Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kamis, 30 April 2026 10:59 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?

Kamis, 30 April 2026 10:03 WIB

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 09:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
  • Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
  • Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Geger! Malaysia Disanksi FIFA dan AFC, Terlibat Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal

By Aga GustianaSenin, 30 Juni 2025 08:38 WIB4 Mins Read
Timnas Malaysia
Timnas Malaysia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia sepak bola Asia dikejutkan oleh keputusan tegas FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang dinilai telah melanggar regulasi naturalisasi pemain.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis serentak dari markas besar FIFA di Zurich dan AFC di Kuala Lumpur, Timnas Malaysia dipastikan menerima sanksi berat akibat penggunaan pemain keturunan yang tidak memenuhi syarat sesuai regulasi FIFA.

Langkah ini secara otomatis menggugurkan keikutsertaan Malaysia dalam sejumlah ajang bergengsi, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia 2027, dan Piala AFF 2026.

Awal Mula Skandal Naturalisasi: Dari Sorotan Media hingga Investigasi Internasional

Kasus ini mulai terkuak awal 2025 setelah media dari Inggris dan Jepang menemukan kejanggalan dalam proses naturalisasi beberapa pemain yang tiba-tiba memperkuat skuad Harimau Malaya. Mereka berasal dari klub-klub Eropa lapis kedua dan disebut-sebut mendapatkan kewarganegaraan Malaysia dalam waktu yang sangat singkat.

Bukti-bukti mengindikasikan bahwa para pemain tersebut tidak memiliki garis keturunan Malaysia dan tidak memenuhi persyaratan domisili minimal lima tahun sebagaimana diatur oleh Pasal 7 Regulasi FIFA.

Pemalsuan Dokumen dan Keturunan Fiktif: Inti Masalah yang Membakar Reputasi FAM

Investigasi lanjutan mengungkap praktik manipulatif dalam proses naturalisasi, termasuk pemalsuan akta keluarga dan penciptaan identitas leluhur palsu. Salah satu kasus yang mencuat adalah pemain Daren J Rizal, yang diklaim memiliki nenek asal Johor—yang ternyata hanyalah fiktif belaka.

Baca Juga:  Momen Emosional! Bojan Hodak Harap Frans Putros Tampil di Piala Dunia

Dokumen-dokumen tersebut diketahui difasilitasi oleh agen internasional yang bekerja sama dengan biro jasa dan oknum dalam negeri.

Daftar Sanksi FIFA dan AFC untuk Sepak Bola Malaysia

Berikut adalah poin-poin sanksi yang dijatuhkan terhadap FAM dan Timnas Malaysia:

  • Diskualifikasi dari semua kompetisi FIFA dan AFC hingga tahun 2027.
  • Pembatalan seluruh hasil pertandingan yang melibatkan pemain keturunan ilegal.
  • Denda sebesar 2 juta USD atau setara Rp 30 miliar.
  • Larangan merekrut pemain keturunan selama lima tahun, kecuali melalui proses verifikasi ganda.
  • Audit menyeluruh terhadap data pemain di seluruh tingkatan organisasi FAM.
  • Pemberhentian sejumlah pejabat FAM, termasuk Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin.

Reaksi Keras Netizen dan Dunia Sepak Bola Asia Tenggara

Media sosial langsung ramai dengan tagar seperti #GoodbyeMalaysiaFootball dan #JusticeForFairPlay. Warganet dari Indonesia hingga Vietnam mengkritik keras pendekatan Malaysia yang dinilai mengandalkan jalur instan.

Baca Juga:  Kasus Naturalisasi Malaysia Memanas, TMJ Khawatir FAM Dihukum Lebih Berat oleh FIFA

“Kalau kami naturalisasi berdasarkan darah dan domisili, mereka hanya beli paspor,” tulis seorang pengguna dari Surabaya.

Mantan pelatih timnas Vietnam menambahkan, “Dari awal saya curiga. Malaysia tidak punya pembinaan yang kuat, tapi mendadak dipenuhi pemain Eropa? Ini hasil instan yang membahayakan ekosistem sepak bola.”

Pemerintah Malaysia Dikecam, FAM Dituding Lakukan Kecurangan Sistematis

Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia pun tak luput dari kritik. Menteri Syed Zahid didesak bertanggung jawab karena dianggap membiarkan proses naturalisasi instan berjalan tanpa kontrol ketat.

Anggota parlemen oposisi bahkan menyerukan audit menyeluruh atas proses pemberian kewarganegaraan kepada atlet dalam dua tahun terakhir.

Dampak Besar: Sponsor Mundur, Akademi Sepi, dan Mimpi Hancur

Sanksi ini memukul keras sepak bola Malaysia. Akademi-akademi lokal kehilangan kepercayaan publik, dan sejumlah sponsor besar—termasuk Petronas dan Air Asia—dilaporkan tengah meninjau kembali dukungan mereka.

Baca Juga:  Sanksi FIFA Mengintai! Bukti Baru Facundo Garces Bikin FAM Kian Sulit Berkelit

Legenda sepak bola nasional, Zainal Abidin Hassan, menyebut ini sebagai “harga mahal dari keserakahan”. Sementara mantan pelatih Timnas U-23 Malaysia mengaku kaget karena banyak pemain bahkan “tidak tahu ibu kota Malaysia.”

Efek Domino di Asia Tenggara: Indonesia Aman, tapi Diingatkan

Menanggapi kasus ini, FIFA mengimbau negara-negara ASEAN seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina untuk mengaudit proses naturalisasi pemain mereka.

Beruntung, Indonesia dinilai aman karena selama ini menjalankan proses legal sesuai regulasi FIFA, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, dengan memprioritaskan garis keturunan dan verifikasi dokumen yang ketat.

Kesimpulan: Era Kegelapan Sepak Bola Malaysia Dimulai

Skandal ini menjadi catatan kelam dalam sejarah olahraga Malaysia. Dengan dilarangnya tampil di ajang internasional hingga 2027, hilangnya sponsor, dan anjloknya reputasi di mata dunia, sepak bola Malaysia kini berada di titik nol.

Ini menjadi peringatan tegas bahwa jalan pintas bukan solusi untuk meraih prestasi. Bagi Harimau Malaya, panggung internasional harus ditinggalkan—untuk sementara, atau mungkin selamanya jika pembenahan tak kunjung dilakukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AFC FIFA Piala Dunia 2026 Sanksi Sepak Bola Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez

Borneo FC Gusur Persib dari Puncak Klasemen Usai Jinakkan Persik di Brawijaya

Ragnar ke Persija, Ole Romeny ke Persib? Skenario ‘Gila’ John Herdman Jelang Piala AFF 2026

Takhta Persib Terancam! Borneo FC OTW Puncak Super League Sore Ini?

Persib vs Borneo FC: Duel Dua Raksasa yang Bikin Liga Tetangga Jadi Terasa Hambar!

Geliat Transfer Persija 2026: Incar Mariano Peralta hingga Goda Wonderkid Persis Solo

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.