Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda

Jumat, 5 Juni 2026 22:52 WIB

Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun

Jumat, 5 Juni 2026 22:48 WIB

Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android

Jumat, 5 Juni 2026 22:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda
  • Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun
  • Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android
  • Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18: Layar 2K Makin Luas, Gendong Baterai Monster 7.000 mAh
  • Nekat Pasang Tenda Pernikahan di Tengah Jalan Provinsi, Pemilik Hajat di Majalaya Ketiban Apes
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tatap ASEAN Club Championship, Persib Bandung Pasang Target Juara di Panggung Asia
  • Pecah! Emaxwell Souza Dirumorkan Gabung Persib, Rivalitas Persija-Persib Makin Panas?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Awas Tipuan Suara AI! Google Rilis Fitur Baru untuk Deteksi Telepon Palsu di Android

By Aga GustianaJumat, 5 Juni 2026 22:45 WIB3 Mins Read
Fitur Google terbaru, deteksi scam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Modus kejahatan siber kini semakin menakutkan dan sulit ditebak. Para pelaku penipuan tidak lagi mengandalkan pesan teks singkat, melainkan sudah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI deepfake) untuk menduplikasi suara anggota keluarga atau atasan kerja dengan tingkat akurasi yang luar biasa mirip.

Guna membentengi para pengguna dari ancaman siber yang kian canggih ini, Google resmi meluncurkan pembaruan berupa fitur proteksi otomatis (fake call detection) yang disematkan langsung di dalam aplikasi Phone by Google.

Modus Duplikasi Suara yang Mengelabui Korban

Berdasarkan laporan resmi dari pihak Google, skema penipuan gaya baru ini dilancarkan melalui dua tahapan krusial yang dirancang sedemikian rupa agar korban tidak curiga:

  • Manipulasi Nomor (Spoofing) Penipu memanfaatkan perangkat lunak khusus berbasis internet untuk mengelabui jaringan operator. Hasilnya, identitas nomor telepon yang muncul di layar ponsel korban akan terlihat sama persis dengan nomor kontak asli milik orang-orang terdekat.
  • Kloning Suara Berbasis AI Ketika panggilan direspons, pelaku langsung menggunakan teknologi deepfake suara yang saat ini marak beredar luas. Para ahli keamanan digital memperingatkan bahwa tiruan suara hasil kecerdasan buatan ini sudah berada di level sangat realistis, sehingga indra pendengaran manusia biasa hampir mustahil membedakannya dengan suara asli.
Baca Juga:  Heboh! Link Video Tiara Kartika Viral di TikTok Jadi Buruan, Benarkah Ada Rekaman Blunder?

Mekanisme Sistem Keamanan Google dalam Menangkal Penipu

Untuk menghentikan skema manipulasi tersebut, fitur proteksi dari Google bekerja melalui sistem verifikasi antar-perangkat secara senyap di latar belakang.

Apabila kedua belah pihak—baik penelepon maupun penerima—sama-sama menggunakan platform aplikasi Phone by Google, sistem akan melakukan validasi rahasia untuk memastikan panggilan tersebut memang benar-benar diproduksi oleh kedua perangkat fisik yang bersangkutan. Proses pencocokan data ini berjalan via jaringan RCS yang sudah dibekali enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) demi menjaga kerahasiaan data pengguna.

Baca Juga:  Link Video Viral Andini 2 Menit 31 Detik Diburu Netizen, Hati-hati Jangan Asal Klik!

Jika ada pihak ketiga yang mencoba menyamar dengan cara menembak nomor korban lewat komputer, sinyal konfirmasi rahasia dari ponsel asli otomatis tidak akan terdeteksi. Begitu sistem membaca adanya kejanggalan tersebut, aplikasi Phone by Google akan langsung memunculkan notifikasi peringatan bahaya secara real-time di layar gawai Anda.

Fitur pelindung ini dikonfigurasi untuk aktif secara otomatis sejak awal. Kendati demikian, pengguna yang merasa kurang nyaman tetap diberikan keleluasaan penuh untuk menonaktifkannya kapan saja lewat bilah pengaturan aplikasi.

Baca Juga:  Link Video Guru Bahasa Inggris Part 2 Banyak Dicari Netizen, Pakar Ingatkan Jebakan Phising!

Kapan Fitur Ini Bisa Dinikmati?

Sistem keamanan penangkal telepon palsu ini dijadwalkan meluncur secara bertahap dalam skala global mulai bulan ini. Syarat utamanya adalah perangkat harus sudah berjalan minimal pada sistem operasi Android 12 atau versi di atasnya. Sesuai tradisi, jajaran smartphone besutan Google, yakni seri Google Pixel, akan mendapatkan prioritas utama untuk menjajal fitur ini lebih dulu.

Bagi pemilik ponsel pintar berbasis Android merek lain seperti Samsung, Xiaomi, hingga Oppo, proteksi ini tetap bisa dinikmati dengan mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Phone by Google melalui Google Play Store dan mengubahnya sebagai aplikasi panggilan utama (default app) pada ponsel mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AI Deepfake Google Android Keamanan Siber Kloning Suara Penipuan Telepon Phone by Google
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18: Layar 2K Makin Luas, Gendong Baterai Monster 7.000 mAh

Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet

Heboh Video Sarwendah Diduga Sindir Ruben Onsu, Ungkap Penyesalan Mendalam!

Betrand Peto Angkat Bicara, Ungkap Hal yang Dialami Ruben Onsu di Rumah

Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.