Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Kamis, 14 Mei 2026 14:35 WIB

Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia

Kamis, 14 Mei 2026 14:05 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama

Kamis, 14 Mei 2026 13:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok
  • Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia
  • Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dorong IKM Naik Kelas, Anggota Komisi VII DPR RI dan Kemenperin Gelar Bimtek di Lembang

By Putra JuangSabtu, 12 Agustus 2023 10:12 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi Nasdem, Rian Firmansyah menggelar Bimtek yang berkolaborasi dengan Kementrian Perindustrian (Kemenperin) di Lembang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perwujudan masyarakat yang kuat secara ekonomi harus didukung dengan berbagai upaya. Salah satu hal yang strategis dalam mewujudkannya ditempuh melalui program mencetak wirausaha baru berbasis Industri Kecil Menengah (IKM).

Berangkat dari hal itu, anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi Nasdem, Rian Firmansyah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) yang berkolaborasi dengan Kementrian Perindustrian (Kemenperin) demi mencetak wirausaha baru berbasis IKM.

Sedikitnya, ada 600 orang mengikuti Bimtek Pertumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru IKM di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang diselenggarakan mulai 11-14 Agustus 2023.

Rian mengatakan, keberadaan wirausaha baru (WUB) di sektor IKM memiliki peranan yang penting dalam memperkuat perekonomian nasional, terutama dalam perluasan kesempatan berusaha dan bekerja hingga ke pelosok daerah.

Presiden telah menerbitkan Perpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional untuk mendorong penumbuhan wirausaha hingga pada tahun 2024 tercapai jumlah ideal 3,95 persen dari total penduduk Indonesia.

Peningkatan rasio kewirausahaan bertujuan untuk memperkuat struktur ekonomi nasional. Tingkat kewirausahaan Indonesia saat ini masih berkisar 3,47 persen dari total penduduk Indonesia.

Baca Juga:  Dibuka 68 Formasi, Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS Kemenag 2023

Untuk meningkatkan rasio kewirausahaan menjadi 3,95 persen pada tahun 2024, dibutuhkan sekitar kurang lebih 1,5 juta wirausaha baru.

“Kita butuh lebih banyak IKM yang bisa naik kelas,” ucap Rian dalam keterangannya, Sabtu (12/8/2023).

Rian menyebut, untuk mewujudkan hal tersebut perlu program besar dalam upaya penumbuhan dan pengembangan IKM tahun 2023. Padahal, Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, yakni jumlah usia produktif sangat tinggi dan akan terus bertambah puncaknya diperkirakan tahun 2030.

“Satu di antara pemicu pertumbuhan perekonomian adalah para wirausahawan, dan untuk mewujudkan wirausahawan sukses harus dibekali keterampilan seperti dalam acara kali ini,” katanya.

“Pelatihan yang diadakan Kemenperin RI dan sebagai prioritas kegiatan Komisi VII DPR RI ini sangat strategis karena memberikan kesempatan bagi anak-anak muda dan masyarakat di Bandung Barat ini untuk mengembangkan bakat di berbagai bidang,” tambahnya.

Rian menilai, pelatihan ini sangat penting guna menekan angka pengangguran terbuka yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Pagi Tadi, Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Kabupaten Bandung

“Momentum pelatihan sangat tepat untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung Barat, karena angka pengangguran terbuka berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat yang ada di KBB,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengapresiasi langkah Kemenperin untuk mengedukasi masyarakat dan menyiapkan wirausahawan baru.

“Masyarakat harus dididik dan dilatih agar mempunyai skill dan knowledge yang memadai sebagai wirausahawan baru.Kalau pintu bisnis sudah dibuka, maka yang bisa menjaganya adalah karakter,” jelasnya.

Rian berharap, dalam menyusun target dan kegiatan kedepannya dapat memperhatikan pentingnya pembagian peran dan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk dapat mencapai target-target yang telah ditentukan.

“Agar kegiatan tahun ini dan ke depan dapat dilaksanakan lebih baik lagi dan lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat khususnya IKM,” imbuhnya.

Menurutnya, pelatihan yang digelar ini juga berfokus untuk mendorong wirausaha agar terus tumbuh dan berkembang melalui program akselerasi bisnis teknologi.

“Hal ini sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 melalui penumbuhan dan pengembangan IKM startup berbasis teknologi, yaitu wirausaha yang mengedepankan inovasi produk dan pemanfaatan teknologi dalam proses bisnisnya,” tandasnya.

Baca Juga:  Amankan Aset Lahan, Pemkot Bandung Layangkan Surat Peringatan Terakhir ke Pengelola Kebun Binatang

Sementara itu, salah satu koordinator peserta di bidang peternak susu Lembang, Usep Sukarna mengucapkan terima kasih kepada Kemenperin dan DPR RI Komisi VII yang telah menggelar kegiatan bimtek ini. Dia mengaku, pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku usaha di Lembang.

“Pengusaha itu karakternya tahan banting. Life skill akan percuma kalau karakternya tidak bagus. Sedangkan skill dan knowledge adalah pembuka sukses. Kemudian networking atau jejaring kerja. Nanti akan ada pendampingan. Di sini kita belajar membangun karakter yang bagus. Tidak cukup hanya modal yang banyak, life skill, tapi wirausahawan juga perlu karakter yang bagus,” tuturnya.

Sebagai koordinator peternak susu Lembang, kata Usep, pihaknya akan terus meningkatkan produktifitas pengolahan susu dan tentunya bermanfaat untuk masyarakat.

“Sehingga masyarakat bisa memiliki nilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bimtek Featured IKM Kemenperin Komisi VII DPR RI Rian Firmansyah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

‘Riweuh’ Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Juri Panik! Ocha Dapat Beasiswa China, Panitia LCC Malah Terancam Masuk Penjara?

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.