Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare di Subang Dukung Swasembada Pangan 2025

By Putra JuangSelasa, 21 Januari 2025 19:15 WIB2 Mins Read
Launching Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Serentak di Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. (Foto: Rizal FS)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menghadiri acara peluncuran Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare, di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Selasa (21/1/2025).

Program ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional untuk mendukung swasembada pangan, khususnya jagung, sesuai dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Peluncuran di Kabupaten Subang dimulai dengan pemanfaatan lahan seluas 13 hektare sebagai proyek percontohan. Program ini diharapkan menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Gerakan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan pada 2025.

Baca Juga:  Hanya Depok dan Subang yang Penuhi Kriteria Kenaikan Upah Minimum Sektoral 2025

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat menjadi harapan besar dalam menghadapi tantangan krisis pangan global.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi kepada Kepolisian RI yang turut aktif dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

“Bapak Presiden menekankan pentingnya percepatan swasembada, khususnya untuk padi dan jagung, mengingat dunia tengah menghadapi tantangan krisis pangan dan energi. Program ini adalah langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi,” ucap Andi.

Baca Juga:  Banjir Bandang Cirebon Rendam 8 Desa, 2.430 Jiwa dan 606 Rumah Terdampak

Andi juga menyoroti fakta bahwa 21 persen penduduk Indonesia masih mengalami stunting akibat kekurangan gizi. Oleh karena itu, Presiden menetapkan prioritas utama lima tahun ke depan, yaitu swasembada jagung, penyediaan pangan bergizi, pengembangan biofuel, dan hilirisasi produk pertanian.

“Target 1 juta hektare jagung ini sangat strategis. Jika berhasil, kita dapat menghasilkan tambahan 5–7 juta ton produksi per tahun, bahkan (memungkinkan) surplus untuk ekspor,” ungkapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ini.

Baca Juga:  Bey Machmudin Targetkan Kota Bandung Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah di Jabar

“Kami memiliki tanggung jawab untuk merealisasikan target 1 juta hektare lahan jagung dalam setahun. Pada kuartal pertama, kami menargetkan 300 ribu hektare, dengan menggunakan inovasi benih unggul yang mampu meningkatkan produktivitas hingga 18–20 ton per hektare,” katanya.

Gerakan ini juga mendukung pengembangan ekosistem pangan bergizi gratis. Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, meningkatkan perekonomian desa, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami optimistis, melalui program ini, perputaran ekonomi desa dapat meningkat dari Rp1 miliar menjadi Rp8–10 miliar,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kabupaten Subang Penanaman Jagung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.