Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

Selasa, 16 Juni 2026 14:48 WIB

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Selasa, 16 Juni 2026 14:20 WIB

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Selasa, 16 Juni 2026 14:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!
  • Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia
  • Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran
  • Berusia Hampir 6 Abad, DPRD Ungkap Posisi Strategis Cirebon dalam Sejarah Jawa Barat
  • Strategi Lolos Pengajuan KUR BRI 2026 Rp100 Juta: Panduan Syarat, Langkah Online, dan Simulasi Cicilan Terbaru
  • Farhan Tegaskan Trotoar Bukan Tempat Parkir, Pelanggar akan Ditindak
  • Hilang Misterius 3 Tahun, Perempuan Asal Antapani Ternyata Disekap dan Dianiaya Kekasihnya
  • Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini: Misi Marquez Lampaui Rekor Rossi di Brno
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Geger! Malaysia Disanksi FIFA dan AFC, Terlibat Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal

By Aga GustianaSenin, 30 Juni 2025 08:38 WIB4 Mins Read
Timnas Malaysia
Timnas Malaysia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia sepak bola Asia dikejutkan oleh keputusan tegas FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang dinilai telah melanggar regulasi naturalisasi pemain.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis serentak dari markas besar FIFA di Zurich dan AFC di Kuala Lumpur, Timnas Malaysia dipastikan menerima sanksi berat akibat penggunaan pemain keturunan yang tidak memenuhi syarat sesuai regulasi FIFA.

Langkah ini secara otomatis menggugurkan keikutsertaan Malaysia dalam sejumlah ajang bergengsi, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia 2027, dan Piala AFF 2026.

Awal Mula Skandal Naturalisasi: Dari Sorotan Media hingga Investigasi Internasional

Kasus ini mulai terkuak awal 2025 setelah media dari Inggris dan Jepang menemukan kejanggalan dalam proses naturalisasi beberapa pemain yang tiba-tiba memperkuat skuad Harimau Malaya. Mereka berasal dari klub-klub Eropa lapis kedua dan disebut-sebut mendapatkan kewarganegaraan Malaysia dalam waktu yang sangat singkat.

Bukti-bukti mengindikasikan bahwa para pemain tersebut tidak memiliki garis keturunan Malaysia dan tidak memenuhi persyaratan domisili minimal lima tahun sebagaimana diatur oleh Pasal 7 Regulasi FIFA.

Baca Juga:  Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

Pemalsuan Dokumen dan Keturunan Fiktif: Inti Masalah yang Membakar Reputasi FAM

Investigasi lanjutan mengungkap praktik manipulatif dalam proses naturalisasi, termasuk pemalsuan akta keluarga dan penciptaan identitas leluhur palsu. Salah satu kasus yang mencuat adalah pemain Daren J Rizal, yang diklaim memiliki nenek asal Johor—yang ternyata hanyalah fiktif belaka.

Dokumen-dokumen tersebut diketahui difasilitasi oleh agen internasional yang bekerja sama dengan biro jasa dan oknum dalam negeri.

Daftar Sanksi FIFA dan AFC untuk Sepak Bola Malaysia

Berikut adalah poin-poin sanksi yang dijatuhkan terhadap FAM dan Timnas Malaysia:

  • Diskualifikasi dari semua kompetisi FIFA dan AFC hingga tahun 2027.
  • Pembatalan seluruh hasil pertandingan yang melibatkan pemain keturunan ilegal.
  • Denda sebesar 2 juta USD atau setara Rp 30 miliar.
  • Larangan merekrut pemain keturunan selama lima tahun, kecuali melalui proses verifikasi ganda.
  • Audit menyeluruh terhadap data pemain di seluruh tingkatan organisasi FAM.
  • Pemberhentian sejumlah pejabat FAM, termasuk Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin.

Reaksi Keras Netizen dan Dunia Sepak Bola Asia Tenggara

Baca Juga:  PSSI Disebut Belum Kirim Surat Protes, Arya Sinulingga Sentil Manajemen AFC 

Media sosial langsung ramai dengan tagar seperti #GoodbyeMalaysiaFootball dan #JusticeForFairPlay. Warganet dari Indonesia hingga Vietnam mengkritik keras pendekatan Malaysia yang dinilai mengandalkan jalur instan.

“Kalau kami naturalisasi berdasarkan darah dan domisili, mereka hanya beli paspor,” tulis seorang pengguna dari Surabaya.

Mantan pelatih timnas Vietnam menambahkan, “Dari awal saya curiga. Malaysia tidak punya pembinaan yang kuat, tapi mendadak dipenuhi pemain Eropa? Ini hasil instan yang membahayakan ekosistem sepak bola.”

Pemerintah Malaysia Dikecam, FAM Dituding Lakukan Kecurangan Sistematis

Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia pun tak luput dari kritik. Menteri Syed Zahid didesak bertanggung jawab karena dianggap membiarkan proses naturalisasi instan berjalan tanpa kontrol ketat.

Anggota parlemen oposisi bahkan menyerukan audit menyeluruh atas proses pemberian kewarganegaraan kepada atlet dalam dua tahun terakhir.

Dampak Besar: Sponsor Mundur, Akademi Sepi, dan Mimpi Hancur

Sanksi ini memukul keras sepak bola Malaysia. Akademi-akademi lokal kehilangan kepercayaan publik, dan sejumlah sponsor besar—termasuk Petronas dan Air Asia—dilaporkan tengah meninjau kembali dukungan mereka.

Baca Juga:  3 Negara yang Berani Ambil Langkah Tegas Tinggalkan AFC, Indonesia Berani Tiru?

Legenda sepak bola nasional, Zainal Abidin Hassan, menyebut ini sebagai “harga mahal dari keserakahan”. Sementara mantan pelatih Timnas U-23 Malaysia mengaku kaget karena banyak pemain bahkan “tidak tahu ibu kota Malaysia.”

Efek Domino di Asia Tenggara: Indonesia Aman, tapi Diingatkan

Menanggapi kasus ini, FIFA mengimbau negara-negara ASEAN seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina untuk mengaudit proses naturalisasi pemain mereka.

Beruntung, Indonesia dinilai aman karena selama ini menjalankan proses legal sesuai regulasi FIFA, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, dengan memprioritaskan garis keturunan dan verifikasi dokumen yang ketat.

Kesimpulan: Era Kegelapan Sepak Bola Malaysia Dimulai

Skandal ini menjadi catatan kelam dalam sejarah olahraga Malaysia. Dengan dilarangnya tampil di ajang internasional hingga 2027, hilangnya sponsor, dan anjloknya reputasi di mata dunia, sepak bola Malaysia kini berada di titik nol.

Ini menjadi peringatan tegas bahwa jalan pintas bukan solusi untuk meraih prestasi. Bagi Harimau Malaya, panggung internasional harus ditinggalkan—untuk sementara, atau mungkin selamanya jika pembenahan tak kunjung dilakukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AFC FIFA Piala Dunia 2026 Sanksi Sepak Bola Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

MotoGP

Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini: Misi Marquez Lampaui Rekor Rossi di Brno

Kiper 40 Tahun Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Jadi Pahlawan Tanjung Verde

Geger! Spanyol Tertahan Tim Underdog di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Amunisi Baru Skuad Garuda: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Piala AFF 2026

EROPA TERBUNGKAM! Saat Pembalap Indonesia Hancurkan Kutukan Sirkuit Paling Angker!

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.