Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diskominfo Purwakarta Monitoring Konten Pemberitaan Lewat Aplikasi Simedkom

By Putra JuangSenin, 4 November 2024 14:18 WIB3 Mins Read
Kepala Diskominfo Purwakarta, Rudi Hartono. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sistem Media Komunikasi (Simedkom) merupakan sebuah aplikasi berbasis digital yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta untuk mempermudah pengelolaan informasi dan komunikasi publik.

Kepala Diskominfo Purwakarta, Rudi Hartono menjelaskan, ada tiga manfaat yang bisa didapatkan dari aplikasi berbasis digital ini, di antaranya berkaitan dengan efisiensi, transparansi dan aksesbilitas.

Menurutnya, pengimplementasian aplikasi ini sudah dilakukan oleh dinas yang dipimpinnya sejak awal 2024 ini.

“Aplikasi ini memudahkan penertiban administrasi kerja sama antara media dan pemerintah dan menjadi alat filter untuk memantau isu konten media terkait pemberitaan di Purwakarta. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan platform untuk pendaftaran dan pengelolaan kerja sama publikasi,” ucap Rudi dalam keterangannya, Senin (4/11/2024).

Rudi mengatakan, implementasi aplikasi ini juga pada akhirnya dapat meningkatkan optimalisasi proses kerja sama media dengan pemerintah secara online serta monitoring konten pemberitaan di Kabupaten Purwakarta.

“Hal ini diharapkan mampu mewujudkan kerja sama yang baik dan efektif serta meningkatkan kualitas penyebaran informasi melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ujarnya.

Baca Juga:  Diskusi Bareng PWI Jabar, KPU Ungkap Peran Media Tangkal Hoaks di Pemilu

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Diskominfo Purwakarta, Sri Budiyanti mengungkapkan, digitalisasi kerja sama media melalui aplikasi Simedkom cukup memudahkan proses kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan media.

“Proses kerjasama antara media dan Diskominfo Purwakarta menjadi lebih modern dan efektif. Ada neberapa hal yang tercakup dalam digitalisasi ini, di antaranya terkait proses pendaftaran kerjasama dapat dilakukan secara online melalui aplikasi dan Diskominfo juga dapat memantau konten berita yang dihasilkan media mitra secara real-time serta kinerja media mitra dapat dievaluasi secara objektif berdasarkan data yang tercatat di Simedkom,” jelas Mba Atik, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Wartawan Paksa Minta THR, Dewan Pers: Laporkan!

Sejauh ini, kata Mba Atik, dari penerapan aplikasi secara digital tersebut terjadi peningkatan kualitas Informasi. Dengan adanya pemantauan, diharapkan kualitas informasi yang disampaikan kepada publik semakin baik.

“Proses kerja sama menjadi lebih transparan dan akuntabel serta proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu lama kini menjadi lebih singkat,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai sebuah sistem yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Simedkom memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang lebih baik lagi.

“Kedepan, jika dikembangkan, Simedkom dapat diintegrasikan dengan sistem informasi lainnya, seperti sistem pemerintahan daerah, sistem kependudukan, atau sistem pelayanan publik lainnya. Integrasi ini akan memungkinkan adanya pertukaran data yang lebih lancar dan menghasilkan informasi yang lebih komprehensif,” tuturnya.

Baca Juga:  Dirjen IKP Kemenkominfo Ungkap Ironi di Balik Perkembangan AI

Ke depan, fitur-fitur Simedkom dapat terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin kompleks. Misalnya, pengembangan fitur analisis data yang lebih canggih, integrasi dengan media sosial, atau pengembangan aplikasi mobile yang lebih user-friendly.

“Namun demikian, hal ini juga harus ditunjang dengan pengembangan kapasitas SDM. Pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola Simedkom perlu terus dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem dapat dikelola dengan baik dan dikembangkan secara berkelanjutan,” paparnya.

Kabid IKP mengatakan, dengan pengembangan yang berkelanjutan, Simedkom diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, di antaranya; informasi publik dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskominfo Purwakarta media pemberitaan Simedkom
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.