Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid

Rabu, 17 Juni 2026 11:05 WIB

Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 10:32 WIB

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Rabu, 17 Juni 2026 10:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid
  • Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026
  • Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet
  • Update Harga Emas Pegadaian 17 Juni 2026: Stabil Tapi Bikin Investor Waspada!
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Ajak Para Siswa Turut Kontribusi Persiapkan Indonesia Emas 2045

By Putra JuangSenin, 3 Juni 2024 19:15 WIB4 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengajak kepada para siswa siswi untuk mempersiapkan diri demi menjadi pelopor kemajuan bangsa dan negara melalui peningkatan kualitas pendidikan dan mampu berinovasi serta menghasilkan karya-karya nyata.

Begitu disampaikan Dadang Supriatna saat menjadi Pembina Upacara di SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025).

“Tidak hanya memiliki pendidikan yang berkualitas, tetapi memiliki pemikiran yang inovatif. Selain itu melakukan komunikasi yang baik dan meningkatkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan bangsa dan negara,” ucap Dadang.

Dadang berharap, para siswa/i SMKN 1 Katapang yang berprestasi untuk mengikuti program Besti (Beasiswa Ti Bupati), sebagai program pendidikan tinggi untuk masyarakat Kabupaten Bandung.

“Saya pun berharap kepada para siswa untuk berpikir di masa yang akan datang. Tahun 2045, Indonesia Emas telah ada di hadapan kita semua. Saya harap siapapun yang hari ini bisa berkomitmen, dan siapapun yang hari ini sudah berpikir pada masa yang akan datang dan mempunyai cita-cita yang tinggi. Saya harapkan harus memiliki dan mempunyai cita-cita yang tinggi,” tuturnya.

Apalagi, mempunyai cita-cita yang tinggi dibarengi dengan spiritual yang tinggi maka akan menumbuhkan aura positif yang akhirnya menghasilkan karya-karya nyata.

Baca Juga:  Bentuk Anak Berkarakter, Bupati Bandung Ajak Siswa Laksanakan Magrib Mengaji

“Bagaimana melahirkan karya nyata dengan konteks spiritual yang tinggi, maka ada lima hal yang harus dipersiapkan hari ini. Pertama, peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang digitalisasi. Para siswa diharapkan untuk memiliki skill dan kemampuan di bidang informasi dan teknologi,” terangnya.

Dadang pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung ini.

“Ini sebagai wujud komitmen kita bersama dalam mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas),” ungkapnya.

Sebagaimana dirasakan saat ini, kata Dadang, sedang dihadapkan pada arus globalisasi dan informasi yang begitu cepat.

“Generasi Z tentunya, berdasarkan hasil sebuah penelitian salah satu media network yang turut menyebutkan, penetrasi internet tertinggi di Indonesia berada di kelompok usia 13-18 tahun. Hampir seluruhnya 99,16 persen,” imbuhnya.

Dadang berharap, sebagai generasi muda masa kini semua penguatan teknologi informasi bisa dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Tangan Bantu Siswa Gagal SNBP Akibat Kelalaian Sekolah

“Kedepannya, diharapkan mereka sebagai salah satu element yang mampu berkontribusi dalam peningkatan dan kemajuan pembangunan di daerah,” imbuhnya.

Dadang juga mengajak kepada para siswa/i untuk menjaga pola hidup sehat, menjaga lingkungan dan rajin berolahraga. Karena pada badan yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

“Hindari penyalahgunaan narkoba. Karena dengan SDM yang sehat dan berkualitas, baik fisik dan mental, proses peningkatan pembangunan akan terwujud,” ucapnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat bahwa untuk menghindari perkawinan di bawah umur karena sangat berisiko terhadap ibu dan calon bayi yang akan dilahirkan.

“Oleh karenanya, perlu edukasi terhadap para remaja untuk tetap menjaga kesehatan reproduksi. Lebih penting lagi, para remaja untuk menghindari perkawinan di bawah umur,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa perkawinan dini bisa menjadi salah satu penyebab stunting atau gagal tumbuh pada bayi yang dilahirkan.

“Dan yang terpenting upaya pencegahan pernikahan dini juga bisa dibuatkan komitmen orang tua, para pengajar dan melalui pendidikan agama yang kuat,” katanya.

Kang DS mengingatkan kepada para siswa/i untuk terus belajar, hormat terhadap orang tua dan guru, selain saling mengingatkan kepada teman-teman baik di sekolah maupun di rumah berkaitan dengan yang membahayakan atau merugikan.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Pengungsi Gempa, Bupati Bandung Siapkan Dapur Umum

Untuk itu, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, belajarlah yang rajin serta patuh kepada orang tua dan guru.

“Bercita-citalah yang tinggi, apakah mau jadi Bupati, Kapolresta, Menteri ataupun Presiden, dan sebagainya,” katanya.

Dadang mengungkapkan, ada tiga muatan lokal yang diterapkan di Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari tingkat TK, SD dan SMP. Diantaranya pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa Sunda dan budaya lokal, serta belajar mengaji dan menghafal Alquran.

“Berharap melalui tiga muatan lokal itu dapat membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter dan berakhlakul karimah,” sebutnya.

Dadang berharap kepada para pelajar disaat memahami digitalisasi untuk memanfaatkan handphone sebaik mungkin.

“Manfaatkan hal-hal yang positif,” ujarnya.

Kang DS mengatakan jika ingin menjadi orang sukses, ada tiga hal untuk semua urusan. Diantaranya, keberanian harus dibarengi dengan keilmuannya.

“Jangan berhenti melakukan hal-hal positif dan hormat kepada kedua orang tua yang dibarengi dengan ibadah kepada Allah SWT,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Indonesia Emas 2045 siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.