Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kode Redeem FF

Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 11:38 WIB

Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 11:26 WIB

BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban

Kamis, 13 Agustus 2026 11:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI
  • Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Dua Talenta Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Tampil di Kualifikasi Piala Asia 2027
  • Baru Pecat Paul Munster, Bhayangkara FC Langsung Umumkan Pelatih Baru dari Spanyol
  • Demi Menit Bermain, Henhen Herdiana Tinggalkan Persib Lagi
  • Real Madrid Kembali ‘Menggoda’, Man City Langsung Bentengi Haaland dengan Pagar Rp4,5 Triliun
  • TC Persib di Bali Dimulai, Danijel Loncar Langsung Berlatih dan 3 Pemain Masih Cedera
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Niatnya Mau Melucu, Respons MC Pesta Rakyat Kalteng Soal Jalan Rusak Malah Bikin Warganet Ngamuk!

By SusanaSenin, 25 Mei 2026 10:12 WIB6 Mins Read
Viral di penutupan Kalteng Expo 2026, warga Muara Teweh protes kondisi jalan rusak Palangka Raya–Muara Teweh di depan Gubernur Kalteng. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana pesta rakyat dalam penutupan Kalteng Expo 2026 dan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu malam 23 Mei 2026, mendadak berubah menjadi momen penuh sorotan publik.

Di tengah kemeriahan hiburan dan pesta budaya, seorang warga asal Muara Teweh tiba-tiba menyuarakan keluhan soal kondisi jalan rusak yang selama ini menjadi persoalan masyarakat pedalaman Kalimantan Tengah.

Ucapan spontan warga tersebut bukan hanya memancing tepuk tangan ribuan penonton, tetapi juga memicu gelombang perdebatan di media sosial. Bahkan respons salah satu MC yang dianggap kurang peka ikut menjadi bahan kritik warganet.

Peristiwa itu kini ramai diperbincangkan publik Kalimantan Tengah dan menjadi simbol bagaimana persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama masyarakat, meski daerah tengah merayakan hari jadi provinsi dengan megah.

Kalteng Expo 2026: Panggung Besar Perayaan HUT ke-69 Kalimantan Tengah

Kalteng Expo 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Acara ini digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak 17 hingga 23 Mei 2026 dan dipusatkan di Kota Palangka Raya.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran pada Senin, 18 Mei 2026, di Halaman GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya.

Selain Kalteng Expo, kegiatan juga diramaikan Festival Budaya Isen Mulang yang menampilkan berbagai atraksi budaya Dayak, pertunjukan seni tradisional, parade budaya, pameran UMKM, hingga hiburan rakyat.

Sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, pejabat OPD, tokoh masyarakat, hingga ribuan warga dari berbagai kabupaten hadir memadati Bundaran Besar Palangka Raya pada malam penutupan yang dikemas dalam acara “Huma Betang Night”.

Penutupan berlangsung meriah dengan pesta lampu, panggung hiburan, pertunjukan seni budaya, dan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik Festival Budaya Isen Mulang 2026.

Pj Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyebut FBIM dan Kalteng Expo sukses mendongkrak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, hotel, penginapan, UMKM, pelaku seni, penyewaan kostum, hingga pedagang kecil ikut merasakan dampak ekonomi dari event tahunan tersebut.

Momen Viral: Warga Muara Teweh Teriakkan Keluhan Jalan Rusak

Di tengah kemeriahan acara, suasana berubah ketika MC memberikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan pesan kepada pemerintah.

Seorang warga asal Muara Teweh kemudian berbicara lantang di hadapan ribuan orang dan para pejabat daerah yang hadir.

“Ini tolong diperbaiki jalan raya, terutama yang dari Palangka Raya ke Muara Teweh.”

Ucapan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorakan dukungan dari masyarakat yang memadati Bundaran Besar.

Banyak warga tampak setuju dengan keluhan itu. Sebab, kondisi jalan penghubung Palangka Raya menuju Muara Teweh memang sejak lama menjadi sorotan masyarakat Kalimantan Tengah, terutama pengguna jalur lintas pedalaman.

Namun yang membuat video tersebut semakin viral adalah respons salah satu MC bernama Saipin yang kemudian bertanya:

“Yang di mana? Yang di jalan mana?”

Potongan dialog itu langsung menyebar di media sosial dan memicu reaksi luas dari masyarakat.

Reaksi Warganet: “MC Mau Bercanda Tapi Tidak Lucu”

Kolom komentar media sosial langsung dipenuhi kritik setelah video viral tersebut tersebar luas, terutama di akun Instagram @kuatbacacom.

Banyak warganet menilai komentar MC tidak sensitif terhadap persoalan masyarakat pedalaman. Beberapa komentar yang ramai diperbincangkan di antaranya:

“MCnya org mana tuhhh suruh sering jalan,” tulis akun @ayo***

“MC² Kalimantan pada kenapa sih …,” tulis akun @sky***

“MC nya mau bercanda tapi ngga lucu,” tulis akun @cis***

“Perburuan MC dimulai, bacod-bacod wkwkwk. Jalan emang rusak di sana,” tulis akun @faid***

Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa isu jalan rusak ternyata menjadi keresahan bersama masyarakat Kalimantan Tengah.

Saipin Minta Maaf dan Akui Khilaf

Setelah polemik meluas, Saipin akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Kalimantan Tengah.

Ia menegaskan tidak memiliki niat meremehkan keluhan warga.

Menurutnya, pertanyaan tersebut dilontarkan untuk memastikan ruas jalan yang dimaksud, karena berdasarkan pemahamannya tidak seluruh jalur Palangka Raya–Muara Teweh rusak.

“Namun apabila perkataan saya dinilai kurang tepat dan telah melukai perasaan masyarakat Kalimantan Tengah, dengan tulus saya memohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.

Ia juga berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dalam bertutur kata di ruang publik.

Siapa MC Penutupan Kalteng Expo 2026?

Nama Saipin mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Ia diketahui menjadi salah satu Master of Ceremony (MC) dalam acara Huma Betang Night yang menjadi puncak penutupan Kalteng Expo 2026 dan Festival Budaya Isen Mulang.

Banyak warganet menilai respons tersebut terdengar kurang empatik terhadap keluhan masyarakat soal jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga pedalaman.

Sebagian publik menganggap pertanyaan itu seperti candaan yang tidak tepat di tengah persoalan serius infrastruktur.

Kondisi Jalan Palangka Raya–Muara Teweh Memang Jadi Keluhan Lama

Sorotan warga sebenarnya bukan tanpa alasan. Jalur Palangka Raya–Muara Teweh merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan wilayah tengah hingga utara Kalimantan Tengah.

Ruas tersebut menjadi jalur utama mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses ekonomi lintas daerah.

Namun di sejumlah titik, kondisi jalan disebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama saat musim hujan. Beberapa ruas berlubang, bergelombang, hingga menyulitkan kendaraan besar melintas.

Tak hanya itu, ruas nasional Muara Teweh–Ampah juga disebut sempit dan berbahaya. Banyak kendaraan harus menurunkan satu sisi roda ke bahu jalan saat berpapasan dengan truk besar.

Kondisi ini dinilai berisiko tinggi, terutama karena jalur tersebut juga dilintasi kendaraan tambang dan logistik industri.

Sejumlah warga bahkan menyebut kondisi jalan tidak sebanding dengan status Barito Utara sebagai salah satu daerah penyumbang batubara besar di Indonesia.

Bupati Barito Utara: Itu Jalan Nasional Kewenangan BPJN

Menanggapi aspirasi masyarakat yang viral tersebut, Bupati Barito Utara Shalahuddin memberikan penjelasan.

Ia mengatakan ruas Jalan Palangka Raya–Buntok–Muara Teweh merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dengan pendanaan APBN.

Sementara ruas Tabak Kanilan–Buntok merupakan jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Meski demikian, ia mengakui memang ada sejumlah bagian jalan yang mengalami kerusakan.

“Saat ini sebagian jalan ada yang rusak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut semakin menguatkan bahwa persoalan infrastruktur jalan di wilayah tersebut memang nyata dirasakan masyarakat.

Di Balik Gemerlap Expo, Infrastruktur Masih Jadi PR Besar

Viralnya momen tersebut memperlihatkan satu hal penting: di balik meriahnya pesta budaya dan pembangunan daerah, persoalan infrastruktur dasar masih menjadi harapan utama masyarakat.

Kalteng Expo 2026 memang sukses menjadi ajang promosi budaya dan penggerak ekonomi kreatif. Namun suara warga soal jalan rusak menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar yang diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah.

Bagi masyarakat pedalaman, jalan bukan sekadar akses transportasi. Jalan adalah urat nadi ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penghubung kehidupan sehari-hari.

Tak heran jika satu kalimat sederhana dari warga Muara Teweh justru menjadi sorotan paling besar dalam malam penutupan Kalteng Expo 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bundaran Besar Palangka Raya FBIM 2026 Huma Betang Night jalan Palangka Raya Muara Teweh jalan rusak Kalteng Kalteng Expo 2026 MC Kalteng Expo Muara Teweh viral Saipin MC viral viral Kalteng Expo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantan Sulthon Resmi Pimpin PWI Jabar, Raih Kemenangan Mutlak di Konferprov 2026

BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban

Ini Rapat Apa Tempat Curhat? Dosa-dosa Politik Bupati Gowa yang Bikin 45 Anggota Dewan Kompak Mendepaknya!

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap, Segera Cek Status Penerima dan Saldo

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Beras 30 Kg Cair Lagi, Benarkah Bisa Diambil di Kopdes Merah Putih? Cek Caranya

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.