Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal

Rabu, 29 Juli 2026 08:33 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 06:00 WIB

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

Rabu, 29 Juli 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
  • Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 29 Juli 2026: Manfaatkan Fitur Resmi Tanpa Aplikasi Penghasil Uang
  • Kode Redeem FF 29 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Hari Ini Sebelum Kehabisan!
  • Gila! Penalti Gagal Tak Bikin Menyerah, Balsa Sekulic Cetak Gol Penentu Persib Lolos Semifinal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Heboh Super Flu Sudah Masuk Indonesia, Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui

By Aga GustianaJumat, 2 Januari 2026 10:52 WIB4 Mins Read
Ilustrasi Virus. (Foto: Tumisu dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lonjakan laporan flu berat di Amerika Serikat kembali memicu perhatian publik global. Kondisi ini kerap disebut masyarakat sebagai “super flu”, sebuah istilah populer untuk menggambarkan flu dengan gejala lebih intens, berlangsung lebih lama, dan disertai rasa lelah yang tidak biasa. Meski istilah tersebut terdengar mengkhawatirkan, kalangan medis menegaskan bahwa “super flu” bukan nama penyakit resmi. Namun demikian, peningkatan kasus influenza dengan gejala berat tetap menjadi isu serius, terutama di tengah tingginya aktivitas perjalanan dan masih rendahnya tingkat vaksinasi di sejumlah wilayah.

Apa yang Dimaksud Super Flu?

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa istilah super flu sejatinya hanya sebutan awam. “Super flu bukan merupakan terminologi medis. Istilah ini kerap dipakai oleh orang awam untuk menggambarkan infeksi influenza A H3N2 subclade K,” ujar Piprim.

Varian influenza A H3N2 yang mengalami perubahan genetik ini dilaporkan memiliki kemampuan lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan tubuh. Bahkan, individu yang sebelumnya sudah pernah terinfeksi flu atau menerima vaksin tetap bisa merasakan gejala yang lebih berat.

Hal senada disampaikan Andrew Pekosz, Ph.D., ahli virologi dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. “Virus flu bermutasi dengan cepat, dan mutasi ini bisa memberikan keuntungan bagi virus tersebut,” kata Pekosz, disadur dari Today. Ia menjelaskan bahwa salah satu varian H3N2 mengalami mutasi yang membuat perlindungan dari vaksin menjadi kurang optimal. Situasi inilah yang menyebabkan banyak orang merasa flu kali ini terasa jauh lebih berat dibandingkan flu musiman biasanya.

Gejala yang Sering Dirasakan

Secara umum, tanda-tanda super flu tidak jauh berbeda dari influenza A pada umumnya. Namun, tingkat keparahan keluhan sering kali lebih tinggi dan muncul secara tiba-tiba. Beberapa gejala yang banyak dilaporkan antara lain:

  • Demam tinggi yang berlangsung beberapa hari
  • Rasa menggigil dan panas dingin
  • Nyeri otot hebat dan tubuh terasa sangat pegal
  • Sakit kepala intens
  • Kelelahan ekstrem hingga mengganggu aktivitas
  • Pilek berat atau hidung tersumbat
  • Batuk disertai nyeri tenggorokan

Dr. Piprim menambahkan bahwa pada anak-anak, flu berat dapat menyebabkan kelelahan yang luar biasa serta meningkatkan risiko komplikasi jika tidak ditangani secara tepat. Ia juga mengingatkan bahwa gejala influenza bisa menyerupai COVID-19 atau infeksi saluran pernapasan lainnya. Oleh karena itu, tes menjadi langkah penting. Saat ini sudah tersedia tes cepat rumahan yang mampu mendeteksi influenza A, influenza B, dan COVID-19 secara bersamaan.

Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Gejala Muncul

Jika mengalami flu dengan gejala berat, para ahli menegaskan agar kondisi tersebut tidak dianggap sebagai penyakit ringan. Pekosz mengingatkan bahwa influenza dapat berkembang menjadi masalah serius, khususnya pada kelompok rentan. “Flu bukan sekadar pilek. Flu bisa sangat parah,” tegasnya.

Berikut beberapa langkah yang dianjurkan oleh para pakar kesehatan:

1. Istirahat dan terapkan PHBS
Dr. Piprim menekankan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti beristirahat cukup, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengurangi interaksi dengan orang lain selama sakit.

2. Konsumsi obat pereda gejala secara bijak
Berdasarkan laporan BBC, paracetamol atau ibuprofen dapat membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri. Namun, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati agar tidak mengonsumsi paracetamol berlebihan, mengingat banyak obat flu sudah mengandung zat tersebut.

3. Pertimbangkan penggunaan antivirus
Dokter di Amerika Serikat mengakui peran penting obat antivirus untuk kasus flu berat. CDC merekomendasikan empat jenis antivirus, yaitu Tamiflu, Xofluza, Relenza, dan Rapivab. Efektivitas obat ini paling optimal jika diberikan sejak awal gejala, namun tetap perlu konsultasi dengan dokter sebelum digunakan.

4. Waspadai tanda bahaya
Segera cari bantuan medis apabila muncul demam tinggi yang tidak kunjung turun, tanda dehidrasi, nyeri dada, atau kesulitan bernapas. Meski flu umumnya membaik dalam 5–7 hari, risiko komplikasi tetap ada.

5. Tetap di rumah saat sakit
Para ahli menyarankan penderita flu untuk tetap berada di rumah hingga demam hilang setidaknya 24 jam tanpa bantuan obat dan kondisi tubuh membaik, guna mencegah penularan ke orang lain.

Efektivitas Vaksin Flu

Kekhawatiran masyarakat meningkat setelah muncul laporan bahwa vaksin flu tahun ini tidak sepenuhnya cocok dengan subclade K. Meski begitu, Pekosz menegaskan bahwa vaksin tetap memberikan manfaat perlindungan. “Vaksin mencakup tiga jenis influenza. Dengan dua di antaranya, kecocokannya cukup baik, dan kami percaya vaksin tetap memberi perlindungan parsial terhadap clade ini,” jelasnya.

CDC sendiri tetap merekomendasikan vaksin influenza bagi semua orang berusia enam bulan ke atas. Para ahli sepakat bahwa meskipun tidak memberikan perlindungan sempurna, vaksinasi mampu menurunkan tingkat keparahan penyakit serta risiko rawat inap.

Meningkatnya kasus yang disebut super flu menjadi pengingat bahwa influenza bukan penyakit sepele. Mengenali gejala sejak awal, menjaga kebersihan, dan mengikuti anjuran medis dapat membantu menekan risiko komplikasi. Di tengah musim liburan dan tingginya mobilitas masyarakat, kewaspadaan menjadi kunci untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

flu berat flu musiman gejala flu influenza A H3N2 kesehatan super flu vaksin flu virus influenza
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus

Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis 29 Juli 2026: Manfaatkan Fitur Resmi Tanpa Aplikasi Penghasil Uang

Game Free Fire

Kode Redeem FF 29 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Hari Ini Sebelum Kehabisan!

Bocoran iPhone 18 Pro Max! Harga Layar Turun 20 Persen, Benarkah iPhone Bakal Lebih Murah?

Era Baru Asisten Digital: Apple Rilis Siri AI Versi Beta untuk Tantang Dominasi ChatGPT dan Gemini

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.