Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalan Asia Afrika, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Bandung yang Tak Pernah Padam

By SusanaSenin, 26 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Foto: ANTARA/Ajat Sudrajat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Asia Afrika di jantung Kota Bandung bukan sekadar ruas lalu lintas biasa. Kawasan ini menyimpan nilai sejarah tinggi sebagai lokasi digelarnya Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, sekaligus menjadi salah satu jalan tertua dan paling ikonik di kota berjuluk Paris van Java ini.

Sejak masa penjajahan Belanda, jalur ini telah menjadi poros utama transportasi dan dikenal sebagai bagian dari proyek besar Daendels, Jalan Raya Pos (Groote Postweg), yang membentang dari Anyer hingga Panarukan sejauh 1.000 kilometer.

Pembangunannya melibatkan kerja keras rakyat pribumi dan menjadi simbol sejarah pergerakan zaman.

Sebelum bernama Jalan Asia Afrika, kawasan ini pernah dikenal dengan sebutan Jalan Raja Timur. Namun, perhelatan akbar Konferensi Asia Afrika pada April 1955 menjadi tonggak perubahan nama sekaligus memperkuat identitas kawasan ini sebagai titik penting dalam diplomasi dunia.

Baca Juga:  Cegah DBD, Takeda Ajak Masyarakat Kota Bandung Vaksin Demam Berdarah

Kini, Jalan Asia Afrika menjelma menjadi magnet wisata kota. Keindahan bangunan bergaya Art Deco yang masih terawat menghadirkan suasana vintage yang memikat.

Tak heran, tempat ini kerap menjadi lokasi berfoto favorit para pelancong, hingga menjadi spot populer untuk sesi foto prawedding.

Baca Juga:  Cuaca Bandung 27 Maret 2025: Hujan Ringan Sepanjang Hari

Jalan ini juga dikenal sebagai titik nol kilometer Kota Bandung, menandai pusat awal perkembangan wilayah kota.

Salah satu spot ikoniknya adalah jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan kutipan puitis dari M.A.W Brouwer yang berbunyi, “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum.” Kutipan ini seolah menjadi gambaran tepat akan pesona dan kehangatan Kota Bandung.

Baca Juga:  Sensasi Chinese Food Halal ala Haji Wong: Lezat, Bersahabat, dan Terbuka untuk Semua Kalangan

Dari masa kolonial hingga era modern, Jalan Asia Afrika tetap berdiri sebagai saksi perjalanan waktu.

Tak hanya menyimpan memori sejarah, tapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang kaya akan budaya dan keindahan arsitektur klasik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan

Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.