bukamata.id – Insiden dugaan bayi hampir tertukar di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok TikTok milik seorang ibu pasien bernama Nina Saleha.
Dalam unggahan tersebut, video yang dibagikan melalui akun @nindy5760 langsung menarik perhatian publik. Dalam waktu kurang dari 24 jam, konten itu telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali, mendapat puluhan ribu likes, serta ribuan komentar warganet.
Kronologi Dugaan Bayi Hampir Tertukar
Peristiwa bermula saat Nina menunggu kepulangan bayinya yang sebelumnya menjalani perawatan di ruang NICU Gedung Kesehatan Ibu dan Anak RSHS Bandung karena mengalami kondisi bayi kuning setelah lahir.
Menurut pengakuannya, ia sempat meninggalkan ruang perawatan untuk makan. Namun, saat kembali, ia mendapati bayinya sudah berada di tangan orang lain yang juga sedang menunggu anaknya pulang.
“Saya kaget karena melihat bayi saya sudah digendong orang lain. Saya kenali dari pakaian dan selimutnya,” ungkap Nina dalam video yang beredar.
Ungkapan Kekesalan Keluarga Pasien
Nina mengaku sempat mempertanyakan prosedur pemanggilan pasien kepada petugas. Ia menyoroti adanya dugaan miskomunikasi antara pihak perawat dan keluarga pasien.
Ia juga mempertanyakan alasan bayi sudah diberikan kepada orang lain, meskipun menurutnya proses administrasi pemulangan belum selesai.
Selain itu, Nina turut menyoroti pelepasan gelang identitas bayi yang seharusnya masih terpasang selama pasien berada di ruang perawatan, sesuai prosedur keamanan rumah sakit.
Respons Pihak Keluarga dan Viral di Media Sosial
Video tersebut memicu beragam reaksi warganet. Banyak yang mempertanyakan standar prosedur keamanan pasien di rumah sakit, terutama di ruang perawatan bayi baru lahir.
Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga menyatakan bahwa bayi yang dirawat sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan selama tiga hari di NICU. Namun, mereka menilai kejadian tersebut tetap perlu evaluasi agar tidak terulang.
Pihak Rumah Sakit Belum Beri Keterangan Resmi
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung terkait dugaan insiden tersebut.
Namun, menurut keterangan keluarga, pihak rumah sakit disebut telah melakukan komunikasi awal setelah video tersebut viral di media sosial.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










