Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Marc Klok Beri Sinyal Perang! Persib Siap Habis-Habisan Demi Gelar Juara

Kamis, 14 Mei 2026 18:11 WIB

Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?

Kamis, 14 Mei 2026 17:29 WIB

Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Kamis, 14 Mei 2026 16:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Marc Klok Beri Sinyal Perang! Persib Siap Habis-Habisan Demi Gelar Juara
  • Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan
  • Rakyat Bahas Nyawa, Dewan Sibuk Push Rank: Skandal Asap Rokok di Gedung Rakyat Jember!
  • Bursa Transfer Meledak! Persib Dikabarkan Bidik Pemain Timnas dan Bintang Asing
  • Persib Wajib Waspada! PSM Punya Modal Besar di Stadion BJ Habibie
  • Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok
  • Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Elpiji Langka, Warga Bandung Antre Berjam-jam di SPBU Demi Berburu Gas 3 Kg

By Putra JuangSenin, 3 Februari 2025 14:39 WIB2 Mins Read
Antrean warga berburu gas LPG 3 Kg di SPBU Pertamina Cibuntu, Jalan Soekarno Hatta No. 15, Kota Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keberadaan gas LPG 3 kg atau gas melon langka di Kota Bandung. Akibatnya, warga pun terpaksa rela mengantre di pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan satu tabung elpiji 3 kg.

Hal ini dampak dari keputusan Kementerian ESDM yang menetapkan mulai 1 Februari 2025 pembelian LPG 3 kg hanya dapat dilakukan di pangkalan resmi Pertamina dan tidak lagi di pengecer.

Salah satunya seperti yang terlihat di SPBU Pertamina Cibuntu, Jalan Soekarno Hatta No. 15, Senin (3/2/2025). Tampak, sejumlah warga mengantre dengan membawa tabung gas 3 kg berwarna hijau.

Salah seorang warga, Asep Wihana mengatakan, dirinya terpaksa ikut mengantre karena warung-warung pengecer sudah tidak lagi menjual gas 3 kg.

Baca Juga:  Didominasi Kendaraan Pribadi, Arus Balik H+5 di Garut Menuju Bandung Ramai Lancar

“Iya nih ripuh (sulit) sekarang mah harus ke pom (SPBU) dulu,” ucap Asep kepada bukamata.id.

Asep pun berharap, pemerintah bisa bijaksana dalam mengambil keputusan.

“Mending gas elpiji tetap dijual di warung-warung karena lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Pertamina Cibuntu, Rezza Rizky Saputra mengatakan, antrean warga ini terjadi sejak pukul 13.00 WIB.

“Warga mulai antre dari jam 1,” ucap Esa, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa 4 Maret 2024 di Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya

Dia menyebut, kelangkaan ini terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

“Antrian panjang dari SPBE-nya,” ujarnya.

Selain itu, adanya kebijakan baru dari pemerintah juga turut berdampak pada kelangkaan gas LPG 3 kg.

“Betul, sudah tidak boleh ada penjual eceran di warung-warung kecil. Pembelian gas LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi,” imbuhnya.

Esa mengatakan, nantinya pembelian gas LPG 3 kg ini dibagi dua kategori yakni rumah tangga dan usaha mikro.

“Untuk rumah tangga pembelian 1 tabung. Untuk usaha mikro maksimal 2 tabung dengan syarat mendata surat NIB,” jelasnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 12 Maret 2025, Cek Lokasinya

Sedangkan untuk harga, kata Esa, gas LPG 3 kg di agen resmi dibanderol Rp16.600 per tabung.

“Di pangkalan resmi harga 16.600 per tabung,” tandasnya.

Untuk diketahui, pemerintah melarang pengecer menjual LPG 3 kg dan hanya bisa dibeli langsung di pangkalan atau agen gas resmi.

Pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan pembelian LPG 3 kg hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina mulai 1 Februari 2025.

Kebijakan tersebut diterapkan seiring dengan upaya untuk pemberian subsidi yang tepat sasaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gas LPG gas LPG 3 Kg Kota Bandung langka SPBU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Rakyat Bahas Nyawa, Dewan Sibuk Push Rank: Skandal Asap Rokok di Gedung Rakyat Jember!

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

‘Riweuh’ Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.