Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Kamis, 13 Agustus 2026 17:02 WIB

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 16:14 WIB

Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun

Kamis, 13 Agustus 2026 16:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
  • Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb
  • Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux
  • Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?
  • Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki
  • Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disebut Numpang Tenar pada Kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi: Justru Saya Pertaruhkan Karier Politik

By SusanaSelasa, 6 Agustus 2024 13:40 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. DPR RI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Barat, Dedi Mulyadi disebut numpang tenar pada kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon.

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi salah satu sosok yang mengawal kasus Vina Cirebon hingga terkuaknya adanya kesaksian palsu pada 2016 silam.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi pun tak masalah dengan tudingan-tudingan yang dilontarkan padanya, menurutnya jejak digital tak bisa dibohongi

“Ya boleh seseorang berpendapat seperti itu, tetapi jejak digital itu tidak bisa dibohongi. Saya menyelesaikan problem kemanusiaan itu bukan hari ini,” Kata Dedi Mulyadi dalam sebuah acara, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa (6/8/2024).

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu mengatakan, semenjak menjadi wakil bupati ia mengaku sudah menyelesaikan problem kemanusiaan setiap harinya, jadi bukan hanya pada kasus Vina Cirebon saja.

“Semenjak saya menjadi wakil bupati, saya sudah menyelesaikan problem itu setiap harinya, bedanya alam itu belum ada alam digital, kalau hari ini sudah digital,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Kang DM ini mengatakan, selama ini bahkan ia sudah berkeliling Jawa Barat bahkan sudah hampir menyentuh 2000 desa

“Kalau digital juga, bagaimana saya menyelesaikan problem berkeliling di Jawa Barat atau sudah hampir 2000 desa, di setiap desa saya pasti meninggalkan kesan ekonomi, masyarakat susah saya bantu ekonominya,” paparnya.

Padahal menurutnya, dengan terlibat dan turut mengawal kasus Vina Cirebon ini bukan tenar yang ia dapatkan malah Dedi Mulyadi tengah mempertaruhkan karier politiknya.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan itu, kalau boleh saya jujur-jujuran saya mempertaruhkan karier politik saya demi penyelamatan kemanusiaan, buktinya apa, saya kan dilaporkan ke Polda,” ungkapnya.

Terkait dengan kasus Vina Cirebon ini, Dedi Mulyadi pun yakin bahwa kedelapan terpidana tidak bersalah, dan menurutnya ini merupakan tragedi kemanusiaan terburuk dalam sejarah hukum Indonesia.

“Dan saya katakan peristiwa Saka Tatal dan 7 terpidana yang divonis seumur hidup itu bukan hanya peristiwa hukum tetapi itu adalah peristiwa tragedi kemanusiaan terburuk dalam sejarah hukum Indonesia,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon Dedi Mulyadi karier politiknya tenar Vina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi

Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.