Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Sabtu, 4 April 2026 15:15 WIB

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Emak-emak Heboh, Gerakan ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi Tuai Protes

By SusanaKamis, 9 Oktober 2025 10:44 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyita perhatian publik. Melalui program Gerakan Poe Ibu atau Rereongan Sapoe Sarebu, Dedi mengajak masyarakat menyisihkan Rp1.000 per hari sebagai bentuk solidaritas sosial berbasis gotong royong.

Program ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA yang diteken secara elektronik pada 1 Oktober 2025. Gerakan tersebut disebut berlandaskan nilai silih asih, silih asah, silih asuh, kearifan lokal Sunda yang menumbuhkan semangat saling tolong menolong.

Namun, belum sepekan diluncurkan, kebijakan ini justru menuai reaksi keras dari masyarakat, terutama kalangan emak-emak di media sosial.

Emak-emak Protes, Sebut Kebijakan ‘Seribu Sehari’ Tak Masuk Akal

Penolakan terhadap kebijakan donasi Rp1.000 per hari itu ramai di media sosial. Salah satunya muncul lewat unggahan akun TikTok @rakyatjelata503, yang memperlihatkan seorang ibu mengenakan kerudung merah muda menyampaikan kritik pedas.

“Tolak Dedi Mulyadi! Dana desa apalah, seribu per orang lah, kurang ajar! Kelaperan lu ye, udah gak bisa korupsi, otak lu cokway!” ucap sang ibu dalam video tersebut.

Baca Juga:  Gaya Purbaya Diserang Hasan Nasbi: Baku Tikam di Depan Umum Itu Bahaya!

Dalam unggahan itu juga tertulis narasi bernada tudingan:

“Dedi Mulyadi pungli warga Jabar seribu rupiah per hari karena dia juga oligarki udah kelaperan tidak bisa merampok APBD.”

Tak berhenti di situ, video lain dari akun @irna868_pangandaran juga menunjukkan warga yang menolak kebijakan tersebut.

“Teruntuk Bapak Aing Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Euma teu setuju, lieur ieu kebijakan teh. Cabut pokoknamah!” ujar seorang ibu dalam bahasa Sunda, menegaskan ketidaksetujuannya terhadap program Poe Ibu.

Baca Juga:  Krisis Kemanusiaan di Cianjur? Perjuangan Ibu Lansia Rawat Suami dan Anak yang Lumpuh Sendirian

Dedi Mulyadi Klarifikasi: Bukan Pungutan, Tapi Ajak Gotong Royong

Menanggapi berbagai kritik itu, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa Gerakan Poe Ibu bukan pungutan wajib, melainkan ajakan sukarela untuk berbagi.

“Untuk mbak yang baik, tidak ada kebijakan gubernur ngumpulin uang dari anak sekolah atau ASN. Yang ada adalah ajakan untuk membantu sosial,” kata Dedi menanggapi video viral pertama, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (9/10/2025).

Dalam video lain, Dedi juga menjelaskan bahwa pengumpulan uang Rp1.000 tidak diserahkan ke pemerintah provinsi, melainkan dikelola di tingkat lokal.

“Buat eumak yang baik hati, saya tidak mungut uang seribu untuk dikumpulkan ke gubernur. Kalau ASN di Pangandaran mau nyimpen Rp1.000, boleh. Kalau tidak juga tidak apa-apa. Itu nanti jadi kas sosial unit kerja masing-masing,” jelas Dedi.

Baca Juga:  Di Balik Kritik ke Purbaya: Menelisik Sosok Hasan Nasbi

Menkeu Purbaya: Terserah Pemda dan Warganya

Kisruh soal Gerakan Poe Ibu turut menarik perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan bahwa kebijakan donasi Rp1.000 per hari merupakan inisiatif pemerintah daerah (Pemda), bukan kewajiban dari pemerintah pusat.

“Itu terserah kepada Pemda dan terserah kepada warganya,” ujar Purbaya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, pemerintah pusat tidak mewajibkan program donasi semacam itu.

“Dari pemerintah pusat tidak ada kewajiban untuk melakukan itu. Jadi boleh saja kalau mau,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi donasi seribu rupiah Gerakan Poe Ibu jawa barat kebijakan sosial jabar Purbaya Yudhi Sadewa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.