Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dialog Kunci Redam Resistensi Penataan Bandung Raya, Rafael Situmorang Usulkan Anggaran Pro-Rakyat

By Putra JuangJumat, 12 Desember 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Rafael Situmorang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memberikan tanggapan terkait rencana program penanganan banjir komprehensif yang disampaikan oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Program tersebut mencakup penataan kawasan, termasuk wilayah Bandung Raya, yang diakui dapat memicu resistensi masyarakat.

Kunci Sukses: Dialog dan Anggaran Pro-Rakyat

Menanggapi pernyataan tersebut, Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang menyoroti bahwa kunci utama dalam melaksanakan kebijakan penataan yang berpotensi menimbulkan resistensi adalah melalui dialog untuk mencari solusi terbaik atau jalan tengah.

Baca Juga:  Warning Yusril untuk KDM: Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Picu Aksi Main Hakim Sendiri

Rafael mencontohkan keberhasilan pendekatan ini di Kabupaten Subang. Di kawasan Ciater, banyak warga yang berjualan di area milik PT Perkebunan Nusantara (PT PN). Aspirasi warga yang terdampak penataan ini diterima dan ditindaklanjuti.

“Seperti saya sampaikan, intinya ada di dialog untuk mencari jalan tengah. Contohnya di Subang, di Ciater, banyak warga yang berjualan di area PT PN,” ucap Rafael Situmorang saat dihubungi, Jumat (12/12/2025).

“Kami menerima aspirasi warga, dan akhirnya di APBD dianggarkan penataan bagi mereka. Ini contoh solusi yang baik dan bisa diterapkan di tempat lain,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tamparan di Banten, Ketegasan di Jabar: Kontras Kebijakan Soal Guru Disorot Publik

Contoh kasus di Subang ini menunjukkan bahwa resistensi masyarakat dapat diredam jika pemerintah daerah, melalui penganggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menyediakan solusi penataan yang mengakomodasi kebutuhan warga yang terdampak.

Prioritas dan Penataan Bandung Raya

Untuk diketahui sebelumnya, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program penanganan banjir di Bandung Raya akan menyusul setelah rampungnya penanganan di kawasan Karawang, Bekasi, dan sebagian Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Murka, Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor Disunat Oknum 'Preman Berseragam'

Namun, ia menegaskan bahwa penataan kawasan Bandung Raya tidak boleh ditunda, meski langkah-langkahnya sering kali menimbulkan reaksi negatif dari warga.

“Kalau kita ingin menyelesaikan banjir secara komprehensif, maka penataan harus dilakukan sekarang. Memang pada musim kemarau penataan akan menimbulkan reaksi dan perlawanan, tetapi ini harus ditempuh,” ujar Dedi Mulyadi, Rabu (10/12/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.