Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dosen UGM Sebut Film Dirty Vote Jadi Pendidikan Politik bagi Mahasiswa Pemilih Pemula

By Putra JuangSelasa, 13 Februari 2024 12:52 WIB2 Mins Read
Dosen Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Mahaarum Kusuma Pertiwi. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hadirnya film dokumenter berjudul Dirty Vote dinilai bisa menjadi pembelajaran penting bagi para mahasiswa yang tercatat sebagai pemilih pemula dalam memilih calon pemimpin menjelang hari pencoblosan pada Pemilu 2024.

Begitu disampaikan Dosen Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Mahaarum Kusuma Pertiwi usai Kuliah Umum yang digelar Departemen HTN Fakultas Hukum UGM dan Nonton Bareng Film Dirty Vote dan Diskusi Kecurangan Pemilu, Selasa (13/2/2024).

“Ini bisa menjadi pendidikan politik bagi kita mungkin juga temen-temen mahasiswa yang masih sebagai pemilih pemula, pemilih pertama kali bisa mendapatkan sedikit yang menghantarkan nanti bisa memilih dengan lebih tepat besok,” ucap Mahaarum.

Mahaarum mengatakan, kuliah umum ini sengaja digelar mengingat banyak mahasiswanya yang masih berada di rumah. Sehingga menurutnya, motode ini sangat cocok diterapkan menjelang hari pemilihan.

Baca Juga:  Iwan Setiawan Soroti Sistem Sirekap Sebagai Salah Satu Indikasi Kecurangan Pemilu 2024

“Memang kuliah umumnya hari ini berbeda biasanya kita adakan secara luring di kampus, tapi memang karena untuk Pemilu juga kita menyadari teman-teman mahasiswa masih banyak yang di rumah belum di kampus, sehingga kemarin kita terpikir motede apa nih untuk kuliah umum yang bisa kita lakukan untuk semester ini dan ternyata pas momennya gitu ya,” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua KPPS di Cileunyi Meninggal Dunia, Warganet Minta Perlindungan Kesehatan Ditingkatkan

Selain itu, lanjut Mahaarum, hal ini juga akan terus dipelajari dalam Hukum Tata Negara hingga di beberapa kuliah lanjutan.

“Karena selain tadi disampaikan Mas Uceng juga inilah yang akan kita pelajari di HTN dan secara spesifik di beberapa kuliah lanjutan HTN,” ungkapnya.

Mahaarum menilai, film Dirty Vote ini yang disampaikan oleh tiga ahli hukum tata negara, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari menjadi salah satu sumbangsih untuk pendidikan politik di Indonesia.

Baca Juga:  Dialog Hangat Mahasiswa Ubhara Jaya dengan Ketua DPRD Bekasi soal RUU TNI

“Jadi memang ini bisa menjadi salah satu sumbangsih kita juga untuk pendidikan politik yang lebih tepat karena kita semua akademisi,” imbuhnya.

Menurutnya, film ini tidak ada tendensi ke salah satu paslon Capres-Cawapres 2024. Hanya saja sebagai akademi hukum, sudah menjadi tugasnya untuk mengkritisi isu-isu hukum yang muncul selama Pemilu 2024 ini.

“Dan isu isu hukum yang muncul di film inilah yang kemudian menarik bukan hanya menjadi bahan diskusi nanti kita di kelas tapi juga untuk dalam kehidupan nyata nanti utamanya untuk pemilu besok,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

mahasiswa Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.