Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Zalnando

Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita

Minggu, 28 Juni 2026 19:34 WIB

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Minggu, 28 Juni 2026 18:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Elpiji Langka, Warga Bandung Antre Berjam-jam di SPBU Demi Berburu Gas 3 Kg

By Putra JuangSenin, 3 Februari 2025 14:39 WIB2 Mins Read
Antrean warga berburu gas LPG 3 Kg di SPBU Pertamina Cibuntu, Jalan Soekarno Hatta No. 15, Kota Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keberadaan gas LPG 3 kg atau gas melon langka di Kota Bandung. Akibatnya, warga pun terpaksa rela mengantre di pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan satu tabung elpiji 3 kg.

Hal ini dampak dari keputusan Kementerian ESDM yang menetapkan mulai 1 Februari 2025 pembelian LPG 3 kg hanya dapat dilakukan di pangkalan resmi Pertamina dan tidak lagi di pengecer.

Salah satunya seperti yang terlihat di SPBU Pertamina Cibuntu, Jalan Soekarno Hatta No. 15, Senin (3/2/2025). Tampak, sejumlah warga mengantre dengan membawa tabung gas 3 kg berwarna hijau.

Salah seorang warga, Asep Wihana mengatakan, dirinya terpaksa ikut mengantre karena warung-warung pengecer sudah tidak lagi menjual gas 3 kg.

Baca Juga:  Dari Tempat Hiburan jadi Rumah Ibadah, Masjid Jaza Hadirkan Ruang Positif untuk Anak Muda Bandung

“Iya nih ripuh (sulit) sekarang mah harus ke pom (SPBU) dulu,” ucap Asep kepada bukamata.id.

Asep pun berharap, pemerintah bisa bijaksana dalam mengambil keputusan.

“Mending gas elpiji tetap dijual di warung-warung karena lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Pertamina Cibuntu, Rezza Rizky Saputra mengatakan, antrean warga ini terjadi sejak pukul 13.00 WIB.

“Warga mulai antre dari jam 1,” ucap Esa, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Petakan Daerah Rawan Kebakaran

Dia menyebut, kelangkaan ini terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

“Antrian panjang dari SPBE-nya,” ujarnya.

Selain itu, adanya kebijakan baru dari pemerintah juga turut berdampak pada kelangkaan gas LPG 3 kg.

“Betul, sudah tidak boleh ada penjual eceran di warung-warung kecil. Pembelian gas LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi,” imbuhnya.

Esa mengatakan, nantinya pembelian gas LPG 3 kg ini dibagi dua kategori yakni rumah tangga dan usaha mikro.

“Untuk rumah tangga pembelian 1 tabung. Untuk usaha mikro maksimal 2 tabung dengan syarat mendata surat NIB,” jelasnya.

Baca Juga:  Bandung Open Tournament Championship Hari Ketiga, Ada Laga Jeff De Luna vs Alvin Anggito

Sedangkan untuk harga, kata Esa, gas LPG 3 kg di agen resmi dibanderol Rp16.600 per tabung.

“Di pangkalan resmi harga 16.600 per tabung,” tandasnya.

Untuk diketahui, pemerintah melarang pengecer menjual LPG 3 kg dan hanya bisa dibeli langsung di pangkalan atau agen gas resmi.

Pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan pembelian LPG 3 kg hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina mulai 1 Februari 2025.

Kebijakan tersebut diterapkan seiring dengan upaya untuk pemberian subsidi yang tepat sasaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gas LPG gas LPG 3 Kg Kota Bandung langka SPBU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.