Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner

Rabu, 14 Oktober 2026 05:00 WIB

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dishub Kabupaten Bandung Perketat Pengamanan Jalur Alternatif Mudik, PJU Dipasang di Cijapati

By SusanaKamis, 12 Maret 2026 13:07 WIB2 Mins Read
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar saat ditemui. Foto Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi kabel telekomunikasi yang semrawut di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bandung mulai dikeluhkan warga.

Selain mengganggu pemandangan, kabel yang menumpuk di tiang utilitas bahkan menggantung rendah dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Salah seorang warga Bojongsoang, Rudi (35), mengaku sering melihat kabel yang tidak tertata di beberapa titik jalan. Bahkan menurutnya ada kabel yang terlihat menggantung rendah.

“Kadang kabelnya sampai menggantung rendah, jadi terlihat semrawut dan khawatir juga kalau sampai tersangkut kendaraan besar,” ujarnya Kamis (12/3/2026).

Keluhan serupa disampaikan warga Bojongsoang lainnya, Asep (40). Ia menilai penataan kabel telekomunikasi di sejumlah ruas jalan masih kurang rapi karena banyak kabel dari berbagai provider menumpuk di satu tiang.

“Di beberapa titik kabelnya banyak sekali, seperti tidak tertata. Kalau dilihat juga jadi kurang enak dipandang,” katanya.

Sementara itu, warga Soreang, Lina (32), berharap ada penataan agar kondisi kabel lebih rapi dan tidak membahayakan masyarakat.

“Kalau bisa dirapikan atau ditata lagi supaya tidak menggantung rendah dan lebih aman,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Bandung, Teguh Purwayudi mengatakan perkembangan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Bandung memang meningkat pesat setelah pandemi Covid-19.

“Secara umum perkembangan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Bandung pasca pandemi cukup pesat karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet, baik untuk pendidikan, pemerintahan, ekonomi digital maupun aktivitas sehari-hari,” kata Teguh, Kamis (12/3/2026).

Namun di lapangan, pihaknya juga menemukan kondisi kabel udara yang menumpuk di tiang utilitas bahkan menggantung rendah.

“Di beberapa titik memang terlihat kabel udara cukup semrawut, menumpuk di tiang utilitas bahkan ada yang menggantung rendah sehingga berpotensi mengganggu estetika kota dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi pertumbuhan provider telekomunikasi yang sangat cepat.

Selain itu, hingga kini di tingkat daerah belum ada regulasi teknis yang secara khusus mengatur standar pemasangan kabel fiber optik, penggunaan tiang bersama maupun jalur utilitas.

Karena itu, Diskominfo bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai melakukan inventarisasi dan pemetaan jaringan provider di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemetaan akan difokuskan pada kawasan prioritas seperti jalan protokol, pusat aktivitas masyarakat, serta wilayah perkotaan seperti Soreang, Baleendah, Dayeuhkolot dan Majalaya.

“Penataan akan dilakukan bertahap melalui koordinasi dengan provider agar pemasangan jaringan lebih tertib dan layanan internet masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan signifikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.