Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Aktif Rabu 12 Agustus 2026 dan Panduan Klaimnya

Rabu, 12 Agustus 2026 06:00 WIB
Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Rabu, 12 Agustus 2026 05:00 WIB

Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat

Rabu, 12 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Aktif Rabu 12 Agustus 2026 dan Panduan Klaimnya
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos
  • Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat
  • Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis Ratusan Ribu Hari Ini, Rabu 12 Agustus 2026: Intip Cara Cepat Tanpa Aplikasi Tambahan!
  • Klaim Skin Senjata dan Bundel Gratis! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Rabu 12 Agustus 2026
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Dorong Pengolahan Mandiri, Setiap RW Pasteur Wajib Punya Fasilitas Sampah Organik

By Putra JuangSabtu, 15 November 2025 10:10 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi berlangsung dinamis ketika Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung memimpin evaluasi kerawanan wilayah.

Mulai dari potensi longsor, banjir, kebakaran, keamanan lingkungan, hingga persoalan sosial dan kesehatan, seluruh isu dibahas tuntas dalam forum terbuka yang dihadiri warga dari berbagai RW.

Farhan menunjukkan data ketinggian wilayah Pasteur yang mencapai 809 meter di atas permukaan laut. 

Angka tersebut menjadikan Pasteur sebagai salah satu area dengan risiko longsor lebih tinggi dibanding banjir.

“Risiko longsor di sini jauh lebih besar dibanding banjir. Beda dengan Cimicrang yang lebih rendah 690 meter di sana genangan air justru lebih sering terjadi,” ucap Farhan, Jumat (15/11/2025).

Beberapa rumah warga dilaporkan berada dekat pohon besar berisiko tumbang, terutama di wilayah RW 8 Jalan Sederhana.

Warga menyampaikan, banjir yang terjadi di kawasan pasar muncul akibat sedimentasi saluran air. 

Laporan pohon tumbang juga datang dari Karangsari dan Perumahan Mode. Sedangkan kejadian kebakaran di Jalan Sukajadi dan gang-gang sempit menambah daftar kerawanan yang perlu diantisipasi.

Sebuah kasus yang menyita perhatian adalah jatuhnya seorang warga ke Sungai Cikal-Induk tiga bulan lalu akibat serangan epilepsi. 

Farhan meminta data lengkap peristiwa tersebut dan memastikan keluarga korban tidak dibiarkan tanpa dukungan.

“Kita harus tahu apa yang harus dilakukan ketika ada kasus seperti ini. Jangan sampai ada warga yang tidak terpantau,” tegasnya.

Isu sampah menjadi salah satu sorotan utama. Farhan menegaskan bahwa sampah organik harus ditangani secara mandiri oleh setiap RW.

“Sampah organik harus selesai 100% di RW. Tidak boleh lagi dikirim keluar,” kata Farhan.

Ia juga memastikan instruksi resmi akan segera dikeluarkan, mengharuskan setiap RW memiliki fasilitas pengolahan organik, baik melalui program Kang Pisman, dukungan kelurahan, atau swadaya.

Laporan mengenai tingginya pencurian motor di area kos-kosan membuat Farhan memberikan instruksi khusus. 

Pemilik kos diwajibkan memasang CCTV yang menghadap area parkir, lengkap dengan signage pengawasan 24 jam.

“Jangan sampai wilayah ini dikenal sebagai zona rawan curanmor,” pintanya.

Data kelurahan menunjukkan 83 warga tidak bekerja atau sekitar 8,5%, lebih tinggi dari rata-rata tingkat pengangguran di Kota Bandung.

Farhan mendorong kelurahan membangun jejaring kerja sama agar warga, khususnya usia produktif, dapat memperoleh peluang bekerja seluas-luasnya.

“Gawe naon wae asal halal. Warga harus dapat kesempatan,” ujarnya.

RW 3 mengusulkan mesin pencacah, pencuci, hingga press sampah agar bank sampah mampu meningkatkan nilai jual material. Farhan menyambut baik usulan itu namun mengingatkan agar tidak menggunakan insinerator.

Warga melaporkan seorang remaja yang kehilangan motivasi sekolah akibat perundungan. Tanpa menunda, Farhan langsung menginstruksikan pendampingan psikososial.

“Ini serius. Tim harus datangi anak itu hari ini juga,” perintahnya.

Farhan meminta kader lebih aktif mendampingi remaja putri, ibu hamil, dan balita untuk mencegah anemia dan risiko kehamilan.

Dari 969 warga, baru 430 yang memiliki BPJS. Keluhan muncul terkait pendaftaran BPJS Nonmandiri yang dinilai menyulitkan.

“BPJS ini kita butuh tapi gemas. Pekerja lepas, guru honorer, harus punya jalur khusus,” kata Farhan.

Ia juga mewajibkan BPJS menggelar sosialisasi rutin.

Data sanitasi menunjukkan 185 rumah masih membuang limbah ke aliran sungai, menghambat target ODF (Open Defecation Free). Farhan meminta rencana aksi konkret dari kelurahan.

Pengeluhan lain datang dari warga terkait aliran PDAM yang hanya hidup pukul 04.00–06.00 dan 16.00–18.00. 

Farhan meminta seluruh kontak PDAM dikumpulkan agar penanganan dapat dilakukan malam itu juga.

Laporan 33 titik lampu jalan yang tidak berfungsi membuat Farhan menginstruksikan perbaikan cepat.

“Malam ini juga cek dan perbaiki. Selesai, langsung kirim foto atau video,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan inspeksi langsung ke RW 4. Farhan mengajak para lurah, RW, dan kader untuk mengecek kondisi riil rumah warga sekaligus memastikan seluruh temuan mendapatkan tindak lanjut.

“Ayo kita bergerak ke RW 4 sekarang. Kita verifikasi langsung di lapangan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung Muhammad Farhan Pasteur sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD

Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.