bukamata.id – Euforia kemenangan Persib Bandung yang merayakan gelar juara musim 2025/2026 berubah menjadi duka setelah seorang pemuda berinisial A (21), warga Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, ditemukan tewas di trotoar kawasan Alun-alun Ujungberung, Minggu dini hari, 24 Mei 2026.
Korban ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi tergeletak dengan luka serius di tubuhnya. Polisi menduga korban menjadi korban tindak pembunuhan di tengah ramainya perayaan juara Persib usai laga melawan Persijap Jepara.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik, terlebih karena insiden terjadi di tengah konvoi dan pesta kemenangan yang dipadati ribuan Bobotoh di berbagai titik Kota Bandung.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Trotoar Ujungberung
Penemuan jasad korban sempat menghebohkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Alun-alun Ujungberung pada dini hari.
Petugas kepolisian dari Polsek Ujungberung langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.
Kapolsek Ujungberung, Kompol Heri Suryadi, membenarkan adanya dugaan tindak pembunuhan dalam kasus tersebut.
“Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri,” ujar Heri, Senin (25/5/2026).
Polisi Temukan Dua Bilah Pisau di Lokasi Kejadian
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua bilah pisau di sekitar lokasi penemuan korban.
Barang bukti tersebut kini tengah diperiksa untuk mengungkap pelaku serta kronologi lengkap kejadian.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan penyisiran CCTV di sekitar lokasi dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di area kejadian saat perayaan berlangsung.
“Kami sudah mendatangi TKP dan mencari CCTV di sekitar TKP, meminta keterangan saksi dan melakukan penyelidikan pelaku,” kata Heri.
Apakah Korban Seorang Bobotoh?
Dari informasi yang beredar di masyarakat, korban disebut ikut dalam perayaan kemenangan Persib Bandung pada Sabtu malam.
Namun, polisi menyebut saat ditemukan korban tidak mengenakan atribut resmi Bobotoh.
Meski demikian, Kapolsek Ujungberung mengakui mayoritas masyarakat Bandung memang identik sebagai pendukung Persib.
“Kalau masyarakat Bandung mah semua juga Bobotoh, tapi saat kejadian tidak menggunakan atribut Bobotoh,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memicu perhatian publik karena insiden terjadi di tengah keramaian konvoi juara yang berlangsung hingga dini hari.
Perayaan Juara Persib Berujung Banyak Korban
Kasus tewasnya pemuda asal Cibiru itu menjadi bagian dari rangkaian insiden yang terjadi selama pesta juara Persib di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan total terdapat 122 korban selama rangkaian perayaan berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu siang.
Korban terdiri dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kekerasan.
“Ini ada 122 korban kecelakaan, dua korban kekerasan. Satu korban kekerasan itu warga Cibiru ditemukan tewas usia 21 tahun,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung.
Dari total korban tersebut:
- 39 orang dirujuk ke rumah sakit
- 26 orang masih menjalani perawatan
- 70 korban merupakan warga Kota Bandung
- 52 lainnya berasal dari luar daerah
Polisi Masih Memburu Pelaku
Selain kasus pembunuhan di Ujungberung, pemerintah juga mengungkap adanya satu kasus kekerasan lain di kawasan Cisaranten Kidul.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.
Sementara itu, publik berharap pesta kemenangan sepak bola tidak lagi berubah menjadi tragedi yang memakan korban jiwa.
Euforia dan Risiko di Balik Konvoi Besar
Perayaan juara Persib musim ini memang menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan Bobotoh turun ke jalan, memenuhi pusat Kota Bandung hingga larut malam.
Namun di balik atmosfer kemenangan, muncul sorotan mengenai aspek keamanan, pengawasan massa, hingga potensi penyalahgunaan minuman keras dan aksi kriminalitas di tengah kerumunan besar.
Kasus tewasnya pemuda asal Cibiru kini menjadi simbol duka di tengah pesta kemenangan yang seharusnya menjadi momen kebanggaan bagi warga Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








