Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka

Minggu, 29 Maret 2026 06:00 WIB
Kode Redeem FF

Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 04:00 WIB
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Program Kartu Tani Sibedas, Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Fokus Produksi Bibit Kopi

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 7 Oktober 2024 11:45 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Enjang Juju menjadi salah satu penerima manfaat dari program Kartu Tani Sibedas yang digulirkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang Juju merupakan Ketua Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Kahuripan II sejak tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi sekretaris pada tahun 1997.

Kelompok tani ini bergerak dalam usaha penghijauan, awalnya memproduksi bibit kayu-kayuan dan buah-buahan, namun sekarang fokus pada bibit kopi.

Dalam kesehariannya, Enjang aktif mengelola persemaian bibit kopi dan kayu-kayuan, serta berkebun kopi di lahan milik Perum Perhutani bersama 62 anggota kelompoknya.

Lahan yang mereka kelola mencakup 143,7 hektar di kawasan Perum Perhutani.

Enjang mengungkapkan bahwa kelompoknya menerima bantuan program Kartu Tani Sibedas sejak tahun 2023.

Baca Juga:  Genjot PAD, Bupati Bandung Berencana Bentuk Satgas Penertiban Tempat Usaha

Pada tahun ini, bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang senilai Rp500.000 per anggota, dengan dukungan dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang menjelaskan bahwa bantuan dari Bupati berbentuk sarana-prasarana yang diperlukan untuk lahan kering, seperti hens fryer, cangkul, sepatu boot, parang, bedok, pengki dan roda.

“Kebutuhan kami berbeda dengan petani sawah, jadi kami membutuhkan peralatan yang sesuai untuk mengelola lahan kering,” kata Enjang saat ditemui, Senin (7/10/2024).

Baca Juga:  Kang DS Berhasil Rehab 28 Ribu Rutilahu, Hasil Kolaborasi dengan H Cucun

Enjang menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung atas program Kartu Tani Sibedas yang telah diluncurkan. Ia berharap program tersebut dapat ditingkatkan dan diperluas di masa depan.

“Produksi kelompok kami, khususnya bibit kopi bersertifikat, sangat layak untuk ditanam. Jika memungkinkan, kami berharap Kabupaten bisa menyerap produksi ini untuk mendukung program pemerintah,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung menggulirkan program Kartu Tani Sibedas ini merupakan bagian dari pemberdayaan para petani. Dengan harapan para petani pun melakukan berbagai inovasi dalam upaya meningkatkan usaha bertaninya.

Untuk diketahui bahwa Kartu Tani Sibedas ini tidak hanya untuk mendapatkan akses bantuan pupuk bersubsidi dari Pemkab Bandung. Tentunya para petani bisa mendapatkan akses bantuan bibit unggul bersertifikat.

Baca Juga:  Bupati Bandung Ajak Para Siswa Turut Kontribusi Persiapkan Indonesia Emas 2045

Selain itu, akses mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah daerah, asuransi keselamatan kerja petani, pembelian hasil pertanian, pelatihan dan pengembangan usaha tani, serta akses terhadap beasiswa bagi keluarga petani.

Program ini pula dinilai mampu memberikan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para petani, seperti akses terhadap sarana dan prasarana pertanian, permodalan, dan pemasaran hasil pertanian.

Editor: Rina Rahadian

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bibit kopi Dadang Supriatna Enjang Juju Kartu Tani Sibedas Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak kahuripan II
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.