bukamata.id – Persib Bandung terus melakukan perombakan besar-besaran di bursa transfer 2026/2027. Sembari mendatangkan pemain berkaliber internasional, manajemen Maung Bandung kini dihadapkan pada dilema terkait masa depan sejumlah pilar lama yang nasibnya masih terkatung-katung.
Sejauh ini, manajemen telah meresmikan enam penggawa baru yang kental dengan atmosfer kompetisi kelas wahid. Daftar rekrutan tersebut meliputi Gabriel Mutombo, Sandy Walsh, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, Gakuto Notsuda, serta juru gedor asal Montenegro, Balsa Sekulic.
Langkah agresif ini merupakan respons Persib dalam menyambut agenda super sibuk musim depan. Pangeran Biru dipastikan akan berjibaku di tiga ajang bergengsi sekaligus: Super League, AFC Champions League Two (ACL Two), serta ASEAN Club Championship (ACC).
Nasib Pemain Lama dalam Ketidakpastian
Namun, di balik gemerlap kedatangan pemain asing berlabel Eropa, ada cerita berbeda dari pemain yang sudah lama berseragam biru. Posisi mereka di skuad utama kini terancam oleh kedatangan wajah-wajah baru yang diproyeksikan sebagai tulang punggung tim.
Sebut saja Dimas Drajad. Striker berusia 29 tahun yang masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027 ini justru sempat dipinjamkan ke Malut United usai memulihkan diri dari cedera panjang. Namanya hingga kini belum terlihat dalam proyeksi strategis tim.
Selain Dimas, deretan nama berpengalaman seperti Dedi Kusnandar, Henhen Herdiana, Hamra Hehanussa, hingga Febri Hariyadi pun masih menanti kejelasan peran mereka di bawah arahan pelatih Igor Tolic.
Tak hanya pemain lokal, dua legiun asing, Patricio Matricardi dan Frans Putros, juga berada dalam posisi “menggantung”. Masa kontrak keduanya telah habis sejak Juni 2026, tetapi hingga detik ini, belum ada pernyataan resmi apakah manajemen akan menyodorkan perpanjangan kontrak atau justru melepas mereka secara permanen.
Kode “Kejutan” dari Manajemen
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan bahwa aktivitas transfer musim ini belum sepenuhnya berakhir. Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono, memberikan kode keras bahwa daftar rekrutan masih bisa bertambah.
“Sementara yang bisa kita umumkan (ini), tentunya tidak menutup kemungkinan ada pemain lain. Tapi ya mohon maaf, belum kita sampaikan dulu, tunggu saja kejutan berikutnya,” ungkap Kuswara.
Ia menegaskan bahwa seluruh pergerakan di bursa transfer dilakukan berdasarkan kebutuhan taktis tim pelatih. Siapa pun yang nantinya bertahan atau didatangkan, semuanya adalah bagian dari puzzle yang dirancang Igor Tolic untuk menghadapi persaingan sengit musim depan.
“Tapi yang penting, semua yang dikontrak itu maupun yang dipertahankan adalah tentunya sesuai dengan skema yang akan diolah oleh tim pelatih,” pungkasnya.
Kini, Bobotoh hanya bisa menunggu keputusan final. Dengan kedalaman skuad yang semakin kompetitif, manajemen harus segera mengambil langkah cepat sebelum kompetisi resmi digulirkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









