Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 17 Oktober 2026 01:00 WIB

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
  • 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pebiliar Muda Sepanjang Sejarah! Mengenal Fajar Alamri, Bocah 5 Tahun dengan Bakat Luar Biasa

By SusanaRabu, 11 Februari 2026 10:44 WIB3 Mins Read
Fajar Alamri, pebiliar cilik asal Tolitoli, Sulawesi Tengah, tampil memukau di Carabao International Open (CIO) 2026. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gema sodokan bola di meja hijau kawasan NICE PIK 2, Jakarta, menjadi saksi lahirnya talenta luar biasa dari timur Indonesia.

Fajar Alamri, bocah berusia 5 tahun asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mendadak menjadi sorotan publik setelah tampil dalam Carabao International Open (CIO) 2026, turnamen biliar internasional bergengsi yang digelar pada 4–8 Februari 2026.

Nama Fajar ramai diperbincangkan lantaran statusnya sebagai peserta termuda di antara ratusan atlet dari berbagai negara. Di usia yang masih sangat belia, Fajar sudah berani tampil di panggung internasional, sejajar dengan para pebiliar profesional dunia.

Fenomena ini pun viral di media sosial dan media nasional sepanjang Februari 2026, memicu rasa penasaran publik tentang sosok dan perjalanan awal bocah berbakat tersebut.

Darah Atlet dan Lingkungan yang Membentuk Bakat

Fajar Alamri merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang tumbuh di lingkungan kampung di Tolitoli. Meski masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dunia biliar bukan hal asing bagi Fajar. Ia merupakan putra dari Jafar Alamri, atlet biliar senior daerah yang juga menjadi pelatih utama sang anak.

Lingkungan tempat tinggal yang dekat dengan meja biliar membuat Fajar akrab dengan stik dan bola sejak usia sangat dini. Ketertarikannya mulai terlihat saat berusia sekitar 3 tahun, ketika ia kerap memanjat meja biliar dan mencoba membidik bola secara spontan.

β€œDia sudah terbiasa memegang stik biliar sebelum anak-anak seusianya tahu caranya,” ujar Jafar Alamri dalam beberapa kesempatan.

Latihan Singkat, Mental Kuat

Meski ketertarikan muncul sejak kecil, latihan Fajar baru dilakukan secara serius sekitar 5–6 bulan sebelum Februari 2026, atau pertengahan 2025. Di bawah bimbingan langsung sang ayah, Fajar dilatih fokus pada teknik dasar, disiplin, dan mental bertanding.

Sebagai pemanasan, Fajar sempat mengikuti sekitar tiga turnamen lokal atau home tournament di Tolitoli. Ajang tersebut menjadi bekal awal sebelum ia mendapat kesempatan emas tampil di level internasional.

Tampil di CIO 2026, Ajang Bergengsi Dunia

Puncak perhatian publik terjadi ketika Fajar menerima undangan langsung dari penyelenggara Carabao International Open (CIO) 2026).

Turnamen ini diikuti 341 peserta dari 31 negara dan mencatatkan Rekor MURI sebagai turnamen biliar multikategori dengan peserta terbanyak di Indonesia.

Dalam CIO 2026, Fajar tercatat langsung masuk stage 2 atau babak utama. Namun, format single elimination membuat langkahnya terhenti setelah mengalami kekalahan. Meski tersingkir, pencapaian Fajar tetap dinilai luar biasa, mengingat usia dan level kompetisi yang dihadapinya.

Keberadaannya di meja hijau bukan sekadar pelengkap, melainkan simbol regenerasi atlet biliar Indonesia, khususnya dari daerah.

Fakta Menarik Fajar Alamri

Salah satu fakta paling mencolok dari Fajar Alamri adalah statusnya sebagai pebiliar termuda sepanjang sejarah CIO. Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa bakat olahraga dapat tumbuh sejak usia dini jika didukung lingkungan dan pembinaan yang tepat.

Jafar Alamri menegaskan, fokus utama latihan Fajar bukan mengejar prestasi instan, melainkan membangun karakter dan mental juara sejak kecil. Ke depan, Fajar direncanakan akan mengikuti lebih banyak kejuaraan guna menambah jam terbang dan pengalaman bertanding.

Langkah ini diharapkan mampu memicu lahirnya atlet biliar muda lain dari daerah, sekaligus membawa nama Tolitoli dan Sulawesi Tengah ke panggung dunia.

Biodata Singkat Fajar Alamri

  • Nama: Fajar Alamri
  • Usia: 5 tahun (per Februari 2026)
  • Asal: Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah
  • Pendidikan: PAUD
  • Status Keluarga: Anak ketiga dari empat bersaudara
  • Ayah: Jafar Alamri (atlet biliar senior, pelatih pribadi)
  • Cabang Olahraga: Biliar
  • Prestasi: Peserta termuda Carabao International Open (CIO) 2026

Kisah Fajar Alamri menjadi inspirasi bahwa mimpi besar bisa lahir dari daerah, bahkan sejak usia sangat dini. CIO 2026 mungkin baru langkah awal, namun masa depan pebiliar cilik Indonesia ini diyakini masih panjang dan menjanjikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen PIK 2

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.