Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Prancis vs Pantai Gading: Mbappe Siap Pimpin Les Bleus di Nantes

Kamis, 4 Juni 2026 15:00 WIB

Betrand Peto Ungkap Kenangan Pahit, Bela Ruben Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah

Kamis, 4 Juni 2026 14:40 WIB

Bursa Transfer Panas, Persib Bandung Mulai Bergerak Diam-Diam

Kamis, 4 Juni 2026 14:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Prancis vs Pantai Gading: Mbappe Siap Pimpin Les Bleus di Nantes
  • Betrand Peto Ungkap Kenangan Pahit, Bela Ruben Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah
  • Bursa Transfer Panas, Persib Bandung Mulai Bergerak Diam-Diam
  • Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana
  • Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu
  • Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah
  • Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren
  • Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelaran Terakhir 2024, Pasar Pasisian Leuweung Jadi Model Pemberdayaan Ekonomi dan Wisata Jabar

By SusanaSenin, 23 Desember 2024 22:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar Pasisian Leuweung yang digelar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kabupaten Bandung, menjadi acara penutup yang membanggakan di penghujung tahun 2024.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dan Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz MP. Keduanya memberikan apresiasi atas keberhasilan pasar ini yang kini menjadi model pemberdayaan ekonomi dan pariwisata.

“Ini adalah gelaran ke-24 tahun 2024, sekaligus penutupan. Alhamdulillah, Pak Sekjen menyampaikan bahwa program ini akan direplikasi di provinsi lain. Hasil dari rakyat untuk rakyat seperti ini semakin mendekatkan produk lokal kepada konsumen,” ujar Bey Machmudin setelah menghadiri acara pada Minggu (22/12/2024).

Pasar Pasisian Leuweung menampilkan produk hasil hutan terbaik, kuliner UMKM, kerajinan unik, serta edukasi tentang hutan. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pagar Laut PT TRPN di Bekasi Dibongkar, Pemprov Jabar Evaluasi Kerja Sama

Bey Machmudin juga mendorong pengembangan ekspor produk unggulan, seperti teh yang sudah diekspor ke Singapura melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Kami akan atur agar ekspornya lebih rutin dan langsung dari Bandara Kertajati,” tambahnya.

Bey juga menekankan bahwa Pasar Pasisian Leuweung bukan hanya pusat ekonomi rakyat, tetapi juga destinasi wisata yang menarik. “Setelah jalan pagi, masyarakat bisa berkumpul menikmati kuliner khas daerah. Ini sangat baik sebagai tempat wisata dan interaksi sosial,” ujar Bey.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Model Pemberdayaan Masyarakat melalui Pasar Fisik dan Digital

Mahfudz MP menilai konsep Pasar Pasisian Leuweung yang menggabungkan pasar fisik dan digital sebagai model pemberdayaan masyarakat yang luar biasa, terutama dalam mengelola kawasan hutan.

“Kami akan terus mengembangkan program ini di daerah lain,” kata Mahfudz.

Ia juga mengapresiasi 10 komoditas unggulan petani Jabar, seperti kopi, aren, dan mangga gincu, yang mulai menembus pasar ekspor. “Petani muda Jabar mulai bergerak, dengan kombinasi pasar fisik dan digital. Ini adalah contoh baik yang bisa diterapkan di daerah lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Cek Arus Kendaraan Natal, Gubernur-Kapolda Jabar-Pangdam Siliwangi Kendarai Motor ke Puncak

Pasar Pasisian Leuweung juga menawarkan berbagai daya tarik wisata, seperti rusa, Goa Jepang, dan program edukasi hutan. Dengan dukungan kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, konsep ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan kawasan wisata berbasis ekonomi rakyat yang dapat diperluas ke berbagai wilayah.

“Kombinasi pasar dan pariwisata ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas, baik di Jawa maupun luar Jawa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kementerian Kehutanan Mahfudz MP Pasar Pasisian Leuweung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi

Rupiah Tembus Batas Psikologis Rp18.000 per Dolar AS, Sinyal Waspada Bagi Ekonomi Nasional

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.