Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:24 WIB

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:21 WIB

Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelaran Terakhir 2024, Pasar Pasisian Leuweung Jadi Model Pemberdayaan Ekonomi dan Wisata Jabar

By SusanaSenin, 23 Desember 2024 22:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar Pasisian Leuweung yang digelar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kabupaten Bandung, menjadi acara penutup yang membanggakan di penghujung tahun 2024.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dan Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz MP. Keduanya memberikan apresiasi atas keberhasilan pasar ini yang kini menjadi model pemberdayaan ekonomi dan pariwisata.

“Ini adalah gelaran ke-24 tahun 2024, sekaligus penutupan. Alhamdulillah, Pak Sekjen menyampaikan bahwa program ini akan direplikasi di provinsi lain. Hasil dari rakyat untuk rakyat seperti ini semakin mendekatkan produk lokal kepada konsumen,” ujar Bey Machmudin setelah menghadiri acara pada Minggu (22/12/2024).

Pasar Pasisian Leuweung menampilkan produk hasil hutan terbaik, kuliner UMKM, kerajinan unik, serta edukasi tentang hutan. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Bey Machmudin Instruksikan TPID Masifkan Gerakan Pangan Murah

Bey Machmudin juga mendorong pengembangan ekspor produk unggulan, seperti teh yang sudah diekspor ke Singapura melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Kami akan atur agar ekspornya lebih rutin dan langsung dari Bandara Kertajati,” tambahnya.

Bey juga menekankan bahwa Pasar Pasisian Leuweung bukan hanya pusat ekonomi rakyat, tetapi juga destinasi wisata yang menarik. “Setelah jalan pagi, masyarakat bisa berkumpul menikmati kuliner khas daerah. Ini sangat baik sebagai tempat wisata dan interaksi sosial,” ujar Bey.

Baca Juga:  Lantik Tiga Pejabat Daerah, Bey Singgung ASN di Pemilu 2024

Model Pemberdayaan Masyarakat melalui Pasar Fisik dan Digital

Mahfudz MP menilai konsep Pasar Pasisian Leuweung yang menggabungkan pasar fisik dan digital sebagai model pemberdayaan masyarakat yang luar biasa, terutama dalam mengelola kawasan hutan.

“Kami akan terus mengembangkan program ini di daerah lain,” kata Mahfudz.

Ia juga mengapresiasi 10 komoditas unggulan petani Jabar, seperti kopi, aren, dan mangga gincu, yang mulai menembus pasar ekspor. “Petani muda Jabar mulai bergerak, dengan kombinasi pasar fisik dan digital. Ini adalah contoh baik yang bisa diterapkan di daerah lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Subang, Bey Tunggu Hasil Investigasi soal Penambahan Infrastruktur Jalan

Pasar Pasisian Leuweung juga menawarkan berbagai daya tarik wisata, seperti rusa, Goa Jepang, dan program edukasi hutan. Dengan dukungan kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, konsep ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan kawasan wisata berbasis ekonomi rakyat yang dapat diperluas ke berbagai wilayah.

“Kombinasi pasar dan pariwisata ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas, baik di Jawa maupun luar Jawa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.