Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Jumat, 18 September 2026 15:54 WIB

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

Jumat, 18 September 2026 15:44 WIB

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android

By Aga GustianaJumat, 5 Juni 2026 22:45 WIB3 Mins Read
Fitur Google terbaru, deteksi scam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Modus kejahatan siber kini semakin menakutkan dan sulit ditebak. Para pelaku penipuan tidak lagi mengandalkan pesan teks singkat, melainkan sudah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI deepfake) untuk menduplikasi suara anggota keluarga atau atasan kerja dengan tingkat akurasi yang luar biasa mirip.

Guna membentengi para pengguna dari ancaman siber yang kian canggih ini, Google resmi meluncurkan pembaruan berupa fitur proteksi otomatis (fake call detection) yang disematkan langsung di dalam aplikasi Phone by Google.

Modus Duplikasi Suara yang Mengelabui Korban

Berdasarkan laporan resmi dari pihak Google, skema penipuan gaya baru ini dilancarkan melalui dua tahapan krusial yang dirancang sedemikian rupa agar korban tidak curiga:

  • Manipulasi Nomor (Spoofing) Penipu memanfaatkan perangkat lunak khusus berbasis internet untuk mengelabui jaringan operator. Hasilnya, identitas nomor telepon yang muncul di layar ponsel korban akan terlihat sama persis dengan nomor kontak asli milik orang-orang terdekat.
  • Kloning Suara Berbasis AI Ketika panggilan direspons, pelaku langsung menggunakan teknologi deepfake suara yang saat ini marak beredar luas. Para ahli keamanan digital memperingatkan bahwa tiruan suara hasil kecerdasan buatan ini sudah berada di level sangat realistis, sehingga indra pendengaran manusia biasa hampir mustahil membedakannya dengan suara asli.
Baca Juga:  Misteri Video Viral "Ibu Tiri vs Anak Tiri" Part 2: Benarkah Berpindah Lokasi ke Dapur? Cek Faktanya!

Mekanisme Sistem Keamanan Google dalam Menangkal Penipu

Untuk menghentikan skema manipulasi tersebut, fitur proteksi dari Google bekerja melalui sistem verifikasi antar-perangkat secara senyap di latar belakang.

Apabila kedua belah pihak—baik penelepon maupun penerima—sama-sama menggunakan platform aplikasi Phone by Google, sistem akan melakukan validasi rahasia untuk memastikan panggilan tersebut memang benar-benar diproduksi oleh kedua perangkat fisik yang bersangkutan. Proses pencocokan data ini berjalan via jaringan RCS yang sudah dibekali enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) demi menjaga kerahasiaan data pengguna.

Baca Juga:  Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Siswa 6 Menit, Netizen Ramai Cari Versi Full Tanpa Sensor

Jika ada pihak ketiga yang mencoba menyamar dengan cara menembak nomor korban lewat komputer, sinyal konfirmasi rahasia dari ponsel asli otomatis tidak akan terdeteksi. Begitu sistem membaca adanya kejanggalan tersebut, aplikasi Phone by Google akan langsung memunculkan notifikasi peringatan bahaya secara real-time di layar gawai Anda.

Fitur pelindung ini dikonfigurasi untuk aktif secara otomatis sejak awal. Kendati demikian, pengguna yang merasa kurang nyaman tetap diberikan keleluasaan penuh untuk menonaktifkannya kapan saja lewat bilah pengaturan aplikasi.

Baca Juga:  Video Viral 'Rok Hijau Tosca' Disebut Beredar di Telegram, Warganet Diingatkan Bahaya Link Palsu

Kapan Fitur Ini Bisa Dinikmati?

Sistem keamanan penangkal telepon palsu ini dijadwalkan meluncur secara bertahap dalam skala global mulai bulan ini. Syarat utamanya adalah perangkat harus sudah berjalan minimal pada sistem operasi Android 12 atau versi di atasnya. Sesuai tradisi, jajaran smartphone besutan Google, yakni seri Google Pixel, akan mendapatkan prioritas utama untuk menjajal fitur ini lebih dulu.

Bagi pemilik ponsel pintar berbasis Android merek lain seperti Samsung, Xiaomi, hingga Oppo, proteksi ini tetap bisa dinikmati dengan mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Phone by Google melalui Google Play Store dan mengubahnya sebagai aplikasi panggilan utama (default app) pada ponsel mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keamanan Siber
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba

10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.