Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding

Sabtu, 20 Juni 2026 16:10 WIB

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Sabtu, 20 Juni 2026 15:49 WIB

Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 15:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Intip Rahasia Ramadhan Berkah ala Gus Baha

By Putra JuangSenin, 17 Februari 2025 10:30 WIB3 Mins Read
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: NU Online)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengasuh Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (LP3IA) Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyatakan, salah satu cara terbaik menyambut Ramadhan yaitu meniru cara ulama dengan meningkatkan intensitas belajar-mengajar atau mengaji.

Menurut Gus Baha, umumnya para ulama menyiapkan diri menyambut Ramadhan dengan mengaji ilmu agama, baik berkaitan dengan tafsir, fiqih, akhlak, dan lain sebagainya.

Beberapa kiai di pesantren sudah mulai membacakan kitab berisikan ilmu agama sejak pertengahan kedua dari bulan Sya’ban.

“Kesibukan saya jelang Ramadhan standar saja, mempersiapkan mengaji, lebih banyak mengajinya. Biasanya orang datang ke rumah untuk mengaji, Ramadhan saya di rumah,” ucao Gus Baha dikutip laman NU Online, Senin (17/2/2025).

Dalam tradisi pesantren, Gus Baha menjelaskan bahwa untuk mendalami literatur ulama terdahulu ada tradisi yang namanya pasaran. Di mana, seluruh civitas pesantren akan mengaji kitab dengan intesitas lebih banyak dibanding bulan-bulan selain Ramadhan.

Baca Juga:  Kemenag Sebut Secara Hisab Awal Ramadhan Jatuh Pada 1 Maret 2025

Logikanya, kata Gus Baha, Ramadhan yang diyakini sebagai bulan berkah harus dimanfaatkan untuk hal baik seperti belajar-mengajar.

Tak mengherankan, seorang ulama pesantren yang ketika bulan selain Ramadhan hanya mengaji satu kitab, lalu mendekati Ramadhan menambah kitab yang dikaji. Contohnya, habis subuh sampai dua kitab, setelah Isya seorang kiai baca dua kitab lagi.

“Kalau tradisi di kami, di pesantren, misalnya satu kiai mengajar 2-3 kitab setelah shalat fardhu. Bisanya kalau Ramadhan ini full. Karena ini untuk melengkapi orang Indonesia dapat berkahnya Ramadhan,” imbuhnya.

Tujuan mengaji, kata Gus Baha, yaitu mendidik dan menjelaskan hukum syariat kepada santri maupun masyarakat. Dengan membuka kajian fiqih dan lain sebagainya, masyarakat bisa mengetahui niat puasa, syarat puasa, hal yang membatalkan puasa.

Baca Juga:  Catat Waktunya! Ada 2 Fenomena Gerhana Berturut-turut di Bulan Ramadhan 2024

“Kalau kita belajar kitab atau membacakan kitab ke masyarakat supaya tahu caranya niatnya orang dulu ketika puasa atau cara pandang orang dulu tentang puasa,” ungkap Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan, di antara ijazah dari KH Maimoen Zubair juga ijazah ayahnya, yaitu, perintah mengikuti jejak orang shaleh.

Hal ini sesuai ayat ihdinas shiratal mustaqim (bimbinglah kami ke jalan yang lurus). Shirātal ladzīna an‘amta ‘alaihim ghairil maghdhūbi alaihim wa lad dhāllīn (jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan mereka yang dimurkai dan orang-orang yang sesat.

“Karena dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya berfirman ihdinashirathal mustaqim atau tunjukan kami jalan yang lurus semata. Allah juga berfirman bahwa jalan yang benar yakni jalan mereka yang telah Allah beri nikmat. Jadi, Allah menghendaki ini, ada masternya,” terangnya.

Baca Juga:  6 Hikmah Puasa di Bulan Ramadhan, Apa Saja?

Gus Baha menjelaskan, sebagai orang baru di dunia, manusia saat ini perlu meniru kebiasaan sebelum dan ketika Ramadhan dari orang shaleh terdahulu. Karena kehidupan mereka mencerminkan kebaikan, keshalehan, dan bermanfaat.

Oleh karena itu, saat memasuki bulan Syaban, Gus Baha meliburkan beberapa rutinan di luar pesantren dan fokus mengaji di pesantren dan mendampingi santri untuk khataman Al-Quran.

“Jadi, kita tidak bisa shaleh tanpa meniru orang terdahulu. Kita tidak bisa baik tanpa meniru orang terdahulu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Baha mengaji Ramadhan ulama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara

Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat

Garena Free Fire (FF)

Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus

Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.