Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Farhan Imbau Warga Jangan Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Begal

Rabu, 22 Juli 2026 16:27 WIB

Persib Bandung Siapkan Tawaran Spesial untuk Boyong Shayne Pattynama dari Persija

Rabu, 22 Juli 2026 16:12 WIB

TPA Ciwangun Segera Dibongkar Usai Resmi Jadi Aset Pemprov Jabar, Begini Nasib Para Pekerja

Rabu, 22 Juli 2026 16:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Farhan Imbau Warga Jangan Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Begal
  • Persib Bandung Siapkan Tawaran Spesial untuk Boyong Shayne Pattynama dari Persija
  • TPA Ciwangun Segera Dibongkar Usai Resmi Jadi Aset Pemprov Jabar, Begini Nasib Para Pekerja
  • Groundbreaking BRT Bandung Raya Resmi Dimulai, Dedi Mulyadi Pasang Target Rampung Akhir 2027
  • Dedi Mulyadi Ungkap Rencana Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan, Husein Fokus Komersial
  • Tega! Warga Gayo Lues Derita Bencana, Anak Mantan Sekda Malah Asyik Flexing Borong 15 Jeriken BBM?!
  • Bursa Transfer Liga 1: Nadeo Argawinata Resmi Tinggalkan Borneo FC dan Berlabuh ke Persija Jakarta
  • Persib Bandung Dikabarkan Bakal Boyong Kiper Baru untuk Hadapi Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Groundbreaking BRT Bandung Raya Resmi Dimulai, Dedi Mulyadi Pasang Target Rampung Akhir 2027

By Mulki AlbarRabu, 22 Juli 2026 16:04 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya mulai beroperasi pada akhir 2027. Kehadiran transportasi massal tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan menjadi solusi mobilitas masyarakat di kawasan Cekungan Bandung.

Hal itu disampaikan Dedi usai menghadiri groundbreaking proyek pembangunan BRT Bandung Raya di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Menurut Dedi, pembangunan BRT menjadi kabar baik bagi masyarakat Bandung Raya karena akan melayani seluruh wilayah aglomerasi, termasuk Kabupaten Sumedang yang terhubung melalui kawasan Jatinangor.

“Ini adalah kegembiraan bagi masyarakat Bandung Raya, termasuk di dalamnya ada Sumedang. Jatinangor yang sangat dekat dengan Kabupaten Bandung dan Kota Bandung merupakan bagian dari wilayah kerja BRT,” ujar Dedi.

Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan sehingga proyek tersebut dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik.

“Kita berharap penyelenggaraan kegiatan pembangunannya berjalan aman, lancar, tidak ada gangguan, dan bisa melahirkan kualitas pembangunan yang bermutu tinggi serta cepat digunakan bagi warga masyarakat di sekitar Bandung Raya,” katanya.

Dedi menegaskan, layanan BRT nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Bandung, tetapi juga seluruh masyarakat yang tinggal, bekerja, maupun berkunjung ke wilayah Bandung Raya.

“Layanannya bukan hanya masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya, tetapi ini layanan untuk semua warga yang berada di wilayah Bandung Raya. Artinya, transportasi itu terbuka untuk semua kalangan,” ucapnya.

Terkait target operasional, Dedi optimistis BRT dapat mulai melayani masyarakat pada akhir 2027, bahkan tidak menutup kemungkinan selesai lebih cepat.

“2027 di akhir. Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Ya karena kan Jawa Barat punya Sangkuriang, jadi bisa cepat,” ujarnya berseloroh.

Menanggapi pertanyaan mengenai keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai investor utama proyek BRT, Dedi menjelaskan bahwa saat ini anggaran provinsi harus dibagi secara merata untuk pembangunan di seluruh daerah.

“Anggaran Jawa Barat bukan hanya untuk Kota Bandung, tetapi untuk wilayah se-Provinsi Jawa Barat. Nanti kalau terfokus semuanya di Kota Bandung, orang Garut enggak kebagian jalan. Sekarang kita fokus membangun infrastruktur yang merata dan berkeadilan,” jelasnya.

Meski demikian, Dedi membuka peluang Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi investor tunggal untuk proyek serupa di masa mendatang setelah pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah telah tercapai.

“Ke depan, setelah itu terbangun semuanya, bisa jadi nanti Provinsi Jawa Barat menjadi investor tunggal,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya Dedi Mulyadi Pemprov Jawa Barat Transportasi Massal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Farhan Imbau Warga Jangan Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Begal

TPA Ciwangun Segera Dibongkar Usai Resmi Jadi Aset Pemprov Jabar, Begini Nasib Para Pekerja

Dedi Mulyadi Ungkap Rencana Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan, Husein Fokus Komersial

Tega! Warga Gayo Lues Derita Bencana, Anak Mantan Sekda Malah Asyik Flexing Borong 15 Jeriken BBM?!

Angkot Dipastikan Tak Dihapus, Farhan: akan Jadi Feeder BRT Bandung Raya

Farhan Targetkan Tarif BRT Bandung Raya Rp7.000, Lebih Murah dari Ongkos Angkot!

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.