Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gerindra Beri Tiket Dhani Wirianata Maju di Bandung, Pengamat Sayangkan Penunjukkan Lewat Kedekatan

By SusanaMinggu, 21 Juli 2024 22:25 WIB3 Mins Read
Dhani Wirianata. (Foto: Instagram @dhaniwirianata)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Yusa Djuyandi turut menanggapi keputusan Partai Gerindra yang memberikan tiket Wali Kota Bandung kepada Ridwan Dhani Wirianata.

Diketahui, sebelumnya nama Dhani Wirianata tidak muncul dalam penjaringan calon kepala daerah (cakada) yang digelar DPC Gerindra Kota Bandung.

Kini, suara tersebut muncul lantaran faktor Dhani yang dekat dengan elite Gerindra. Dimana, Dhani Wirianata merupakan mantan Asisten Pribadi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut, Yusa mengatakan demokrasi itu dibangun bukan karena kedekatan dengan elite partai melainkan kedekatan dengan masyarakat.

“Kalau modalnya hanya aspri berarti karena faktor kedekatan. Secara politik, demokrasi dibangun bukan karena faktor kedekatan dengan elite, tapi dekat dengan masyarakat sebagai pemegang mandat,” kata Yusa saat dihubungi, Minggu (21/7/2024).

Menurut Yusa, setiap partai politik perlu menjaring calon pemimpin yang tepat. Penjaringan itu dilakukan guna mencari pemimpin yang mengerti akan kebutuhan dan masalah daerahnya.

Akan disayangkan, lanjut Yusa, manakala pemilihan calon kepala daerah hanya berdasarkan populer dan dekat dengan ketua umum parpol atau elite saja.

“Sayangnya kecenderungan ini sekarang terjadi hampir di beberapa daerah, termasuk Bandung,” singgung Yusa.

Yusa pun tak menampik, bila saat ini butuh pemimpin yang paham masalah Kota Bandung. Lebih jauh calon pemimpin tersebut memiliki pengalaman dan sudah berinteraksi dengan warga.

Dengan kriteria tersebut, maka calon pemimpin bisa menyusun visi, misi dan program kerja yang tepat.

“Mengenai Dhani, memang sosok muda identik dengan orang yang energik, tapi itu belum cukup. Masyarakat akan melihat latar belakangnya, sudah ada pengalaman belum, paham Bandung tidak, bagaimana nanti membangun komunikasi dengan masyarakat,” ucap Yusa.

Dengan situasi yang terjadi saat ini, Yusa melihat hal itu menjadi tantangan bagi Gerindra. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu harus bisa membangun image calon yang diusungnya agar bisa diterima masyarakat dan juga partai lain yang akan diajak koalisi.

Sebelumnya, Pengamat Sosiologi Politik dari Unpad, Muhammad Fedryansyah mengatakan, respon masyarakat akan terbelah dua terhadap keputusan Gerindra dalam merekomendasikan nama Dhani. Pertama, banyak orang akan bertanya siapa sosok Dhani.

“Kang Dhani ini belum banyak yang tahu, dalam artian kalau kita cek ternyata latar belakang beliau tidak di Bandung. Jadi ini suatu pertanyaan bagi masyarakat, ini siapa yah ujug-ujug mau maju gitu,” kata Fedryansyah saat dihubungi, Sabtu (20/7/2024).

Meski begitu, kata dia, keputusan itu bisa direspon positif dalam arti menjadi challenging alias tantangan. Mengingat, Dhani direkomendasikan oleh partai besar dan didukung oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Tapi mayoritas akan mempertanyakan Kang Dhani ini bisa apa, ko sebesar Gerindra berani mencalonkan. Apakah akan menjadi blunder atau tidak, ini harus tantangan sendiri bagi Kang Dhani dan timnya untuk membuktikan itu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dhani Wirianata Gerindra pengamat Pilwalkot Bandung Yusa Djuyandi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.