Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal

Rabu, 29 Juli 2026 08:33 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 06:00 WIB

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

Rabu, 29 Juli 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
  • Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 29 Juli 2026: Manfaatkan Fitur Resmi Tanpa Aplikasi Penghasil Uang
  • Kode Redeem FF 29 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Hari Ini Sebelum Kehabisan!
  • Gila! Penalti Gagal Tak Bikin Menyerah, Balsa Sekulic Cetak Gol Penentu Persib Lolos Semifinal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Plastik Melejit! Kedai Kopi di Bandung Ajak Pelanggan Bawa Tumbler Sendiri

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 7 April 2026 16:58 WIB3 Mins Read
Kedai Kopi di Bandung ajak pelanggan bawa tumbler sendiri di tengah harga plastik yang melonjak. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lonjakan harga plastik yang dipicu kondisi geopolitik global mulai dirasakan pelaku usaha, termasuk sektor food and beverage di Kota Bandung.

Salah satunya dialami oleh kedai kopi Ju-e Kopi yang berlokasi di kawasan Taman Cibeunying. Untuk menyiasati kenaikan biaya operasional, pihak kedai kini mengimbau pelanggan agar membawa tumbler atau tempat minum pribadi saat membeli minuman.

Pengelola Ju-e Kopi, Irfan Fitra Fauzan, mengatakan imbauan tersebut sebenarnya sudah lama berjalan, namun kini semakin ditekankan seiring naiknya harga bahan plastik.

“Memang sudah dari lama beberapa customer membawa tumbler saat datang untuk ngopi. Ketika harga plastik ini naik, ya dihimbau untuk membawa alat minum sendiri,” ujarnya saat ditemui bukamata.id.

Ia mengungkapkan, harga cup plastik mengalami kenaikan cukup signifikan, bahkan mencapai 30 hingga 40 persen.

“Sebelumnya satu pack cup plastik isi 50 pcs sekitar Rp20.000, sekarang naik jadi Rp30.000,” katanya.

Dalam operasional harian, kebutuhan cup plastik di kedai tersebut bisa mencapai tiga hingga empat pack per hari.

“Sehari bisa habis sampai empat pack. Jadi kerasa banget kalau harga naik,” tambahnya.

Meski kenaikan harga plastik cukup membebani, Irfan menyebut margin usaha masih relatif aman karena bahan baku lain belum mengalami kenaikan serupa. Namun, ia mulai memikirkan langkah alternatif untuk jangka panjang.

Salah satunya adalah beralih ke cup berbahan kertas yang harganya dinilai lebih stabil.

“Kami juga menyediakan cup kertas yang masih belum naik, jadi bisa jadi alternatif. Tapi kalau plastik makin mahal, kemungkinan bisa beralih semua ke kertas,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan gelas kaca untuk pelanggan yang minum di tempat juga mulai diterapkan sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Namun, opsi ini tidak lepas dari tantangan, terutama dari sisi biaya dan risiko.

“Cup plastik ini ada custom nama Ju-e Kopi sebagai branding. Kalau pakai gelas kaca, biasanya polos. Kalau mau custom juga biayanya besar, bisa Rp20-30 ribu per gelas, belum lagi harus pilih yang kuat supaya tidak mudah pecah,” bebernya.

Di tengah upaya pengurangan plastik, Irfan mengakui kesadaran konsumen untuk membawa tumbler sendiri masih tergolong rendah.

“Yang bawa tumbler paling sekitar 20 persen. Itu pun kebanyakan bukan karena alasan lingkungan, tapi biar muat lebih banyak, biasanya ukuran 750 ml,” ujarnya.

Meski demikian, ia melihat adanya tren positif, terutama dari konsumen yang lebih dewasa yang mulai peduli terhadap isu lingkungan. Namun secara umum, mayoritas pelanggan masih bergantung pada kemasan sekali pakai.

Irfan berharap harga plastik dapat kembali stabil. Di sisi lain, ia juga menilai pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat sistem daur ulang limbah plastik di Indonesia.

“Kalau sistem daur ulangnya berjalan baik, plastik bisa dipakai kembali tanpa harus terus impor bahan baru,” tuturnya.

Bagi pelaku usaha seperti dirinya, kondisi ini bukan sekadar soal biaya, tetapi juga momentum untuk mulai beradaptasi menuju sistem yang lebih ramah lingkungan meski harus dilakukan secara bertahap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

biaya operasional bisnis kopi harga plastik naik kedai kopi Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus

Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis 29 Juli 2026: Manfaatkan Fitur Resmi Tanpa Aplikasi Penghasil Uang

Game Free Fire

Kode Redeem FF 29 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Hari Ini Sebelum Kehabisan!

Bocoran iPhone 18 Pro Max! Harga Layar Turun 20 Persen, Benarkah iPhone Bakal Lebih Murah?

Era Baru Asisten Digital: Apple Rilis Siri AI Versi Beta untuk Tantang Dominasi ChatGPT dan Gemini

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.