Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Video Viral Batang Diduga Beredar dalam Versi Lengkap di Telegram

Selasa, 28 April 2026 22:10 WIB

Dramatis! Ester Nurumi Bawa Indonesia Taklukkan Taiwan di Piala Uber 2026

Selasa, 28 April 2026 21:58 WIB

Transfer Gratis! Persib vs Persija Siap Sikut Dapatkan Pelupessy

Selasa, 28 April 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Video Viral Batang Diduga Beredar dalam Versi Lengkap di Telegram
  • Dramatis! Ester Nurumi Bawa Indonesia Taklukkan Taiwan di Piala Uber 2026
  • Transfer Gratis! Persib vs Persija Siap Sikut Dapatkan Pelupessy
  • Tragis! Wanita 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Wajah Tertutup Bantal di KBB
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral Link Video Bandar Batang Full Durasi, Warga Diingatkan Bahaya Malware
  • PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam
  • Poin Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Bongkar Kondisi Ruang Ganti Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh Guru se-Bali Diminta Donasi Banjir, Gubernur Koster: Wajar Dong

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 17:49 WIB2 Mins Read
Heboh intruksi guru se-Bali diminta donasi untuk korban banjir. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasca bencana banjir bandang di Bali yang menimbulkan korban jiwa serta merusak infrastruktur dan harta benda, muncul polemik terkait penggalangan dana bantuan. Di media sosial beredar surat edaran yang berisi kewajiban donasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Dalam informasi tersebut disebutkan, nominal donasi ditetapkan berjenjang. Misalnya, kepala sekolah diminta menyumbang sebesar Rp 1,25 juta, sementara PPPK di lingkungan sekolah menyetor Rp 150 ribu. Hal serupa juga terjadi di RS Bali Mandara (RSBM), di mana direktur menyumbang Rp 2 juta, sedangkan PPPK Rp 150 ribu.

Unggahan surat edaran ini kemudian memicu perdebatan publik. Bahkan sejumlah warganet menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk “pemalakan” dengan dalih donasi bencana. Beberapa guru pun ikut mengekspresikan keresahannya melalui media sosial.

Baca Juga:  12 Daerah di Jabar yang Dilanda Bencana Alam pada 2024, Ada Gempa hingga Puting Beliung

Respons Gubernur Bali

Menanggapi isu tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa bantuan kepada korban banjir merupakan bentuk gotong royong sukarela. Menurutnya, wajar jika ada nominal patokan sebagai acuan karena sifatnya untuk kepentingan kemanusiaan.

“Wajar dong. Ada hasilnya banyak. Saya sendiri menyumbang Rp 50 juta dan tidak ada masalah,” kata Koster.

Ia juga menyebut berbagai lembaga telah ikut menyalurkan bantuan. Misalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan Rp 700 juta, Direksi Bank BPD Bali Rp 200 juta, serta pegawai BPD Rp 400 juta.

Baca Juga:  Jaga Tradisi Gotong Royong, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Turun ke Cigaluma

Menurut Koster, pola penggalangan dana semacam ini juga pernah dilakukan saat pandemi Covid-19. Ia menilai tidak perlu adanya surat keputusan (SK) resmi untuk mengatur donasi.

“Ngapain pakai SK, ribet. OJK dan BPD saja bantu tanpa SK. Semua ini murni gotong royong,” jelas mantan Anggota Komisi X DPR RI itu.

Dukungan dari RS Bali Mandara

Sementara itu, Direktur RS Bali Mandara, dr. I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, menyatakan dukungannya terhadap arahan gubernur. Menurutnya, pengumpulan donasi ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga:  Detik-detik Gunung Semeru Naik ke Level AWAS! Radius Bahaya Diperluas

“Kami di RSBM sangat mendukung penuh gagasan Bapak Gubernur. ASN di lingkungan kami juga tidak merasa terbebani, justru bahu membahu membantu korban banjir,” ujarnya.

Gotong Royong Jadi Kunci

Meski sempat menimbulkan kegaduhan, pemerintah menegaskan bahwa donasi bukanlah paksaan, melainkan inisiatif bersama. Prinsip gotong royong diyakini menjadi kunci solidaritas masyarakat Bali dalam menghadapi bencana, baik di masa pandemi maupun saat musibah banjir bandang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bali Bencana Alam Berita Bali Donasi ASN gotong royong Polemik Donasi Wayan Koster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Wanita 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Wajah Tertutup Bantal di KBB

PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam

Identifikasi Rampung: Berikut Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Update Pembajakan Kapal Honour 25: 4 WNI Disandera Perompak Somalia

Ambisi Besar Hanura! Siapkan Kekuatan dari Akar Rumput di Jawa Barat

Hasil RUPST bank bjb 2025: Aset Rp221,3 Triliun dan Fokus Transformasi Digital

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.