Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android

By Aga GustianaJumat, 5 Juni 2026 22:45 WIB3 Mins Read
Fitur Google terbaru, deteksi scam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Modus kejahatan siber kini semakin menakutkan dan sulit ditebak. Para pelaku penipuan tidak lagi mengandalkan pesan teks singkat, melainkan sudah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI deepfake) untuk menduplikasi suara anggota keluarga atau atasan kerja dengan tingkat akurasi yang luar biasa mirip.

Guna membentengi para pengguna dari ancaman siber yang kian canggih ini, Google resmi meluncurkan pembaruan berupa fitur proteksi otomatis (fake call detection) yang disematkan langsung di dalam aplikasi Phone by Google.

Modus Duplikasi Suara yang Mengelabui Korban

Berdasarkan laporan resmi dari pihak Google, skema penipuan gaya baru ini dilancarkan melalui dua tahapan krusial yang dirancang sedemikian rupa agar korban tidak curiga:

  • Manipulasi Nomor (Spoofing) Penipu memanfaatkan perangkat lunak khusus berbasis internet untuk mengelabui jaringan operator. Hasilnya, identitas nomor telepon yang muncul di layar ponsel korban akan terlihat sama persis dengan nomor kontak asli milik orang-orang terdekat.
  • Kloning Suara Berbasis AI Ketika panggilan direspons, pelaku langsung menggunakan teknologi deepfake suara yang saat ini marak beredar luas. Para ahli keamanan digital memperingatkan bahwa tiruan suara hasil kecerdasan buatan ini sudah berada di level sangat realistis, sehingga indra pendengaran manusia biasa hampir mustahil membedakannya dengan suara asli.

Mekanisme Sistem Keamanan Google dalam Menangkal Penipu

Untuk menghentikan skema manipulasi tersebut, fitur proteksi dari Google bekerja melalui sistem verifikasi antar-perangkat secara senyap di latar belakang.

Apabila kedua belah pihak—baik penelepon maupun penerima—sama-sama menggunakan platform aplikasi Phone by Google, sistem akan melakukan validasi rahasia untuk memastikan panggilan tersebut memang benar-benar diproduksi oleh kedua perangkat fisik yang bersangkutan. Proses pencocokan data ini berjalan via jaringan RCS yang sudah dibekali enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) demi menjaga kerahasiaan data pengguna.

Jika ada pihak ketiga yang mencoba menyamar dengan cara menembak nomor korban lewat komputer, sinyal konfirmasi rahasia dari ponsel asli otomatis tidak akan terdeteksi. Begitu sistem membaca adanya kejanggalan tersebut, aplikasi Phone by Google akan langsung memunculkan notifikasi peringatan bahaya secara real-time di layar gawai Anda.

Fitur pelindung ini dikonfigurasi untuk aktif secara otomatis sejak awal. Kendati demikian, pengguna yang merasa kurang nyaman tetap diberikan keleluasaan penuh untuk menonaktifkannya kapan saja lewat bilah pengaturan aplikasi.

Kapan Fitur Ini Bisa Dinikmati?

Sistem keamanan penangkal telepon palsu ini dijadwalkan meluncur secara bertahap dalam skala global mulai bulan ini. Syarat utamanya adalah perangkat harus sudah berjalan minimal pada sistem operasi Android 12 atau versi di atasnya. Sesuai tradisi, jajaran smartphone besutan Google, yakni seri Google Pixel, akan mendapatkan prioritas utama untuk menjajal fitur ini lebih dulu.

Bagi pemilik ponsel pintar berbasis Android merek lain seperti Samsung, Xiaomi, hingga Oppo, proteksi ini tetap bisa dinikmati dengan mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Phone by Google melalui Google Play Store dan mengubahnya sebagai aplikasi panggilan utama (default app) pada ponsel mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AI Deepfake Google Android Keamanan Siber Kloning Suara Penipuan Telepon Phone by Google
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi, warga tengah mengisi token listrik PLN.

Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.