Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelaran Terakhir 2024, Pasar Pasisian Leuweung Jadi Model Pemberdayaan Ekonomi dan Wisata Jabar

By SusanaSenin, 23 Desember 2024 22:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar Pasisian Leuweung yang digelar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kabupaten Bandung, menjadi acara penutup yang membanggakan di penghujung tahun 2024.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dan Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz MP. Keduanya memberikan apresiasi atas keberhasilan pasar ini yang kini menjadi model pemberdayaan ekonomi dan pariwisata.

“Ini adalah gelaran ke-24 tahun 2024, sekaligus penutupan. Alhamdulillah, Pak Sekjen menyampaikan bahwa program ini akan direplikasi di provinsi lain. Hasil dari rakyat untuk rakyat seperti ini semakin mendekatkan produk lokal kepada konsumen,” ujar Bey Machmudin setelah menghadiri acara pada Minggu (22/12/2024).

Pasar Pasisian Leuweung menampilkan produk hasil hutan terbaik, kuliner UMKM, kerajinan unik, serta edukasi tentang hutan. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

Bey Machmudin juga mendorong pengembangan ekspor produk unggulan, seperti teh yang sudah diekspor ke Singapura melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Kami akan atur agar ekspornya lebih rutin dan langsung dari Bandara Kertajati,” tambahnya.

Bey juga menekankan bahwa Pasar Pasisian Leuweung bukan hanya pusat ekonomi rakyat, tetapi juga destinasi wisata yang menarik. “Setelah jalan pagi, masyarakat bisa berkumpul menikmati kuliner khas daerah. Ini sangat baik sebagai tempat wisata dan interaksi sosial,” ujar Bey.

Model Pemberdayaan Masyarakat melalui Pasar Fisik dan Digital

Mahfudz MP menilai konsep Pasar Pasisian Leuweung yang menggabungkan pasar fisik dan digital sebagai model pemberdayaan masyarakat yang luar biasa, terutama dalam mengelola kawasan hutan.

“Kami akan terus mengembangkan program ini di daerah lain,” kata Mahfudz.

Ia juga mengapresiasi 10 komoditas unggulan petani Jabar, seperti kopi, aren, dan mangga gincu, yang mulai menembus pasar ekspor. “Petani muda Jabar mulai bergerak, dengan kombinasi pasar fisik dan digital. Ini adalah contoh baik yang bisa diterapkan di daerah lain,” tambahnya.

Pasar Pasisian Leuweung juga menawarkan berbagai daya tarik wisata, seperti rusa, Goa Jepang, dan program edukasi hutan. Dengan dukungan kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, konsep ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan kawasan wisata berbasis ekonomi rakyat yang dapat diperluas ke berbagai wilayah.

“Kombinasi pasar dan pariwisata ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas, baik di Jawa maupun luar Jawa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kementerian Kehutanan Mahfudz MP Pasar Pasisian Leuweung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.