Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Sabtu, 7 November 2026 15:57 WIB

Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?

Sabtu, 7 November 2026 13:30 WIB
BSU cair

Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!

Sabtu, 7 November 2026 13:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
  • Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia
  • Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!
  • Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas
  • Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!
  • Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

India Digegerkan Epidemi Rambut Rontok, Ratusan Warga Botak dalam Seminggu

By Aga GustianaSelasa, 14 Januari 2025 11:35 WIB2 Mins Read
Epidemo rambut rontok gegerkan India. (Foto: HT Marathi via Hindustan Times)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – India digegerkan sebuah epidemi kerontokan rambut misterius. Fenomena ini terjadi di Desa Buldhana, Mahastra, India, hingga membuat kepanikan massal di kalangan penduduk.

Ratusan penduduk desa di sana mengalami kerontokan parah hingga botak dalam kurun waktu kurang dari seminggu, baik itu pria maupun wanita.

Para ahli medis pun kebingunan dengan fenomena aneh ini, mereka khawatir akan adanya kontaminasi atau penyakit yang belum teridentifikasi.

Seorang wanita tua mengatakan bahwa ia mengalami kerontokan rambut sejak Minggu lalu. Ia menyimpan rambutnya dengan aman di dalam tas kecil.

“Rambut saya mulai rontok beberapa hari yang lalu, dan sekarang hampir seluruhnya botak,” ujarnya dengan putus asa seperti dikutip dari Indiatoday. “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami semua takut.”

Baca Juga:  Penemuan Fosil Gajah Ungkap Praktik Jagal 400 Ribu Tahun

Selain itu, seorang pria muda mengatakan rambutnya juga rontok, dan ia telah menyaksikan penipisan garis rambut dengan cepat selama 10 hari terakhir. Tak hanya rambut, jenggotnya pun ikut rontok.

Tim Departemen Kesehatan India mengidentifikasi sekitar 50 orang yang terkena kondisi tersebut, dengan kekhawatiran bahwa jumlahnya mungkin meningkat.

Penyebab dari epidemi ini diduga dari air yang terkontaminasi. Sampel air dari desa tersebut telah dikirim ke laboratorium untuk diuji, dan masih menunggu hasilnya.

Baca Juga:  Bey Machmudin Tekankan Pentingnya Desa sebagai Akar Kekuatan Bangsa

“Begitu kami mendapat informasi, kami mengirim seorang dokter spesialis kulit dan seorang ahli epidemiologi ke desa tersebut untuk melakukan investigasi awal. Sekitar 99 persen kasus menunjukkan adanya infeksi jamur pada kulit kepala, yang menyebabkan rambut rontok,” kata petugas kesehatan distrik Amol Geete.

“Kami juga akan menguji air untuk melihat apakah ada logam berat di dalamnya, karena logam berat dapat meningkatkan infeksi jamur. Kami akan mengambil sampel kulit dari 2 hingga 4 pasien dan mengirimkannya ke Akola Medical College untuk pemeriksaan mikroskopis,” lanjutnya.
Laporan uji sampel air dan biopsi akan keluar dalam dua hingga tiga hari. Belum ada yang bisa dipastikan tentang penyebab kerontokan rambut tersebut, imbuh Geete.

Baca Juga:  Pasutri Ini Bekukan Sperma dari Jenazah Anaknya Demi Punya Cucu

Sementara pemerintah setempat pun bergerak cepat dengan menyediakan bantuan medis dan konseling bagi penduduk desa terdampak.

“Departemen telah memulai perawatan medis terhadap pasien sesuai gejalanya, dan saran dari spesialis perawatan kulit juga sedang dipertimbangkan,” kata Dr. Deepali Bahekar, Petugas kesehatan Shegaon.

Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat dihimbau untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala kerontokan rambut yang tidak biasa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

desa India warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!

Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.