Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ranking Liga Indonesia Terjun ke Posisi 20, Persib dan Dewa United Jadi Penyebabnya?

Rabu, 2 September 2026 11:32 WIB

Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang

Rabu, 2 September 2026 11:17 WIB

Jadwal Persib Bandung Bikin Merinding! 3 Laga Tandang dalam 9 Hari, Igor Tolic Pasrah

Rabu, 2 September 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ranking Liga Indonesia Terjun ke Posisi 20, Persib dan Dewa United Jadi Penyebabnya?
  • Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang
  • Jadwal Persib Bandung Bikin Merinding! 3 Laga Tandang dalam 9 Hari, Igor Tolic Pasrah
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40 Ribu, Kini Cuma Rp2,477 Juta per Gram
  • Jarang Ada! Berawal dari Utas Arie Kriting, Rekam Jejak Gubernur Ini Akhirnya Terbongkar
  • Abaikan Hak Pasien, Layanan IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta Dinilai Jauh dari Kata Manusiawi
  • Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?
  • Klaim Kode Redeem FF Aktif Rabu 2 September 2026: Dapatkan Skin Senjata dan Item Langka Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Pemerkosaan oleh Dokter Priguna Bertambah, Total Tiga Korban Perempuan Muda

By Aga GustianaJumat, 11 April 2025 13:04 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter residen anestesi, Priguna Anugerah, di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, terus menuai perkembangan mengejutkan. Setelah sebelumnya terungkap korban pertama berinisial FH (21), kini polisi mengonfirmasi adanya dua korban lain yang diduga menjadi sasaran kebiadaban pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Surawan, membenarkan bahwa dua wanita lain telah menjalani pemeriksaan terkait kasus ini. Mirisnya, kedua korban tersebut juga merupakan pasien dan mengalami perlakuan serupa dari tersangka.

“Dua orang lagi sudah dilakukan pemeriksaan kemarin, benar kedua orang ini menerima perlakuan yang sama dari tersangka,” tegas Kombes Surawan di Mapolda Jabar, Jumat (11/5/2025).

Lebih lanjut, Kombes Surawan mengungkapkan bahwa aksi pemerkosaan terhadap kedua korban ini terjadi di ruangan yang sama di Gedung MCHC RSHS Bandung, namun pada waktu yang berbeda. Kedua insiden tersebut terjadi sebelum kasus pemerkosaan terhadap FH (21), yang merupakan anak pasien dan diperkosa pada Selasa (18/4/2025) lalu.

Baca Juga:  Dinilai Kurang Empati, Ucapan Dedi Mulyadi ke Maba Unpad Keisha Soal 'Tak Bisa Pilih Nasib' Tuai Kritik

“Kejadian pada Tanggal 10 Maret dan 16 Maret. Modus sama dengan dalih akan melakukan anestesi dan kedua akan melakukan uji alergi terhadap obat bius. Korban dibawa ke tempat yang sama, keduanya pasien,” bebernya.

Baca Juga:  Usai Jalani Operasi, Korban Pengeroyokan di Ciparay Kabupaten Bandung Masih Kritis

Keterangan dari kepolisian juga menyebutkan bahwa kedua korban tambahan ini merupakan wanita muda, masing-masing berusia 21 tahun dan 31 tahun.

Meskipun kedua korban tambahan ini belum melakukan pelaporan resmi, Kombes Surawan memastikan bahwa tersangka akan mendapatkan hukuman tambahan yang lebih berat akibat perbuatan berulangnya.

“Nanti kita periksa tambahan sebagai korban dan nanti kita akan terapkan pasal perbuatan berulang terhadap tersangka. Akan ada tambahan ya, tambahan pemberatan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Priguna Anugerah (31), seorang oknum residen anestesi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), telah ditangkap atas dugaan pemerkosaan terhadap keluarga pasien RSHS Bandung.

Baca Juga:  Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat

Saat digiring keluar dari gedung Mapolda Jabar dengan pakaian tahanan berwarna biru dan tangan terborgol, pelaku hanya tertunduk lesu tanpa menunjukkan ekspresi sedikit pun.

Terungkapnya dua korban lain ini semakin memperdalam luka dan keprihatinan atas kasus pelecehan seksual di lingkungan rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien dan keluarga. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter korban pemerkosaan RSHS Bandung Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang

Jarang Ada! Berawal dari Utas Arie Kriting, Rekam Jejak Gubernur Ini Akhirnya Terbongkar

Abaikan Hak Pasien, Layanan IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta Dinilai Jauh dari Kata Manusiawi

Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Masuk Tahap Berapa? Ini Jadwal dan Nominal PKH-BPNT

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil DTSEN Mau Diubah? Begini Cara Update Data September 2026 Lewat HP

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.