Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ngeri! Persib Jadi Raja Liga Indonesia, Kunci Gelar Terbanyak Sepanjang Sejarah

Senin, 25 Mei 2026 17:11 WIB
peltih persib, bojan hodak

Mengejutkan! Bojan Hodak Sinyalkan Hengkang dari Persib Bandung Usai Juara?

Senin, 25 Mei 2026 16:37 WIB

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Senin, 25 Mei 2026 16:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ngeri! Persib Jadi Raja Liga Indonesia, Kunci Gelar Terbanyak Sepanjang Sejarah
  • Mengejutkan! Bojan Hodak Sinyalkan Hengkang dari Persib Bandung Usai Juara?
  • Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban
  • Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung
  • GILA! 3 Transfer Kejutan Ini Bikin Persib Bandung Hattrick Juara Liga Indonesia
  • Pengumuman SNBT 2026 Hari Ini: Cek Link Resmi dan Cara Pantau Kelulusan
  • Viral Parah! Fenomena ‘3 vs 1 Taiwan’ Bikin Netizen Heboh Cari Link Asli
  • Pesta Juara Persib Diwarnai Insiden, Frans Putros Jadi Korban Pencopetan saat Pawai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dialog Kunci Redam Resistensi Penataan Bandung Raya, Rafael Situmorang Usulkan Anggaran Pro-Rakyat

By Putra JuangJumat, 12 Desember 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Rafael Situmorang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memberikan tanggapan terkait rencana program penanganan banjir komprehensif yang disampaikan oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Program tersebut mencakup penataan kawasan, termasuk wilayah Bandung Raya, yang diakui dapat memicu resistensi masyarakat.

Kunci Sukses: Dialog dan Anggaran Pro-Rakyat

Menanggapi pernyataan tersebut, Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang menyoroti bahwa kunci utama dalam melaksanakan kebijakan penataan yang berpotensi menimbulkan resistensi adalah melalui dialog untuk mencari solusi terbaik atau jalan tengah.

Baca Juga:  Disebut Numpang Tenar pada Kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi: Justru Saya Pertaruhkan Karier Politik

Rafael mencontohkan keberhasilan pendekatan ini di Kabupaten Subang. Di kawasan Ciater, banyak warga yang berjualan di area milik PT Perkebunan Nusantara (PT PN). Aspirasi warga yang terdampak penataan ini diterima dan ditindaklanjuti.

“Seperti saya sampaikan, intinya ada di dialog untuk mencari jalan tengah. Contohnya di Subang, di Ciater, banyak warga yang berjualan di area PT PN,” ucap Rafael Situmorang saat dihubungi, Jumat (12/12/2025).

“Kami menerima aspirasi warga, dan akhirnya di APBD dianggarkan penataan bagi mereka. Ini contoh solusi yang baik dan bisa diterapkan di tempat lain,” lanjutnya.

Baca Juga:  Melampaui Viral: Senyum Hasna-Hasni dan PR Besar Menciptakan Dunia Kerja yang Adil

Contoh kasus di Subang ini menunjukkan bahwa resistensi masyarakat dapat diredam jika pemerintah daerah, melalui penganggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menyediakan solusi penataan yang mengakomodasi kebutuhan warga yang terdampak.

Prioritas dan Penataan Bandung Raya

Untuk diketahui sebelumnya, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program penanganan banjir di Bandung Raya akan menyusul setelah rampungnya penanganan di kawasan Karawang, Bekasi, dan sebagian Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  4 Cara Dedi Mulyadi Dorong Industri Wisata Jabar

Namun, ia menegaskan bahwa penataan kawasan Bandung Raya tidak boleh ditunda, meski langkah-langkahnya sering kali menimbulkan reaksi negatif dari warga.

“Kalau kita ingin menyelesaikan banjir secara komprehensif, maka penataan harus dilakukan sekarang. Memang pada musim kemarau penataan akan menimbulkan reaksi dan perlawanan, tetapi ini harus ditempuh,” ujar Dedi Mulyadi, Rabu (10/12/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi dialog penataan kawasan DPRD Jabar program penanganan banjir Jabar Rafael Situmorang resistensi penataan wilayah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Teror Pocong Gentayangan di Bandung Barat, Polisi Turun Tangan Selidiki Isu Orang Iseng

Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar

Tragis! 122 Korban Warnai Perayaan Juara Persib Bandung, 1 Tewas di Cibiru

Niatnya Mau Melucu, Respons MC Pesta Rakyat Kalteng Soal Jalan Rusak Malah Bikin Warganet Ngamuk!

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.