Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Terima Dikeluarkan dari Grup WA, Pria Ini Tembak Admin Hingga Tewas

By Aga GustianaSenin, 17 Maret 2025 16:42 WIB2 Mins Read
ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan. (iStockphoto/sqback).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden tragis terjadi di Peshawar, Pakistan, di mana seorang pria nekat menembak admin grup WhatsApp hingga tewas setelah merasa diremehkan karena dikeluarkan dari grup tersebut.

Peristiwa ini berlangsung pada 7 Maret 2025 di ibu kota Khyber Pakhtunkhwa, wilayah yang berbatasan langsung dengan Afghanistan.

Dilansir dari India Today, pelaku yang telah diidentifikasi sebagai Ashfaq Khan, didakwa atas pembunuhan Mushtaq Ahmed, admin grup WhatsApp yang menjadi korban.

Perselisihan berawal ketika Mushtaq mengeluarkan Ashfaq dari grup setelah keduanya terlibat pertengkaran. Meski telah sepakat untuk bertemu dan berdamai, pertemuan justru berakhir dengan tragedi. Ashfaq datang dengan membawa pistol dan langsung menembak Mushtaq hingga tewas di tempat.

Baca Juga:  Fitur Baru, WhatsApp Kini Bisa Kirim Pesan ke Aplikasi Lain

Menurut pihak kepolisian, motif utama pembunuhan ini adalah kemarahan Ashfaq yang merasa tersinggung karena dikeluarkan dari grup WhatsApp.

Saudara laki-laki korban, Humayun Khan, mengungkapkan bahwa ia berada di lokasi kejadian tetapi awalnya tidak mengetahui adanya perselisihan antara Mushtaq dan Ashfaq.

Baca Juga:  Biar Masyarakat Tak Lupa, Bapenda Jabar Ingatkan Tunggakan Pajak via WhatsApp

“Saudara saya, Mushtaq, dan Ashfaq memiliki perbedaan pendapat di grup WhatsApp. Akibatnya, Mushtaq menghapus grup tersebut. Ashfaq yang marah langsung menembaknya hingga tewas,” ujar Humayun kepada Arab News.

Ia menambahkan bahwa keluarganya tidak mengetahui adanya perselisihan sebelum tragedi ini terjadi.

Baca Juga:  Meta AI Hadir di WhatsApp, Begini Cara Pakainya

Petugas kepolisian setempat, Abid Khan, mengonfirmasi bahwa Humayun telah mengajukan laporan pengaduan terhadap Ashfaq. Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran.

“Kami telah mengidentifikasi pelaku dan sedang berupaya menangkapnya sesegera mungkin,”ujar Abid Khan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

WhatsApp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.