Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rival Sudah Siap Tempur, Persib Masih Tenang: Strategi atau Masalah?

Rabu, 10 Juni 2026 14:45 WIB

Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?

Rabu, 10 Juni 2026 14:07 WIB

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Rabu, 10 Juni 2026 13:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rival Sudah Siap Tempur, Persib Masih Tenang: Strategi atau Masalah?
  • Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?
  • Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan
  • Setop Bawa Rivalitas Klub ke Timnas! Pesan Mendalam Rizky Ridho Usai Insiden Beckham Putra
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Korea Selatan vs Republik Ceko: Siapa yang Akan Mengawali Turnamen dengan Kemenangan?
  • Publik Pertanyakan Keaslian Insiden Ricuh Eza Gionino vs Roby Tremonti
  • Dari Teror di Hotel hingga Ribut di Tribun GBK: Rangkaian Intimidasi yang Menimpa Beckham Putra
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gubernur Jabar Dukung Metode Wolbachia Sebagai Pencegahan Kasus DBD

By Putri Mutia RahmanSelasa, 21 November 2023 21:03 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Nyamuk wolbachia. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Penjabat Gubernur Bey Machmudin mendukung penerapan metode wolbachia yang dikembangkan Kementerian Kesehatan untuk mencegah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jabar.  

Hal ini dilakukan karena Jabar masih menghadapi ancaman DBD, sehingga menjadi tantangan bagi Pemda Prov Jabar dan pemda kabupaten/kota untuk ditanggulangi. Dinkes mencatat dari Januari – Juni 2023 ada 7.512 kasus DBD di Jabar, 49 diantaranya meninggal dunia. 

Kota Bandung penyumbang kasus DBD terbanyak di Jabar dengan 1.021 kasus, sedangkan yang paling sedikit Kota Banjar 20 kasus

Menurut Bey, Kementerian Kesehatan tentunya sudah melakukan uji klinis secara ilmiah sebelum diputuskan untuk menjalankan metode ini. Diharapkan metode tersebut ampuh dalam memberantas DBD. 

Baca Juga:  Serba-serbi Kebijakan Dedi Mulyadi: Remaja Dibatasi, Orang Tua Dibebani

“Ya itu kan pencegah DBD, sudah mulai diuji, sebetulnya baik. Kita jangan terlalu reaktif (atas kritik),” ujar Bey Machmudin, di Kota Bandung, Selasa (21/11/2023).

“Tentunya nanti ada keuntungannya, kita percaya Kementerian Kesehatan sudah melakukan ujicoba dan aman,” tambahnya. 

Bey menambahkan, sosialisasi perlu diperluas terutama di daerah yang diujicobakan, sehingga masyarakat bisa menerima metode wolbachia untuk menangkal DBD.

Belakangan, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengingatkan Kementerian Kesehatan agar berhati – hati dengan penggunaan metode wolbachia untuk mencegah DBD, karena berpotensi membentuk mutasi baru.   

Baca Juga:  Harsiarda 2024, Sekda Herman: Penyiaran di Jabar Harus Berkeadilan

Adapun Wolbachia merupakan bakteri yang bisa tumbuh di tubuh serangga kecuali nyamuk aedes aegypti. Melalui serangkaian percobaan, peneliti dunia berhasil memasukkan bakteri wolbachia ke dalam tubuh nyamuk aedes aegypti. Bakteri wolbachia diketahui dapat mencegah replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk.  

Apabila nyamuk aedes aegypti menghisap darah manusia mengandung virus dengue, maka dia akan resisten dan tidak akan menyebarkan ke dalam tubuh manusia yang lain. 

Baca Juga:  Pengalaman dan Rekam Jejak Dedi Mulyadi Diyakini Jadi Modal Besar Bawa Jabar Lebih Maju

Bakteri wolbachia bisa ditransfer melalui telur dan aman untuk manusia. Apabila nyamuk betina ber wolbachia kawin dengan jantan tak ber wolbachia, seluruh telurnya akan ber wolbachia. 

Jika nyamuk jantan berwolcahia kawin dengan betina tak ber wolbachia, maka telurnya tak akan menetas. Jika jantan dan betina ber wolbachia kawin, maka keturunannya otomatis akan ber wolbachia.  

Diketahui Kementerian Kesehatan menyebar nyamuk wolbachia di lima kota Indonesia, mulai dari Jakarta Barat, Semarang, Bontang, Kupang, hingga Kota Bandung, sebagai satu – satunya daerah di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat kasus DBD Nyamuk Wolbachia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?

Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya

Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot

Video Viral THM Karawang Berbuntut Panjang, TNM Disegel dan Tiga Orang Jadi Tersangka

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.