bukamata.id – Timnas Spanyol harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).
Meski tampil sangat dominan sepanjang pertandingan, La Furia Roja gagal memaksimalkan berbagai peluang yang mereka ciptakan dan harus mengakui ketangguhan pertahanan disiplin Tanjung Verde.
Hasil ini membuat persaingan di Grup H masih terbuka lebar. Spanyol dituntut segera memperbaiki penyelesaian akhir, sementara Tanjung Verde berhasil mencuri satu poin berharga melawan salah satu kandidat juara dunia.
Spanyol Kuasai Laga, Tanjung Verde Bertahan Rapat
Sejak menit awal, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola mencapai hampir 80 persen. Pasukan Luis de la Fuente terus menekan melalui kombinasi lini tengah yang dikomandoi Rodri dan Pedri.
Namun, Tanjung Verde tampil disiplin dengan blok pertahanan rendah yang menyulitkan Spanyol menembus area berbahaya.
Peluang pertama hadir pada menit ke-13 melalui umpan silang Pedri, namun berhasil dipatahkan bek Pico Lopes.
Spanyol kembali mengancam lewat tendangan voli Marc Cucurella pada menit ke-30, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Vozinha Jadi Tembok Kokoh Tanjung Verde
Tanjung Verde sesekali mencoba melakukan serangan balik. Salah satu peluang datang pada menit ke-37 melalui tembakan jarak jauh Dailon Livramento, namun masih belum menemui sasaran.
Menjelang akhir babak pertama, Spanyol meningkatkan intensitas serangan. Ferran Torres hampir membuka keunggulan pada menit ke-41, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Peluang lanjutan kembali hadir melalui sundulan Mikel Oyarzabal, namun kiper veteran Vozinha tampil luar biasa dengan penyelamatan gemilang.
Vozinha kembali menjadi pahlawan Tanjung Verde dengan menggagalkan beberapa peluang beruntun Spanyol sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Lamine Yamal Masuk, Spanyol Tetap Buntu
Memasuki babak kedua, Spanyol tetap mendominasi jalannya pertandingan. Sundulan Fabian Ruiz pada menit ke-58 masih belum mampu memecah kebuntuan.
Pelatih Luis de la Fuente kemudian memasukkan wonderkid Lamine Yamal pada menit ke-71 untuk menambah daya serang.
Yamal langsung memberi dampak dengan menciptakan sejumlah peluang, termasuk membuka ruang bagi Mikel Merino. Namun, kembali digagalkan oleh penampilan impresif Vozinha.
Tanjung Verde bertahan dengan sangat disiplin, bahkan sesekali mengancam melalui serangan balik cepat.
Peluang Terakhir Gagal, Skor Kacamata Bertahan
Spanyol terus menekan hingga menit akhir pertandingan. Peluang emas datang pada menit ke-89 saat Dani Olmo mengirim umpan kepada Oyarzabal, namun tembakan sang striker diblok secara heroik oleh Pico Lopes tepat di depan gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Spanyol tidak mampu mencetak gol. Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-0.
Tanjung Verde sukses mengamankan satu poin penting berkat pertahanan solid dan performa luar biasa kiper Vozinha.
Susunan Pemain
Spanyol: Unai Simón; Marcos Llorente, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Pedri, Rodri, Fabián Ruiz; Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, Gavi.
Tanjung Verde: Vozinha; Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Jovane Cabral; Kevin Pina, Laros Duarte; Ryan Mendes, Jamiro Monteiro, Sidny Cabral; Dailon Livramento.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










