Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Pemain Persib, Andrew Jung.

Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor

Sabtu, 28 Maret 2026 15:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gagal Jebol Pagar DPRD Jabar, Polisi Pukul Mundur Massa Mahasiswa

By Putra JuangJumat, 23 Agustus 2024 20:54 WIB3 Mins Read
Massa mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lantunan sholawat yang digaungkan aparat kepolisian tidak membuat suasana panas aksi unjuk rasa yang berlangsung di gedung DPRD Jabar mereda, Jumat (23/8/2024).

Berdasarkan pantauan, massa aksi masih bertahan di depan gedung DPRD Jabar hingga pukul 19.50 WIB. Sebelumnya, massa aksi melakukan percobaan penjebolan pagar gedung pada pukul 17.25 WIB, namun percobaan itu tidak membuahkan hasil.

Selain lantunan sholawat, aparat kepolisian juga telah memberikan imbauan kepada demonstran untuk tetap tertib dalam menyuarakan aspirasinya.

Bahkan, aparat kepolisian telah memberikan batas waktu selama 15 menit untuk massa aksi membubarkan diri. Mengingat, aturan sendiri hanya memperbolehkan unjuk rasa dilaksanakan hingga pukul 18.00 WIB.

Namun sayang, imbauan tersebut tidak digubris oleh massa aksi. Mereka pun terus mencoba untuk merobohkan pagar gedung DPRD Jabar.

Melihat tindakan tersebut, aparat kepolisian pun tak tinggal diam. Tembakan water canon beberapa kali diluncurkan aparat kepolisian ke arah massa aksi.

Baca Juga:  Rafael Situmorang ke KDM: Tata Ruang Boleh Ditegakkan, tapi Kunci Suksesnya Ada di Dialog Sosial dan Solusi Usaha

Kendati demikian, hal itu tidak membuat demonstran membubarkan diri. Mereka masih tetap bertahan di area luar gedung DPRD Jabar.

Untuk diketahui, aksi ini ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari beberapa universitas yang tergabung dalam BEM SI Jabar. Aksi ini mereka lakukan dalam rangka menolak RUU Pilkada.

Massa aksi datang dengan memakai almamater yang mewakili kampusnya masing-masing. Seperti Itenas, Polban, Stikes, UPI, UIN, U-Telkom, Unpad, Unisba.

Prema Itenas, Aril mengatakan, aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk mengawal keputusan-keputusan menjelang Pilkada 2024.

Baca Juga:  Banyak Warga Berpenghasilan di Bawah Rp400 Ribu, Rafael Situmorang Soroti Kondisi Ekonomi Pekerja Kecil

“Kekhawatiran kami takutnya malah pendaftaran yang dimundurkan, jadinya dari kami ingin mengawal isu ini,” ucap Aril ditemui disela-sela aksi.

Aril memastikan, kehadiran para demonstran ini tanpa paksaan. Namun mereka bergerak atas dasar kecintaan kepada tanah air.

“Karena disini mahasiswa yang turun ke jalan bukan atas tindakan mereka sendiri, atas keinginan masyarakat untuk menyuarakan hal ini,” ungkapnya.

“Kami ini kaum terpelajar, kaum elit yang pastinya masyarakat ini pengen menyuarakan hal ini,” tambahnya.

Menurutnya, hukum konstitusi sekarang hanya berlaku bagi orang-orang yang berkepentingan saja.

“Karena yang dimana konstitusi hanya mementingkan orang-orang yang penting aja, apalagi keluarga nya saja, bagaimana dengan keluarga,” tandasnya.

Baca Juga:  Disebut Biang Kerok Kericuhan Bandung, Siapa Anarko Sindikalisme dan Apa Tujuannya?

Di sisi lain, BEM Kema Unpad mengeluarkan sejumlah tuntutan dalam aksi ini. Berikut isi tuntutannya:

– Mengutuk dengan tegas segala usaha yang merusak semangat dan esensi reformasi serta melawan segala upaya yang meruntuhkan demokrasi
– Menuntut DPR untuk tunduk pada Putusan MK
– Hilangkan praktik nepotisme dalam lembaga pemerintahan
– Menuntut setiap anggota DPR untuk menjunjung tinggi nilai demokrasi dengan menyuarakan kepentingan rakyat diatas kepentingan partai
– Menuntut Jokowi untuk tidak mengkhianati Demokrasi demi kepentingan keluarga dan kelompoknya
– Menghentikan Intervensi Politik penetapan RUU Pilkada dan RUU Bermasalah Lainnya
– Mengutuk tindakan Represifitas Aparat terhadap Masyarakat Sipil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEM SI Jabar demo DPRD Jabar mahasiswa unjuk rasa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.