Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Coba! 4 Kupat Tahu Enak di Bandung, Cocok untuk Sarapan hingga Kuliner Malam

Senin, 28 September 2026 06:00 WIB

Bikin Ngiler! 4 Rekomendasi Ayam Bakar Bandung 2026, Ada Taliwang hingga Kalasan

Senin, 28 September 2026 03:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Senin, 28 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Coba! 4 Kupat Tahu Enak di Bandung, Cocok untuk Sarapan hingga Kuliner Malam
  • Bikin Ngiler! 4 Rekomendasi Ayam Bakar Bandung 2026, Ada Taliwang hingga Kalasan
  • Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelar Rembug Bedas, Bupati Bandung Turun Langsung Serap Aspirasi Masyarakat

By SusanaKamis, 14 Maret 2024 14:00 WIB4 Mins Read
Bupati Bandung Dadang Supriatna. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sambil ngabuburit, Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Rembug Bedas ke-90 dan ke-91 di Aula Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang dan Desa Jatisari Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2024).

Pelaksanaan Rembug Bedas kali ini merupakan kegiatan Rembug Bedas pertama di bulan Ramadhan 1445 H.

Diketahui, Rembug Bedas merupakan ajang silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat untuk berdialog tentang kebijakan, program, permasalahan, sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Dadang Supriatna yang didampingi Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna dan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung.

Saking antusiasnya warga yang ingin bertemu dengan Bupati Dadang Supriatna, arus lalu lintas Jalan Ciluncat sempat mengalami macet total akibat kerumunan warga yang ingin menyambut bupati.

Berbagai lapisan masyarakat mulai dari Ketua RT, Ketua RW, PKK, Posyandu, LPMD, Perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat, guru ngaji, tokoh pemuda, ormas maupun organisasi kepemudaan turut menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Kepala Desa Ciluncat, H Dadan Dahyana mengatakan ia dan warga Desa Ciluncat sangat gembira dengan kehadiran Bupati Dadang Supriatna di desa mereka.

Dadan mengungkapkan sudah sejak lama warga menantikan kehadiran Bupati Bandung di Desa Ciluncat untuk menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung.

Baca Juga:  Jelang Daftar ke KPU, Pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb Gelar Deklarasi Rakyat Bedas

“Terima kasih Pak Bupati sudah hadir di Desa Ciluncat. Kami sangat berterima kasih atas berbagai programnya yang luar biasa dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujar Dadan seraya disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.

Dadan menyebut berbagai program seperti program pemberian insentif guru ngaji, RT/RW, linmas, kartu tani, hingga program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan, betul-betul sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya membandingkan dari Bupati ke Bupati, baru Pak Dadang Supriatna yang perhatiannya sangat terasa oleh masyarakat. Kami mendoakan Pak Bupati agar kembali mendapat amanah masyarakat di 2024,” ujar Dadan yang juga mantan birokrat ini.

Pada kesempatan yang sama, sejumlah warga pun menyampaikan ungkapan terima kasih dan harapan-harapannya kepada Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Selain itu, ada pula yang mengeluhkan soal minimnya fasilitas sekolah, yang langsung direspon bupati dengan memberikan bantuan CSR.

“Program-program Pak Bupati sangat terasa manfaatnya oleh kami. Karaos pisan. Kami berharap program-program yang berpihak kepada masyarakat ini dilanjutkan. Semoga Pak Bupati terpilih kembali di Pilkada 2024,” ujar tokoh masyarakat Ciluncat, Ustadz Aye.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari H. Dayat Hidayat mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung dan rombongan. Ia pun mengapresiasi Desa Jatisari mendapatkan kesempatan melaksanakan Rembug Bedas.

Pada kesempatan tersebut, seorang warga bernama Hamdan di Desa Jatisari Kutawaringin, juga turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Rembug Bedas tersebut.

Baca Juga:  Pemprov Cuek, Pemkab Bandung Siap Gelontorkan Anggaran untuk Pembangunan SMAN di Cimenyan

“Pelaksanaan Rembug Bedas ini sangat luar biasa, karena para pejabat turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan program-program Pak Bupati Bandung. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat umum,” katanya.

Hamdan juga turut mempertanyakan regulasi dan persyaratan yang mendapatkan program insentif guru ngaji. Karena, masih ada guru ngaji di Desa Jatisari yang belum mendapatkan program tersebut.

Selain itu, warga Desa Jatisari lainnya, Rudi mempertanyakan terkait program unggulan atau program prioritas Bupati Bandung, khususnya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, karena masih ada warga yang belum tahu.

Disisi lain, Ketua RW di Desa Jatisari, Agus Hendrayana menginformasikan kondisi jalan rusak di Desa Jatisari.

“Saya minta kepada pemerintah untuk mendahulukan perbaikan jalan desa di Desa Jatisari,” katanya.

Atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, Kang DS langsung merespon diantaranya berkaitan dengan harapan masyarakat untuk perbaikan jalan di Desa Jatisari.

Di Desa Jatisari sepanjang 4 km masih rusak, dan diharapkan bisa diperbaiki secara bertahap.

“Kumaha caranya, jalan harus diperbaiki. Minimal bisa diperbaiki secara bertahap sepanjang 1 sampai 2,5 km dulu,” katanya.

Terkait dengan pertanyaan warga tentang insentif guru ngaji, Kang DS mengatakan bahwa Pemkab Bandung sudah menyiapkan kuota untuk 17.000 guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Bandung Resmikan Ki Pinter Bedas

“Kriteria guru ngaji ini, yaitu memiliki kemampuan dan tidak terikat pendidikan formal. Mendapatkan insentif Rp 350.000/bulan, dan kartu BPJS Kesehatan untuk empat orang anggota keluarga. Disaat guru ngaji meninggal dunia, keluarganya mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta. Itu manfaatnya BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Kemudian, Kang DS mengungkapkan Pemkab Bandung sudah menerima 305 penghargaan selama 2 tahun 10 bulan dirinya menjadi Bupati Bandung.

Kang DS pun turut menjelaskan tentang pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, sebagaimana yang diungkapkan warga. Tujuannya, untuk memberantas bank emok.

“Bank emok ini merusak karakter masyarakat karena bunganya 28 persen per bulan. Kalau ini dibiarkan bahaya bagi masyarakat,” katanya.

Kang DS mengatakan, program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Kang DS memaparkan terkait Pemkab Bandung memprogramkan 88.000 petani di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan hibah. Sebelumnya, Pemkab Bandung sudah menggelontorkan anggaran hibah Rp 25 miliar untuk 50.000 petani, dan sisanya 33.000 petani lagi akan mendapatkan program hibah secara bertahap.

“Diharapkan kedepannya bisa dianggarkan lagi sebesar Rp 40 miliar untuk pemberian hibah kepada 88.000 petani di Kabupaten Bandung,” katanya.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Bandung Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.