bukamata.id – Sebuah pemandangan menarik terlihat di sela prosesi wisuda Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) pada Rabu (15/4/2026). Di antara ribuan wisudawan, tampak sosok gelandang andalan Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, dan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang resmi mengakhiri masa studinya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).
Meski memiliki kesibukan yang sangat kontras—satu berjibaku di lapangan hijau dan satu lagi mengurus birokrasi daerah—keduanya berhasil membuktikan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.
Perjuangan Beckham: Kirim Tugas di Tengah Jadwal Pertandingan
Bagi “Etam”, sapaan akrab Beckham, menyeimbangkan karier sepak bola profesional dengan bangku kuliah adalah tantangan fisik dan mental yang luar biasa. Ia mengaku harus disiplin mengatur waktu, terutama saat tim harus bertandang ke luar kota untuk melakoni laga away.
Dukungan dosen pembimbing menjadi faktor kunci bagi pemain berusia 24 tahun ini dalam menyelesaikan skripsi yang fokus pada kajian di kecamatan asalnya.
“Alhamdulillah wisuda hari ini berjalan lancar, ini penantian panjang juga buat saya apalagi tidak mudah buat saya di tengah kesibukan sebagai pemain,” tutur Beckham dengan nada lega usai seremoni.
Keinginan belajarnya pun tak berhenti di sini. Beckham memberikan sinyal kuat bahwa ia akan segera menempuh jenjang S2 demi masa depannya setelah gantung sepatu nanti.
“Ya tidak mudah juga buat saya, karena harus membagi waktu buat kesibukan. Lumayan lama lah menyusun skripsinya, karena kan saya juga enggak di Bandung terus, kadang harus tanding away, nah saya selalu komunikasi dengan dosen pembimbing,” tambahnya.
Strategi Jeje Ritchie: Kuliah Online Demi Bandung Barat
Kebahagiaan serupa terpancar dari wajah Jeje Ritchie Ismail. Sebagai seorang Bupati, Jeje memilih jalur kuliah non-reguler secara daring agar tugas-tugas kenegaraan tidak terbengkalai. Menariknya, skripsi yang ia susun sangat relevan dengan jabatan yang ia emban saat ini.
“Alhamdulillah hari ini saya diwisuda, lulus dari jurusan Ilmu Pemerintahan Unjani. Saya kuliahnya online, karena bukan reguler. Skripsinya terkait kebijakan penanganan bencana di Bandung Barat,” ungkap Jeje.
Rektor Unjani, Agus Subagyo, mengapresiasi semangat para wisudawan, termasuk para figur publik yang tetap konsisten menyelesaikan studi meski memiliki tanggung jawab besar di masyarakat.
“Kalau secara umum kalau yang di wisuda hari ini itu 1.810. Untuk lulusannya sendiri sebenarnya kita 2.100-an, tapi memang tidak semua yang lulus itu mengikuti wisuda karena ada beberapa program studi profesi seperti dokter, apoteker dan sebagainya itu memang kita tidak wajibkan untuk mengikuti wisuda,” pungkas Agus.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










