Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 13:22 WIB

Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?

Jumat, 18 September 2026 13:02 WIB
Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Jumat, 18 September 2026 12:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
  • Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm
  • Persib Ditunggu Persijap di Jepara, Ini Jadwal Lengkap Pekan Ketiga Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh Video Ejek Nasi Berkat, Kades Gunung Menyan Minta Maaf

By SusanaSelasa, 25 Februari 2025 14:30 WIB2 Mins Read
Kepala Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Wiwin Komalasari. Foto: Instagram @infojawabarat.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepala Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Wiwin Komalasari, akhirnya angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan dirinya membawa nasi berkat usai menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade).

Wiwin menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menghina dalam video tersebut. Aksinya itu, menurutnya, hanya sebatas candaan santai bersama teman-temannya.

“Kami mendapatkan makanan dalam besek, dan kami tidak makan di tempat. Jadi, kami bawa pulang sambil seru-seruan, hanya untuk bersenang-senang,” ujar Wiwin, dikutip dari Instagram @infojawabarat, Selasa (25/2/2025).

Sebagai orang Sunda, Wiwin juga meluruskan penggunaan kata “geli” dalam video tersebut. Ia menegaskan bahwa kata itu bukan bermaksud menghina atau merasa jijik, melainkan menggambarkan sesuatu yang lucu dan mengundang tawa.

Baca Juga:  Touring Demokrasi di Bogor, KPU Jabar Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi di Pilkada 2024

“Bawa berkat ini lucu banget, kami senang karena bisa makan bareng-bareng di parkiran. Tidak ada niatan untuk menghina sama sekali,” tambahnya.

Wiwin juga menjelaskan tentang penggunaan kata “jomet” yang muncul dalam video. Menurutnya, istilah itu dalam bahasa Sunda berarti kejo saemet atau nasi yang porsinya kecil.

Baca Juga:  Ngiler! Ini 5 Tempat Makan Sop Buntut Paling Ngehits di Bogor

“Saya dan teman-teman hanya menenteng makanan dengan seru-seruan. Tidak ada unsur penghinaan atau pelecehan dalam ucapan saya,” jelasnya.

Meski begitu, Wiwin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa tersinggung atas video tersebut. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata ke depannya.

Baca Juga:  11 Wanita Diduga PSK Terjaring Razia Pekat di Bogor, Empat Terinfeksi HIV

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada siapa pun yang merasa tersinggung. Ke depan, saya akan lebih memperhatikan ucapan saya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.