Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua Bibit Siklon Muncul di Sekitar Indonesia, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah

By Aga GustianaJumat, 12 Desember 2025 08:12 WIB3 Mins Read
Ilustrasi hujan. (Foto/Ilustrasi/Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Atmosfer Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang tidak biasa. Pada Jumat (12/12/2025), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan dua sistem tekanan rendah yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis. Fenomena ini diprediksi membawa rangkaian cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, hingga meningkatnya potensi gelombang tinggi.

Dua bibit siklon yang terpantau adalah 91S dan 93S, masing-masing berada di wilayah barat dan selatan Indonesia. Kemunculan keduanya membuat pola angin dan pembentukan awan hujan di beberapa daerah semakin aktif.

Prakirawan BMKG, Ranti Kurniati, menjelaskan bahwa bibit siklon 91S terdeteksi di Samudra Hindia, tepat di sisi barat Provinsi Lampung. Sistem ini memiliki tekanan sekitar 1008 hPa dan menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang cukup signifikan.

“Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, intensitas sistem diperkirakan cenderung meningkat dengan peluang kategori sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis,” jelas Ranti dalam update resmi BMKG pada Kamis (11/12/2025).

Baca Juga:  Gempa Dangkal Guncang Cianjur Pagi Ini, Warga Rasakan Getaran di Sejumlah Wilayah

Pergerakan 91S yang melaju ke arah barat daya ikut mendorong peningkatan kecepatan angin di sekitar Samudra Hindia barat Bengkulu, bahkan mencapai lebih dari 25 knot. Selain itu, sistem ini membentuk area konvergensi memanjang dari pesisir Sumatera Barat hingga Bengkulu—kondisi yang ideal untuk pertumbuhan awan hujan tebal.

Dinamika Atmosfer di Indonesia Timur dan Selatan: Bibit Siklon 93S Ikut Berperan

Tak hanya wilayah barat, BMKG juga menyoroti aktivitas cuaca di kawasan selatan Indonesia, terutama dengan munculnya bibit siklon 93S di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba. Meski peluangnya untuk menjadi siklon tropis diperkirakan rendah, sistem ini tetap memengaruhi pola angin dan pembentukan awan di sekitar Nusa Tenggara.

Sementara itu, area tekanan rendah juga terbentuk di atas perairan barat daya Papua Selatan. Kombinasi antara 93S dan pusat tekanan rendah ini menciptakan paket gangguan atmosfer yang memperkuat potensi hujan di wilayah timur Indonesia. BMKG menyebut pertumbuhan awan hujan meningkat di wilayah Bali, NTB, Papua Tengah, Papua Pegunungan, hingga Papua Selatan.

Baca Juga:  BPBD Catat 23 Desa di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir hingga Pergerakan Tanah

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat: BMKG Terbitkan Peringatan Dini

Dengan berbagai fenomena atmosfer yang bekerja secara bersamaan, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan. Lembaga tersebut mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat terjadi di sejumlah provinsi.

Wilayah yang masuk kategori perlu waspada antara lain:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Bandar Lampung
  • Jawa Barat
  • Sulawesi Selatan
  • NTB
  • NTT
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan

Selain hujan intensitas tinggi, potensi disertai petir juga mengancam beberapa kota besar. Banjarmasin, Kendari, dan Merauke termasuk yang diperkirakan mengalami hujan dengan kilat dan guntur.

Kota-kota seperti Bandung, Mamuju, Nabire, dan Jayapura diprediksi menerima hujan sedang. Sementara itu, hujan ringan kemungkinan turun di Medan, Semarang, Yogyakarta, hingga Makassar.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Kabupaten Sukabumi

Meski begitu, tidak semua wilayah akan basah. Sebagian kota justru diperkirakan berlangit tebal tanpa hujan, termasuk Jakarta, Surabaya, Jambi, dan Serang.

Imbauan BMKG: Waspada Perubahan Cuaca yang Cepat

Dengan kondisi atmosfer yang dinamis, BMKG kembali menekankan pentingnya pemantauan informasi cuaca secara berkala, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, masyarakat pesisir, serta pengguna transportasi laut dan udara.

Ranti mengingatkan, “Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau kunjungi website resmi kami.”

Fenomena bibit siklon seperti 91S dan 93S memang tidak selalu berkembang menjadi badai besar, namun keberadaannya cukup untuk memicu perubahan cuaca drastis di wilayah sekitarnya. Di tengah musim hujan yang mencapai puncaknya, informasi dini menjadi faktor penting untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bibit siklon 91S bibit siklon 93S BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat peringatan cuaca
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.