Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB

Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!

Sabtu, 22 Agustus 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat Absen dari Daftar Provinsi Layak Anak 2025, DP3AKB Buka Suara

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 12 Agustus 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahun ini, Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang tidak berhasil menyandang predikat Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, mengaku pihaknya akan segera mengevaluasi dan mencari tahu penyebab provinsinya absen dari daftar penerima penghargaan tersebut.

“Kita bukan tidak butuh penghargaan, tapi yang penting itu nu karasa, nu karampa, kadelé langsung ke masyarakat. Tetap akan kita benahi, kita cek kenapa tidak masuk kategori, dan koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Erwan saat ditemui di DPRD Jabar, Senin (11/8/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, dr. Siska Gerfianti, kemudian membeberkan alasan di balik kegagalan Jabar meraih predikat Provila.

Baca Juga:  Profil Erwan Setiawan Pendamping Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Menurutnya, hal ini bukan karena meningkatnya angka kekerasan terhadap anak, melainkan karena masih ada tiga daerah di Jabar yang belum meraih status Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Baca Juga:  Susunan Tim Pemenangan Dedi-Erwan di Pilgub Jabar, Ada Nama Sule hingga Doel Sumbang

“Tiga daerah itu adalah Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Kuningan,” jelas Siska, Selasa (12/8/2025).

Siska menerangkan, Provila hanya bisa disandang jika seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut telah berstatus KLA. Sementara, Jabar memiliki 27 kabupaten/kota, sehingga jika ada satu saja yang belum memenuhi kriteria, otomatis predikat Provila tak bisa diberikan.

“Kalau provinsi itu sifatnya agregat. Semua kabupaten/kota harus KLA, baru provinsi bisa dapat Provila,” ujarnya.

Baca Juga:  Raih Nomor Urut 4 di Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi Ungkap Makna Budaya Sunda

Untuk menjadi KLA, sebuah daerah harus memenuhi lima klaster penilaian: hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.

Siska memastikan Pemprov Jabar akan terus mendorong ketiga daerah tersebut agar segera memenuhi indikator KLA.

“Targetnya, semua kabupaten/kota bisa menyandang KLA sehingga Jawa Barat bisa kembali meraih predikat Provila,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.