Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Sabtu, 19 September 2026 07:23 WIB

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Sabtu, 19 September 2026 06:00 WIB

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gempa M 4,8 Guncang Jember: Getaran Terasa Hingga Malang dan Bali

By Aga GustianaSelasa, 26 Mei 2026 18:02 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gempa
ilustrasi gempa bumi. (Foto: Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Jawa Timur kembali diguncang aktivitas tektonik pada Selasa sore (26/5/2026). Gempa berkekuatan magnitudo 4,8 mengejutkan warga di pesisir Tenggara Jember tepat pada pukul 15.39 WIB.

Berdasarkan analisis terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di laut pada koordinat 9,07° LS dan 113,82° BT, atau sekitar 99 kilometer arah Tenggara Kota Jember. Dengan kedalaman hanya 14 kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal yang dipicu oleh deformasi batuan di dalam lempeng bumi.

Pola Pergerakan Strike-Slip

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa mekanisme sumber gempa ini menunjukkan pola pergerakan geser horizontal atau strike-slip. Meski kekuatannya menengah, guncangan merambat cukup luas hingga dirasakan di berbagai daerah dengan intensitas yang bervariasi.

Guncangan paling kuat tercatat di Kabupaten Jember dengan skala IV MMI. Pada skala ini, warga yang berada di dalam ruangan akan merasakan getaran yang cukup nyata. Sementara itu, di Banyuwangi, getaran tercatat pada skala III hingga IV MMI.

Baca Juga:  BMKG Jelaskan Penyebab Udara Pagi di Bandung Raya Terasa Lebih Dingin

Suasana serupa dialami warga di Bondowoso, Kuta Selatan, hingga Kota Malang, di mana skala intensitas III MMI membuat warga merasakan getaran seolah ada truk besar yang melintas di depan rumah. Guncangan yang lebih lembut (skala II-III MMI) juga dilaporkan sempat menyapa warga Denpasar, Blitar, dan Trenggalek.

Baca Juga:  Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

Warga Berbagi Cerita

Meskipun BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, dampaknya cukup membuat warga waspada. Widi (53), seorang warga di kawasan Dalung Permai, Kabupaten Badung, menuturkan pengalamannya saat gempa terjadi.

Baca Juga:  2024 Jadi Tahun Terpanas di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

Saat sedang bersantai di ruang tamu, ia mendadak merasakan ayunan halus. “Ya, tadi saya merasakan ada sedikit getaran halus,” ujarnya singkat.

Hingga laporan ini diturunkan pada pukul 15.55 WIB, pihak BMKG menyatakan belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu memantau informasi resmi dari kanal-kanal komunikasi BMKG serta tidak terpengaruh oleh berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG gempa bumi Jawa Timur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.