Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin

Senin, 6 April 2026 15:33 WIB

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Senin, 6 April 2026 15:27 WIB

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

Senin, 6 April 2026 12:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
  • Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
  • Kena Mental Karena Dihujat, Cahaya Mutiara Minta Fauzan Tak Memojokkannya!
  • Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fenomena Baru, Ahli Gizi Soroti Bekal Anak Utamakan Kekinian Dibandingkan Sehat

By SusanaSelasa, 6 Agustus 2024 20:16 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen angkat bicara terkait makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan yang disinyalir mengakibatkan obesitas dan gagal ginjal pada anak.

Makanan dan minuman manis mengandung tinggi kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan anak hingga mengalami obesitas.

Bahkan, belakangan ini marak gangguan ginjal yang menyebabkan anak harus menjalani tindakan cuci darah, yang disinyalir juga disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan.

Perlu diketahui, tingginya kadar gula dalam darah juga dapat menyebabkan anak terkena diabetes. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang ada di ginjal.

Terkait fenomena tersebut, dr. Tan menyoroti terkait peran orang tua dalam memberikan makanan dan minuman pada anak, termasuk pada bekal anak yang saat ini tengah giat dilakukan para orang tua.

“Balik lagi kepada orang tuanya, misal anaknya bawa bekal sekolah, anda bisa liat bekal sekolah kekinian itu warna warni, pakai biskuit yang pake minuman aneka rasa,” ujar dr. Tan, saat dihubungi Selasa (6/8/2024).

Baca Juga:  THR Anak Bukan Sekadar Jajan! Yuk, Kelola dengan Cara Kreatif Ini

dr. Tan juga menyoroti terkait kebiasaan tersebut dengan orang-orang yang memang membuat bekal sederhana namun mengutamakan kesehatan, tetapi malah ujungnya malah dibully.

“Dibandingkan dengan minuman orang-orang sederhana yang bisa membuat bekalnya sendiri, misalnya arem-arem, dibikinkan lemper, lepeut, tapi sekarang justru anak-anak yang diberi makan begitu dibully,” paparnya.

Menurutnya, hal ini menjadi lucu, dimana setiap orang yang pola makannya sehat malah dianggap pelit, miskin, bahkan kejam.

“Jadi ini lucu, orang aneh di Indonesia, orang yang pola makannya sehat, bener, dikata-katain miskin lah, gak punya duit, pelit, ibu yang tidak memberikan susu formula pada anak dibilang kejam, ini kan aneh ya, dari kecil kita tahu bahwa asi yang terbaik. Ibu yang berjuang memberikan asi lalu dikatain mamah yang dibilang pelit sama anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Henry 'Mbah-nya' Para Buaya, Berusia 124 Tahun dan Punya 10 Ribu Anak

Bahkan kata dr. Tan di Indonesia sendiri ada hal yang tidak anormali, dimana ada model kelompok ibu-ibu yang direkrut oleh perusahaan sebagai sales diam-diam.

“Mereka lalu bergerilya di media sosial, dan mereka ini kan konten creator, anak nya diberi susu ini, dipakein produk ini dipamerin, jadi perusahaan sekarang pinter, tidak lagi menggunakan artis, karena bayarannya mahal kan, jadi dipake lah ibu-ibu model gini kan seneng, dikasih aja produk kan mereka happy ya, ini kacau banget,” paparnya.

Selain itu, dr. Tan juga menegaskan bahwa anak dan orang dewasa sekalipun tidak membutuhkan gula tambahan dalam tubuhnya.

Melainkan, katanya, yang dibutuhkan oleh tubuh itu adalah makanan sehari-hari seperti nasi, ubi, kentang, dimana nantinya karbohidrat tersebut akan berubah mendapatkan gula darah pada saat pencernaan.

Baca Juga:  Temukan Tren Terbaru, Ini 5 Rekomendasi Toko Sandal dan Sepatu Terbaik di Bandung

“Anak tidak membutuhkan gula tambahan, kita juga orang dewasa tidak membutuhkan gula tambahan, yang kita butuhkan adalah makanan sehari-hari yang kita butuhkan itu bisa dirubah dengan gula darah, misalnya makan nasi, ubi, singkong, kentang, jagung, talas itu kan karbo, nah karbo-karbo ini dengan pencernaan nanti kita akan mendapatkan gula darah. Jadi kita tidak perlu banyak mengkonsumsi gulanya, gula semakin sedikit dikonsumsi justru semakin baik,” jelasnya.

Adapun terkait solusi dan pencegahan yang dilakukan terkait bahaya konsumsi gula berlebih yaitu kata dr. Tan terletak pada peran orang tua dalam mencotohkan perilaku sehat dalam kesehariannya.

“Orang tua mencotohkan, jadi misalnya bapak nya ngopi, ngeteh bisa kan gak pake gula, jadi kalau masak pake bumbu dapur, pake bumbu rempah jadi ga usah dikasih kecap, saos, kan menu Indonesia semuanya sudah sehat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ahli gizi anak bekal kekinian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.