Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Bukukan Efisiensi Anggaran Terbesar, Fokus Infrastruktur dan Layanan Publik

By Putra JuangSabtu, 12 April 2025 16:00 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara dan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan berhasil melakukan efisiensi anggaran belanja hingga mencapai Rp5,1 triliun.

Begitu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara saat halal bi halal bersama tim pemenangan Jabar Istimewa, di Preanger Hotel Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

Menurutnya, langkah ini diambil sebagai respons terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Iswara menjelaskan bahwa efisiensi tersebut dilakukan dengan memangkas sejumlah pos anggaran yang dinilai kurang produktif.

“Alhamdulillah Pemprov Jabar dan DPRD Jawa Barat telah melakukan efisiensi tersebut. Efisiensi terhadap belanja menuju belanja yang lebih berkualitas, yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat,” ucap Iswara.

Lebih rinci, Iswara menyebutkan beberapa pos anggaran yang berhasil dipangkas secara signifikan, antara lain perjalanan dinas, belanja makan-minum, rapat-rapat di luar kantor, belanja percetakan yang hampir 100% dikurangi berkat implementasi paperless, serta peniadaan kunjungan ke luar negeri.

Baca Juga:  Dialog Kunci Redam Resistensi Penataan Bandung Raya, Rafael Situmorang Usulkan Anggaran Pro-Rakyat

Dana hasil efisiensi sebesar Rp5,1 triliun tersebut, kata Iswra, kemudian dialokasikan untuk belanja yang lebih berkualitas dan prioritas.

“Yang 5,1 triliun ini kita gunakan untuk belanja yang lebih berkualitas. Untuk membangun ruang kelas baru, untuk membangun irigasi, untuk membangun jalan infrastruktur baik jalan kabupaten kota maupun jalan provinsi. Kemudian untuk mengurangi stunting, kemudian untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi,” terangnya.

Iswara mengungkapkan bahwa program-program prioritas ini menjadi fokus utama Dedi dan Erwan dalam menjalankan roda pemerintahan. Bahkan, Jabar menjadi provinsi dengan angka realokasi anggaran terbesar di Indonesia dari 38 provinsi yang ada.

Untuk sektor infrastruktur, dari total efisiensi, dialokasikan anggaran sekitar Rp2,4 triliun. Iswara menjelaskan bahwa awalnya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) mengajukan kebutuhan sebesar Rp4 triliun untuk infrastruktur jalan provinsi sepanjang 3.200 km.

Baca Juga:  Upayakan Ekonomi Hijau, Pemprov Jabar Kerja Sama dengan Nottingham University Tingkatkan Kendaraan Listrik

Namun, karena keterbatasan sumber daya manusia di OPD tersebut, pelaksanaan proyek dibagi menjadi dua tahun, dengan alokasi sekitar Rp2 triliun per tahun. Selain itu, Dinas Pendidikan juga mendapatkan tambahan anggaran signifikan sebesar Rp1,6 triliun dari hasil efisiensi.

“Nah, nanti semua anggaran ini mulai minggu depan insya Allah sudah mulai akan dilelangkan di provinsi,” ujarnya.

Terkait bantuan keuangan ke kabupaten/kota, Pemprov Jabar menerapkan sistem bantuan program. Artinya, jika kabupaten/kota mengajukan kebutuhan, proyek akan dikerjakan oleh provinsi dan setelah selesai akan diserahterimakan kepada daerah yang bersangkutan sebagai penerima manfaat.

“Jadi kalau kabupaten di kota mengajukan, dikerjakan oleh provinsi nanti setelah selesai, diserahkan terimakan ke kabupaten kota masing-masing,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ini Lokasi 150 Lampu Lalu Lintas Bandung yang Dinilai Dedi Mulyadi Picu Kemacetan

Iswara juga memastikan, kelanjutan proyek infrastruktur yang sempat mangkrak, seperti di SMK 2 Garut, juga telah masuk dalam perencanaan anggaran yang baru.

Prioritas belanja tahun 2025 ini juga mencakup perbaikan jaringan irigasi, fasilitas lalu lintas (PJU, guardrail, traffic light), serta sarana pertanian.

“Jadi Pak Gubernur dan Pak Wagub sudah berkomitmen hasil efisiensi ini yang sebesar 5,1 triliun semuanya digunakan untuk belanja yang lebih berkualitas. Ini untuk tahun 2025 ya. Nanti akan berlanjut ke 2026. Insya Allah 2027 semua sudah selesai,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan mengaatakan bahwa masyarakat berhak untuk ikut mengawasi program-program yang dikerjakan Pemprov Jabar.

“Semua berhak mengawasi, supaya ini betul-betul transparan, betul-betul dilaksanakan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi efisiensi anggaran Erwan Setiawan MQ Iswara Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.