jadi Surga Bule, Tapi ‘Kerja Rodi’ Buat Warga Lokal?

Babak Baru Skandal MBG: Eks Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Siap ‘Bernyanyi’, Seret Elite Politik!

Parkir Resmi Tapi Motor Hilang, Polisi Selidiki Pengelola Parkir Konser di Bandung

Tak Perlu Khawatir Lupa Pengeluaran, DIGI bank bjb Hadir dengan Notifikasi Transaksi

Wujud Nyata Kepedulian, bank bjb Dukung Generasi Sehat Lewat Khitanan Massal Gratis

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.