Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Selasa, 19 Mei 2026 21:57 WIB

Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim

Selasa, 19 Mei 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Absen dari Daftar Provinsi Layak Anak 2025, DP3AKB Buka Suara

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 12 Agustus 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahun ini, Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang tidak berhasil menyandang predikat Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengaku pihaknya akan segera mengevaluasi dan mencari tahu penyebab provinsinya absen dari daftar penerima penghargaan tersebut.

“Kita bukan tidak butuh penghargaan, tapi yang penting itu nu karasa, nu karampa, kadelé langsung ke masyarakat. Tetap akan kita benahi, kita cek kenapa tidak masuk kategori, dan koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Erwan saat ditemui di DPRD Jabar, Senin (11/8/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, dr. Siska Gerfianti, kemudian membeberkan alasan di balik kegagalan Jabar meraih predikat Provila.

Baca Juga:  Guncangan di Pemprov Jabar: Wagub Kecewa, Gubernur Dukung Sekda

Menurutnya, hal ini bukan karena meningkatnya angka kekerasan terhadap anak, melainkan karena masih ada tiga daerah di Jabar yang belum meraih status Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Baca Juga:  DPRD Jabar Siap Bahas RPJMD 2025–2029, Fokus Kawal Program Dedi-Erwan

“Tiga daerah itu adalah Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Kuningan,” jelas Siska, Selasa (12/8/2025).

Siska menerangkan, Provila hanya bisa disandang jika seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut telah berstatus KLA. Sementara, Jabar memiliki 27 kabupaten/kota, sehingga jika ada satu saja yang belum memenuhi kriteria, otomatis predikat Provila tak bisa diberikan.

“Kalau provinsi itu sifatnya agregat. Semua kabupaten/kota harus KLA, baru provinsi bisa dapat Provila,” ujarnya.

Baca Juga:  Ucapkan Selamat untuk Dedi-Erwan, Ahmad Syaikhu: Saya Titipkan Suara Masyarakat Jabar

Untuk menjadi KLA, sebuah daerah harus memenuhi lima klaster penilaian: hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.

Siska memastikan Pemprov Jabar akan terus mendorong ketiga daerah tersebut agar segera memenuhi indikator KLA.

“Targetnya, semua kabupaten/kota bisa menyandang KLA sehingga Jawa Barat bisa kembali meraih predikat Provila,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DP3AKB Jabar Erwan Setiawan Kemen PPA Provila 2025 Provinsi Layak Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.