Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB

Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!

Sabtu, 13 Juni 2026 20:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Plastik Melejit! Kedai Kopi di Bandung Ajak Pelanggan Bawa Tumbler Sendiri

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 7 April 2026 16:58 WIB3 Mins Read
Kedai Kopi di Bandung ajak pelanggan bawa tumbler sendiri di tengah harga plastik yang melonjak. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lonjakan harga plastik yang dipicu kondisi geopolitik global mulai dirasakan pelaku usaha, termasuk sektor food and beverage di Kota Bandung.

Salah satunya dialami oleh kedai kopi Ju-e Kopi yang berlokasi di kawasan Taman Cibeunying. Untuk menyiasati kenaikan biaya operasional, pihak kedai kini mengimbau pelanggan agar membawa tumbler atau tempat minum pribadi saat membeli minuman.

Pengelola Ju-e Kopi, Irfan Fitra Fauzan, mengatakan imbauan tersebut sebenarnya sudah lama berjalan, namun kini semakin ditekankan seiring naiknya harga bahan plastik.

“Memang sudah dari lama beberapa customer membawa tumbler saat datang untuk ngopi. Ketika harga plastik ini naik, ya dihimbau untuk membawa alat minum sendiri,” ujarnya saat ditemui bukamata.id.

Ia mengungkapkan, harga cup plastik mengalami kenaikan cukup signifikan, bahkan mencapai 30 hingga 40 persen.

Baca Juga:  Dari Dapur Turki ke Bandung, Vanya Bangkit Lewat KUR bjb: Kervan Gelato Kini Jadi Rebutan!

“Sebelumnya satu pack cup plastik isi 50 pcs sekitar Rp20.000, sekarang naik jadi Rp30.000,” katanya.

Dalam operasional harian, kebutuhan cup plastik di kedai tersebut bisa mencapai tiga hingga empat pack per hari.

“Sehari bisa habis sampai empat pack. Jadi kerasa banget kalau harga naik,” tambahnya.

Meski kenaikan harga plastik cukup membebani, Irfan menyebut margin usaha masih relatif aman karena bahan baku lain belum mengalami kenaikan serupa. Namun, ia mulai memikirkan langkah alternatif untuk jangka panjang.

Salah satunya adalah beralih ke cup berbahan kertas yang harganya dinilai lebih stabil.

“Kami juga menyediakan cup kertas yang masih belum naik, jadi bisa jadi alternatif. Tapi kalau plastik makin mahal, kemungkinan bisa beralih semua ke kertas,” jelasnya.

Baca Juga:  Fenomena Rojali dan Rohana di Bandung: Tanda Daya Beli Turun atau Gaya Hidup Baru?

Selain itu, penggunaan gelas kaca untuk pelanggan yang minum di tempat juga mulai diterapkan sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Namun, opsi ini tidak lepas dari tantangan, terutama dari sisi biaya dan risiko.

“Cup plastik ini ada custom nama Ju-e Kopi sebagai branding. Kalau pakai gelas kaca, biasanya polos. Kalau mau custom juga biayanya besar, bisa Rp20-30 ribu per gelas, belum lagi harus pilih yang kuat supaya tidak mudah pecah,” bebernya.

Di tengah upaya pengurangan plastik, Irfan mengakui kesadaran konsumen untuk membawa tumbler sendiri masih tergolong rendah.

“Yang bawa tumbler paling sekitar 20 persen. Itu pun kebanyakan bukan karena alasan lingkungan, tapi biar muat lebih banyak, biasanya ukuran 750 ml,” ujarnya.

Baca Juga:  Bandung Jadi Pilot Project 'Perintis Berdaya Connect', Dongkrak UMKM Naik Kelas

Meski demikian, ia melihat adanya tren positif, terutama dari konsumen yang lebih dewasa yang mulai peduli terhadap isu lingkungan. Namun secara umum, mayoritas pelanggan masih bergantung pada kemasan sekali pakai.

Irfan berharap harga plastik dapat kembali stabil. Di sisi lain, ia juga menilai pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat sistem daur ulang limbah plastik di Indonesia.

“Kalau sistem daur ulangnya berjalan baik, plastik bisa dipakai kembali tanpa harus terus impor bahan baru,” tuturnya.

Bagi pelaku usaha seperti dirinya, kondisi ini bukan sekadar soal biaya, tetapi juga momentum untuk mulai beradaptasi menuju sistem yang lebih ramah lingkungan meski harus dilakukan secara bertahap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

biaya operasional bisnis kopi harga plastik naik kedai kopi Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!

Pria berpakaian adat Jawa sedang tirakatan di malam 1 Suro, diiringi kirab pusaka dan barisan lilin, dengan latar gapura keraton.

Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.