Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Sabtu, 11 April 2026 12:19 WIB

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Sabtu, 11 April 2026 11:23 WIB

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Sabtu, 11 April 2026 10:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban
  • Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?
  • Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai
  • Bojan Hodak Punya Senjata Rahasia? Intip Rekor Pertemuan Persib vs Bali United yang Kini Berubah Drastis
  • Update Tunjangan Guru 2026: Skema Transfer Langsung Cair Bulan Ini, Berikut Daftar Penerimanya
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan: Masih Kokoh di Level Tertinggi, Cek Rinciannya Sebelum Investasi!
  • Update! Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin M1014 dan Bundle Eksklusif Sekarang
  • Murojaah di Sela Pasien: Kisah dr. Hasan, Spesialis Onkologi Penjaga Al-Qur’an
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

By Aga GustianaSabtu, 11 April 2026 10:48 WIB2 Mins Read
Serangan udara Israel. ANTARA/Xinhua
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan diplomatik di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Pemerintah Pakistan melontarkan kecaman keras terhadap agresi militer Israel di Lebanon. Di tengah upaya Islamabad menjadi mediator perdamaian, serangan udara Israel justru dinilai sebagai upaya penghancuran kemanusiaan secara sistematis.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, secara terbuka menyebut aksi militer tersebut sebagai bentuk genosida. Pernyataan ini muncul saat Pakistan tengah sibuk memfasilitasi dialog tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran.

Kecaman Keras Khawaja Asif

Melalui platform media sosial X, Asif mengungkapkan kemarahannya atas ketidakmampuan diplomasi menghentikan jatuhnya korban sipil. Ia tidak segan-segan menggunakan kata-kata tajam untuk menggambarkan situasi di lapangan.

“Israel itu jahat dan kutukan bagi umat manusia, sementara perundingan damai sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang dilakukan di Lebanon,” tulis Asif (9/4/2026).

Baca Juga:  Rumor Netanyahu Tewas Mencuat: Keheningan Otoritas Israel dan Kejanggalan di Tel Aviv Jadi Sorotan

Kekecewaan ini didasari atas terus berlanjutnya pertumpahan darah yang kini meluas dari Gaza hingga ke wilayah Lebanon.

“Warga sipil tidak bersalah dibunuh oleh Israel, pertama Gaza, kemudian Iran, dan sekarang Lebanon, pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti,” tambahnya.

Baca Juga:  Tak Terima Dikeluarkan dari Grup WA, Pria Ini Tembak Admin Hingga Tewas

Negara “Kanker” dan Kegagalan Gencatan Senjata

Lebih jauh, Asif menggambarkan eksistensi Israel sebagai pemicu ketidakstabilan global yang destruktif. Dalam nada yang emosional, ia juga menyentuh sejarah pembentukan negara tersebut di tanah Palestina.

“Saya berharap dan berdoa agar orang-orang yang menciptakan negara kanker ini di tanah Palestina, yang bertujuan untuk menyingkirkan orang-orang Yahudi di Eropa, terbakar di neraka,” tegas Asif.

Komentar pedas ini muncul bukan tanpa alasan. Hanya dalam hitungan hari sejak serangan udara diintensifkan pada Rabu (8/4), korban jiwa dilaporkan mencapai sedikitnya 303 orang, dengan lebih dari 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga:  Rudal Israel Hantam Kantor Stasiun TV Pemerintah Iran, Siaran Langsung Terputus

Sengketa Diplomasi: Gencatan Senjata yang Simpang Siur

Ironisnya, serangan ini terjadi di tengah klaim Pakistan mengenai kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran yang seharusnya turut mencakup wilayah Lebanon. Namun, skenario perdamaian ini pecah setelah Israel dan Amerika Serikat membantah bahwa perjanjian tersebut berlaku untuk front Lebanon.

Saat ini, Pakistan masih berupaya keras mempertahankan posisinya sebagai mediator utama di Islamabad, meski tantangan di lapangan semakin berdarah dan tak menentu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional Genosida Lebanon Khawaja Muhammad Asif Konflik Israel Lebanon Pakistan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.