Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bajak Maxwell Souza dari Persija Jakarta, Bursa Transfer 2026/2027 Diprediksi Panas

Rabu, 20 Mei 2026 13:19 WIB

Arsenal Juara Liga Inggris 2025/26, Akhiri Penantian 22 Tahun Usai Man City Ditahan Imbang Bournemouth

Rabu, 20 Mei 2026 12:20 WIB

Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware

Rabu, 20 Mei 2026 11:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bajak Maxwell Souza dari Persija Jakarta, Bursa Transfer 2026/2027 Diprediksi Panas
  • Arsenal Juara Liga Inggris 2025/26, Akhiri Penantian 22 Tahun Usai Man City Ditahan Imbang Bournemouth
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Di Balik Alasan Habibie Tega Menyuntik Mati Pesawat N250 Demi Selamatkan Rupiah
  • Persib Kirim Pesan Penting untuk Bobotoh Sebelum Duel Penutup Musim di GBLA
  • Banjir Hadiah! Cek Cara Dapat 100 Diamond Gratis Lewat Kolaborasi Terbaru dan Daftar Kode Redeem FF 20 Mei 2026
  • Rumor Transfer Memanas: Berburu Winger Baru, Ini 5 Penyerang Sayap yang Dikaitkan dengan Persib Bandung!
  • Harga Emas Hari Ini 20 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Cek Rinciannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Godok Rekomendasi untuk Mendagri, ASDEPSI Gelar Rapat Kerja Strategis di Bandung

By Aga GustianaSelasa, 19 Mei 2026 16:58 WIB3 Mins Read
Rapat kerja ASDEPSI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penguatan peran lembaga legislatif di tingkat daerah terus dipacu. Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI) resmi menggelar rapat kerja (Raker) yang berlangsung di area rooftop Gedung DPRD Jawa Barat. Agenda ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) II ASDEPSI yang sebelumnya sukses diselenggarakan di DKI Jakarta.

Koordinator Kesekretariatan Seknas Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Iman Tohidin, memaparkan bahwa pertemuan kali ini berfokus pada dua agenda utama. Poin pertama berkaitan dengan pemantapan rencana pelaksanaan Rakernas II ADPSI yang dijadwalkan bergulir di Provinsi Bali pada Juni 2026 mendatang. Sementara poin kedua adalah perumusan draf rekomendasi resmi ASDEPSI yang akan diserahkan kepada pemerintah pusat.

“Rekomendasi ini sangat penting bagi asosiasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan. Termasuk meningkatkan kelembagaan agar ASDEPSI ini menjadi bagian penting dalam pemerintahan daerah,” jelas Iman Tohidin, Kota Bandung.

Menurut penjelasan Iman, ASDEPSI sebagai motor koordinasi nasional menilai struktur kelembagaan sekretariat DPRD di tiap provinsi perlu diperkuat. Langkah ini krusial agar institusi lebih adaptif dalam merespons dinamika tata kelola keuangan, kebijakan nasional terbaru, serta tingginya ekspektasi publik terhadap performa fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan kedewanan.

Baca Juga:  Layanan Publik Lebih Dekat: DPRD Jabar Usulkan Pos Pengaduan Masyarakat di Setiap Daerah

Soroti Tabrakan Regulasi dan Kompleksitas Administrasi

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa operasional pemerintahan daerah masih kerap terbentur sejumlah kendala. Iman menyoroti adanya bias penafsiran aturan hukum, sokongan kelembagaan yang belum optimal, hingga keterbatasan wewenang dalam mengawasi proyek strategis nasional di daerah. Kondisi tersebut diperparah oleh rumitnya birokrasi laporan pertanggungjawaban keuangan serta ketidaksinkronan regulasi pusat-daerah.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Terima Penghargaan dari Mendagri Tito Karnavian

“Selain itu, perkembangan program strategis nasional, dinamika fiskal daerah, transformasi digital pemerintahan, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap peran DPRD menuntut adanya penguatan regulasi, sistem pendukung kelembagaan, kepastian hukum, dan harmonisasi kebijakan yang lebih jelas, efektif, dan akuntabel,” ucapnya.

Demi menciptakan tata kelola yang lebih bersih dan akuntabel, pengurus ASDEPSI masa bakti 2026-2030 menyusun beberapa poin usulan strategis yang ditujukan langsung kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta para pembuat kebijakan di pusat.

Salah satu poin pentingnya adalah mendesak dilakukannya revisi kedua atas PP Nomor 18 Tahun 2017 (yang telah diubah melalui PP Nomor 1 Tahun 2023) terkait Hak Keuangan dan Administratif DPRD. Selain itu, mereka mendorong penguatan jalur koordinasi dengan pusat, serta pelibatan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagai mitra pendamping asosiasi.

Baca Juga:  Sekolah Maung Dedi Mulyadi: DPRD Jabar Masih Bingung, Minta Penjelasan Lengkap

“Kemudian mengusulkan mekanisme pengelolaan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD berdasarkan daerah pemilihan atau lintas daerah pemilihan,” ucapnya.

Sebagai penutup, ASDEPSI juga merekomendasikan adanya revisi pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Amandemen ini dinilai mendesak untuk memperluas taring pengawasan DPRD terhadap agenda strategis nasional di daerah, menyederhanakan sistem akuntabilitas anggaran kedewanan agar lebih proporsional, serta mengokohkan struktur internal sekretariat dewan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASDEPSI DPRD Jawa Barat Iman Tohidin Mendagri Pokir DPRD Rakernas ADPSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Di Balik Alasan Habibie Tega Menyuntik Mati Pesawat N250 Demi Selamatkan Rupiah

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.