Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB

Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada

Jumat, 3 Juli 2026 20:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas

Jumat, 3 Juli 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gas Air Mata Kepung Kampus, IA Unisba Kecam Aparat dan Desak Presiden Investigasi

By SusanaSelasa, 2 September 2025 15:20 WIB2 Mins Read
unisba
Kampus Unisba Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Islam Bandung (IA Unisba) menyampaikan pernyataan sikap terkait insiden penembakan gas air mata oleh aparat keamanan di area kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) pada Senin (1/9/2025)

Dalam rilis resminya, IA Unisba menegaskan kecaman keras atas tindakan represif aparat yang dinilai tidak sejalan dengan arahan Presiden terkait penanganan demonstrasi.

Kecaman Keras terhadap Aparat

IA Unisba menilai aparat keamanan seharusnya mampu membaca situasi positif pasca pernyataan Presiden dan pimpinan partai politik, di mana tensi aksi demonstrasi dinilai sudah mulai mereda.

Namun, penembakan gas air mata ke area kampus Unisba dan Unpas justru dipandang sebagai tindakan provokatif.

“Kami mendesak Presiden untuk melakukan investigasi atas peristiwa ini karena berpotensi merupakan bagian dari proxy provokator,” tegas IA Unisba.

Soroti Pihak Tak Dikenal di Aksi

IA Unisba juga mengungkap adanya informasi mengenai pihak-pihak tak dikenal yang bukan mahasiswa, namun membawa bom molotov dan benda terlarang lainnya di sekitar lokasi.

Hal itu disebut sebagai tindakan melawan hukum dan ancaman bagi demokrasi.

Untuk itu, IA Unisba meminta mahasiswa, aparat, serta masyarakat luas agar bersama-sama mengamankan situasi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Seruan kepada Mahasiswa

Kepada mahasiswa, IA Unisba berpesan untuk tetap menjaga semangat pergerakan dan merawat tradisi kritis kampus.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa tetap bersemangat memperjuangkan suara kebenaran, suara rakyat, dan tidak pernah lelah menyuarakan aspirasi,” tulis pernyataan resmi IA Unisba.

Komitmen Alumni

Sebagai bentuk dukungan, IA Unisba menegaskan akan terus melakukan monitoring di lapangan untuk memastikan mahasiswa Unisba tetap terlindungi dari potensi provokasi maupun tindakan represif yang tidak diinginkan.

Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

All Eyes on Bandung Gas air mata Bandung IA Unisba Pernyataan sikap IA Unisba Ricuh Unisba Unpas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.